Akupunktur Terbukti Dapat Meredakan Keluhan Saat Hamil

akupunktur
Akupunktur pada ibu hamil

Akupunktur, salah satu metode pengobatan tradisional Tiongkok terbukti dapat meredakan nyeri punggung dan panggul yang kerap dialami wanita hamil. Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal BMJ Open.

Baca juga: 13 Makanan Yang Sebaiknya Dihindari Saat Hamil

Dalam penelitian ini tidak ditemukan adanya efek samping yang signifikan baik pada ibu maupun bayi yang dilahirkan. Memang ada kasus kelahiran prematur, tapi hubungan antara kelahiran prematur tersebut dengan terapi akupunktur masih belum kuat.

Mohon dukungannya agar blog ini tetap update (seikhlasnya) Donasi


Memuat…


Akupunktur menjadi pilihan pengobatan potensial untuk mengatasi berbagai jenis nyeri karena pengobatan ini tidak memerlukan obat obatan sehingga dianggap aman bagi tubuh manusia.

Mekanisme akupunktur?

Mekanisme bagaimana akupunktur dapat meredakan rasa nyeri masih belum begitu jelas, tapi diduga hal ini melibatkan pelepasan bahan kimia ‘bahagia’ bawaan tubuh seperti endorfin, dan peningkatan aliran darah ke kulit/otot.

Selama ini, manfaat akupunktur dalam meredakan keluhan nyeri yang dialami ibu hamil, terutama di bagian pinggang bawah/panggul masih diperdebatkan sehingga para ahli merasa tertantang untuk melakukan penelitian.

Para peneliti akhirnya melakukan analisa dengan melakukan uji klinis perbandingan antara ibu hamil yang mendapatkan terapi akupunktur, dengan obat obatan dan atau kombinasi keduanya. Penelitian juga melakukan pengamatan terhadap bayi yang dilahirkan.

Meskipun pada kesimpulannya, akupunktur terbukti dapat meredakan rasa nyeri pada ibu hamil, penelitian lanjutan tentang hal ini masih perlu dilakukan. Akupunktur perlu dilirik karena potensinya dalam meredakan rasa sakit sehingga ibu hamil sedikit mungkin mengonsumsi obat obatan.

Baca juga: Sekilas Tentang Tahapan Kehamilan

Akupunktur secara signifikan meningkatkan rasa sakit, status fungsional dan kualitas hidup wanita dengan nyeri pinggang/panggul saat kehamilan. Akupunktur tidak memiliki pengaruh buruk yang parah pada bayi yang baru lahir.

Donasi seikhlasnya demi keberlangsungan blog ini:

Nih buat jajan

dokterMade

Seorang dokter yang suka ngeblog dan berteman.