Benarkah Kopi Dapat Meningkatkan Kadar Kolesterol?

minum kopi

Apakah kamu penggemar kopi? Apakah kopi yang kamu minum adalah kopi tubruk yang gak disaring terlebih dahulu? Bila kedua pertanyaan diatas jawabannya iya maka kamu harus hati hati karena menurut studi terbaru, kebiasaan yang kamu lakukan itu dapat meningkatkan kadar kolesterol.

Baca juga: Kopi Bagus Buat Sistem Kardiovaskuler? Ini Kata Ahli

Para peneliti memperoleh kesimpulan tersebut setelah melakukan studi terhadap lebih dari 21.000 orang dewasa di Norwegia. Para penikmat kopi umumnya memiliki kadar kolesterol yang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang bukan penikmat kopi. Namun, sejauh mana perbedaannya tergantung dari cara pembuatan kopinya.

Mohon dukungannya agar blog ini tetap update (seikhlasnya) https://trakteer.id/blogdokter/tip


Memuat…


Orang yang minum jenis kopi yang tanpa disaring – dibuat hanya dengan cara ditumbuk dengan mesin pres – menunjukan pengaruh kenaikan kolesterol yang lebih tinggi dibandingkan dengan para peminum kopi dengan teknik pengolahan yang lain.

Lebih jauh disebutkan, mereka yang minum enam cangkir atau lebih kopi yang tanpa disaring setiap hari mengalami peningkatan kadar kolesterol total depalan hingga 12 poin lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang bukan peminum kopi.

Urutan kedua jenis kopi yang dapat meningkatkan kadar kolesterol adalah espresso, dan terakhir adalah kopi tetes yang disaring. Peminum espresso dan kopi tetes ini tidak mengalami peningkatan kadar kolesterol yang bermakna.

Temuan ini sejalan dengan studi sebelumnya yang membuktikan bahwa kopi tanpa filter mungkin memiliki efek tertentu pada kadar kolesterol.

Jenis kopi tanpa saringan ini termasuk kopi yang direbus atau dibuat menggunakan mesin tumbuk atau “plunger”. Espresso juga termasuk dalam kategoi ini, meskipun teknik pembuatannya dengan cara disaring.

Metode penyeduhan kopi ini penting karena kopi mengandung minyak alami yang dapat meningkatkan kadar kolesterol darah. Para peneliti telah lama mengetahui bahwa kopi tanpa disaring mengandung lebih banyak minyak tersebut.

Bahkan hubungan kopi tanpa disaring dengan kenaikan kadar kolesterol sudah diketahui sejak tahun 1980an. Maraknya peminum espresso dan kopi tubruk akhir akhir ini kembali mengguggah minat para ahli untuk melakukan studi lebih lanjut.

Orang Norwegia adalah penyuka kopi dan Norwegia memiliki konsumsi kopi per kapita tertinggi kedua di dunia.

Benarkah Kopi Dapat Meningkatkan Kadar Kolesterol?

Temuan ini dipublikasikan secara online pada tanggal 10 Mei di Jurnal Open Heart. Subyek penelitian adalah orang dewasa berusia 40 tahun ke atas sebanyak 21.000. Mereka diminta melaporkan kebiasan minum kopi, intensitas olahraga dan asupan minuman beralkohol.

Rata rata, subyek penelitian minum empat hingga lima cangkir kopi sehari. Mereka yang minum kopi tanpa disaring sebanyak enam cangkir atau lebih sehari menunjukan peningkatan kadar kolesterol terbesar.

Mereka yang minum tiga sampai lima cangkir espresso sehari, memiliki rata rata kadar total kolesterol 4 sampai 6 mg/dL lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak minum espresso. Terakhir, wanita yang minum setidaknya enam cangkir kopi saring setiap hari memiliki rata rata kadar kolesterol 4 mg/dL lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah minum kopi saring.

Sayangnya, menurut ahli diet independen, penelitian ini memiliki beberapa kelemahan. Pertama, dalam penelitian ini tidak dijelaskan dengan baik tentang pola makan subyek penelitian. Kedua, kebiasaan menambahkan gula dan krim pada saat minum kopi juga tidak diteliti dengan baik.

Timbul pertanyaan, apakah peningkatan kolesterol yang terjadi memang murni karena kopi atau makanan lain yang dikonsumsi orang tersebut?

Ahli diet ini menambahkan, meskipun minum kopi dapat meningkatkan kolesterol, tapi kemungkinannya sangat kecil. Jadi, daripada mengkhawatirkan kopi yang diminum dapat mempengaruhi kolesterol, lebih baik melihat pola makan secara keseluruhan. Tetaplah disipilin mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang.

Mohon dukungannya agar blog ini tetap update (seikhlasnya) https://trakteer.id/blogdokter/tip

Bisa klik logo di bawah ini juga:

Nih buat jajan