Memperkirakan Tinggi Anak
Pagi ini setelah membantu dokter spesialis kebidanan melakukan proses operasi seksio, saya disodori pertanyaan menarik dari ayah si bayi. “Dok, apakah anak saya nanti bisa tinggi kayak saya?” Yap, hampir semua orang tua pasti mengharapkan anak yang mereka lahirkan menjadi anak yang sempurna atau minimal lebih baik dari orang tuanya baik dari segi mental maupun fisik.
Salah satu faktor fisik yang penting menurut mereka adalah tinggi badan. Sebab tinggi badan merupakan salah satu faktor yang menunjang masa depan si anak terutama dalam menentukan pekerjaannya nanti. Banyak dari pekerjaan yang mensyaratkan tinggi badan sebagai salah satu syarat utamanya. Misal untuk menjadi Tentara, Polisi, Pramugari, Model dll. Sayangnya sedikit dari mereka mengetahui bahwa tinggi badan seorang anak sangat ditentukan oleh tinggi badan orang tuanya. Perhitungannya bahkan bisa diketahui sebelum anak tersebut lahir.
Untuk melakukan prediksi atau perkiraan tinggi badan anak bisa menggunakan rumus dibawah ini :

Misal : Tinggi Ayah = 170, tinggi Ibu = 160 maka tinggi anak perempuan =
![]()
atau berada di rentang 150,5 cm – 167 cm.

Misal : Tinggi Ayah = 170, tinggi Ibu = 160 maka tinggi anak laki laki =
![]()
atau berada di rentang 163 cm – 180 cm.
Mudah bukan? Jadi untuk ibu ibu hamil, mulailah mengukur kemungkinan tinggi badan anak ibu. Tetapi perlu diingat, tinggi badan seperti rumus diatas akan tepat bila anak mencapai tahap pertumbuhan yang optimal dan tercukupi masalah gizi makanannya. Untuk membahas masalah gizi untuk menunjang tumbuh kembang anak, kita bahas dilain kesempatan.
Merasa terbantu dengan artikel diatas? Mohon peran sertanya disini
Silakan berdiskusi tentang kesehatan disini : www.medisiana.com











