Optimalisasi WindowsXP II
setelah beberapa hari yang lalu kita membahas optimalisasi System Configuration Utility atau msconfig, sekarang kita lanjutkan melakukan optimalisasi pada Display Properties.
Display Properties di Windows mempunyai peranan mengatur tampilan windows sesuai dengan keinginan user. Kadang kita tidak menyadari bahwa tampilan ini erat banget hubungannya dengan memory windows. Makin cantik tampilan windows maka makin boros windows tersebut dengan penggunaan memory, makin banyak efek animasi yang digunakan makin banyak pula space memory yang terkuras. Jadi semua terserah user, apakah mau tampil cantik tetapi mengorbankan performa atau tampil apa adanya dengan mementingkan performa. Toh dalam keseharian kita menggunakan windows untuk bekerja bukan untuk dipamerkan ke orang lain.
Untuk menuju Display Properties, kita bisa melalui dua jalan. Pertama melalui Control Panel, [Start > Control Panel > Display Properties]

atau melalui klik kanan pada area kosong di desktop lalu pilih properties.
Nah sekarang kita sudah memasuki jendela Display Properties seperti tampak pada gambar dibawah ini

selanjutnya marilah kita bermain dengan tab tab yang ada di Display Properties, dimulai dengan tab theme seperti tampak di gambar diatas. Pada tab ini kita bisa memilih theme atau tampilan windows sesuka kita, pada drop down menu ada beberapa pilihan, WindowsXP bila kita ingin Windows tampak indah, My Current Theme yaitu Theme yang aktif saat ini, Windows Classic yaitu Windows dengan theme windows jadul yang minimalis, dan More Theme online serta Browse untuk mencari theme diluar theme standar yang diberikan windows.

untuk memaksimalkan fungsi windows, pilihlah Windows Classic. Ingat kita disini membahas optimalisasi Windows jadi lebih mementingkan ke fungsi.
Selanjutnya kita menuju tab Desktop

pada tab ini kita bebas memilih image atau gambar yang menjadi latar belakang pada windows kita, tentu saja makin besar size gambar dan makin kaya gambar tersebut dengan warna maka memory yang digunakan akan semakin besar. Untuk hasil maksimal pilih aja None, karena toh saat kita bekerja dengan word atau apa sajalah yang tampilan windowsnya maksimal maka gambar tidak akan tampak.
Masih dalam tab ini, kita klik tombol Customize Desktop… yang ada di pojok kiri bawah.

lalu kita akan disuguhi windows desktop items, disini kita cuma ngilangin centang pada Run Desktop Cleanup Wizard every 60 Days. Saya sendiri tidak mengerti maksud Microsoft menambahkan menu ini selain memang memboroskan memory doang.
Tab selanjutnya yang kita tuju ada Screen Saver.

dulu banget saat teknologi monitor masih kuno dan monitor masih monokrom alias dua warna, screen saver sangat penting guna menghilangkan efek jejak pada layar atau istilahnya burning effect, yang mana efek ini mengakibatkan masih tampak bayangan image pada layar secara ‘abadi’. Tetapi kini dengan kemajuan teknologi pembuatan monitor maka tidak akan terjadi lagi efek ini, so screen saver tidak dibutuhkan lagi. Maka dari itu pilih aja none pada drop down pilihan screen saver.
Setelah screen saver, kita menuju tab selanjutnya yaitu Appearance

klik tombol Effects… yang ada di pojok kanan bawah, lalu kita akan disuguhkan windows seperti di bawah ini :

hilangkan semua centang pada enam pilihan yang ada lalu klik OK
Tab selanjutnya dan terakhir adalah Settings, pada tab ini kita mengatur konfigurasi dari VGA (Video Graphic Adapter/Array), jadi tampilan yang tampak pada jendela ini sangat terggantung dari VGA yang terinstall di komputer.

pada tab ini ada bebrapa hal yang kita bisa atur untuk meningkatkan performa yaitu Screen Resolution, pilihlah resolusi layar yang terkecil yang anda inginkan, karena makin tinggi resolusi maka makin tinggi juga tenaga yang dibutuhkan. Resolusi ideal sih menurut saya 1024 by 768 pixels, tetapi bila layar tidak mendukung, pilihan 800×600 pixels juga nggak masalah.
Pengaturan selanjutnya adalah Color quality. Bila pekerjaan kita dengan komputer tidak memerlukan keakuratan warna yang tinggi misal bukan untuk desain grafis dll, pilihlah kualitas warna medium (16bit).
Selanjutnya klik tombol advanced pada pojok kanan bawah, akan tampil windows seperti dibawah ini

pada windows ini, kita cuma perlu menuju tab monitor, lalu drop down pilihan screen fresh rate, lalu pilih refresh rate yang paling tinggi yang ada. Selanjutnya klik OK.
Selanjutnya kita akan kembali ke windows Display Properties, lalu klik kembali OK untuk melihat perubahan setting yang telah kita lakukan.
Demikianlah perjuangan kita dalam mengubek ubek Display Properties, bila ada yang kurang jelas tentang istilah istilah yang ada silakan tulis di kolom komentar dibawah. Akhir kata kurang lebih mohon dimaafkan.








8 April 2007 pada jam 8:12
Run Desktop Cleanup Wizard every 60 Days, kalo nggak salah setting otomatis ngilangin shortcut yang nggak kepakai bagi user yang senang install-uninstall program baru. Sekaligus mengelompokkan dalm 1 folder di desktop agar rapi, nggak banyak shortcut.
Versi download PDF-nya ditunggu, hehehe
#makasi cak atas masukannya…wizard ini berguna juga, tetapi yang pernah saya baca, segala jenis program atau apa aja di windows yang menjalankan countdown alias hitungan mundur seperti task schedule dll akan memboroskan penggunaan memory…kalo bisa jalankan manual, tetapi kalo memang termasuk keluarga ‘palupi’ ya nggak apa apa dijalankan otomatis…;)#
9 April 2007 pada jam 10:37
pak dokter
gmana caranya masukin RSS aneka website di side widget nya itu? ajarin dunk…please….
keknya menarik banget, so kita bisa liat up date an berita/news dari web fave kita….
#khan sama kayak nambahin widget lainnya mas…tinggal masukin alamat rss feed ke widgets rss yang tersedia…kalo nggak salah, wordpress menyediakan 9 rss widgets…#
10 April 2007 pada jam 11:54
saya lebih prefer tampilan sederhana dok
#horeee…saya punya teman#
6 January 2008 pada jam 10:21
Mo nanya nih, kompieku gak bisa masuk ke display properties, walaupun beulang-beulang tetap saja gak bisa masuk, jadi gak bisa merubah tampailan desktop. Mohon diberi penjelasan Thanx Abi.
6 January 2008 pada jam 12:28
@ Abi : Sudah dicek akan kemungkinan terkena virus?