Hati Hati, Kondisi Ini Bisa Menyebabkan Rahim Diangkat

Rahim
Hati Hati, Kondisi Ini Bisa Menyebabkan Rahim Diangkat 2

Lebih dari setengah juga wanita di Amerika Serikat menjalani prosedur pengangkatan rahim atau histerektomi setiap tahunnya. Meskipun histerektomi merupakan prosedur yang umum dilakukan, tapi konsekuensinya kadang menimbulkan sesuatu yang tidak diinginkan.

Baca juga: Penting Dibaca! Hoax Kanker Rahim

Konsekuensi itu terutama masalah ketidakseimbangan hormon yang dialami oleh seorang wanita pasca operasi pengangkatan rahim.

Mohon dukungannya agar blog ini tetap update (seikhlasnya) https://trakteer.id/blogdokter/tip


Memuat…


Yang menjadi pertanyaan, apakah prosedur histerektomi ini bisa dihindari? Untuk menajawab pertanyaan ini, harus tahu dulu, pada kondisi bagaimana sih seorang wanita direkomendasikan menjalani prosedur pengangkatan rahim.

Berikut beberapa kondisi yang bisa menyebabkan rahim diangkat:

Kanker kandungan atau kanker ginekologi.

Histerektomi kerap menjadi pilihan untuk pengobatan kanker. Beberapa jenis kanker kandungan yang pilihan pengobatannya histerektomi antara lain kanker ovarium, kanker serviks, kanker rahim dan kanker selaput lendir kandungan. Selain histerektomi, penderita kanker juga kadang harus menjalani kemoterapi dan terapi radiasi.

Prolaps rahim

Kondisi ini ditandai dengan bergesernya rahim dan keluar melalui lubang vagina. Keluhan ini cukup umum pada wanita yang memiliki banyak anak atau melahirkan berkali kali. Selain itu, wanita yang berat badannya berlebihan dan pasca menopause juga bisa mengalaminya. Prolaps rahim dapat menyebabkan nyeri panggul dan masalah pada saluran kemih/usus.

Penyakit radang panggul parah

Penyakit radang panggul umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri. Keluhan yang umum dirasakan adalah rasa nyeri yang parah. Pengobab radang panggul umunya dengan antibiotika, tapi bila tidak diobati dengan baik, infeksi dapat menyebar ke rahim dan menimbulkan kerusakan pada rahim.

Pendarahan abnormal

Pengangkatan rahim direkomendasikan dalam kasus perdarahan abnormal yang parah, terutama yang disebabkan oleh miom, infeksi, kanker dan ketidakseimbangan hormonal.

Endometriosis

Endometriosis adalah kondisi yang mana jaringan bagian dalam rahim tumbuh diluar rahim atau tumbuh di tempat yang seharusnya. Tumbuhnya jaringan bagian dalam rahim ini dapat terjadi di ovarium, saluran tuba dan rongga panggul. Endometriosis dapat menyebabkan perdarahan intermiten dan nyeri hebat terutama pada saat datang bulan.

Adenomiosis

Seperti halnya endometriosis, adenomiosis juga merupakan pertumbuhan lapisan rahim di tempat yang tidak semestinya. Keluhan yang dirasakan pasien antara lain perdarahan dan nyeri yang hebat pada saat menstruasi.

Hiperplasia endometrium

Kondisi ini ditandai dengan penebalan lapisan rahim. Penyebabnya adalah ketidakseimbangan hormonal terutama periode estrogen yang panjang tanpa disertai dengan periode progesteron. Kondisi ini kerap dialami oleh wanita pada fase perimenopause.

Mioma uteri atau fibroid rahim

Miom atau mioma uteri adalah pertumbuhan jaringan jinak/tumor pada dinding rahim. Miom bisa tumbuh besar sampai terlihat seperti orang yang sedang hamil. Keluhan yang dirasakan antara lain nyeri panggul yang hebat disertai dengan perdarahan abnormal.

Nah, itulah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan rahim seorang wanita diangkat.

Mohon dukungannya agar blog ini tetap update (seikhlasnya) https://trakteer.id/blogdokter/tip

Bisa klik logo di bawah ini juga:

Nih buat jajan