Jangan Lakukan Ini Bila Ingin Luka Operasi Cepat Sembuh

Luka Operasi
Jangan Lakukan Ini Bila Ingin Luka Operasi Cepat Sembuh 2

Setelah menjalani suatu operasi, harapan pasien selanjutnya adalah segera sembuh dan beraktivitas normal kembali. Sayangnya, tidak sedikit yang proses penyembuhan luka operasinya berlangsung lama.

Lamanya proses penyembuhan luka ini bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah kesalahan kesalahan yang dilakukan oleh pasien pasca operasi. Kesalahan itu kebanyakan karena ketidaktahuan pasien tentang pantangan yang tidak boleh dilakukan.

Baca juga: Tips Penanganan Luka Operasi Caesar Agar Kembali Sehat

Mohon dukungannya agar blog ini tetap update (seikhlasnya) https://trakteer.id/blogdokter/tip


Memuat…


Kesalahan yang paling sering adalah pasien terlalu memaksakan diri beraktivitas padahal seharusnya belum boleh dilakukan. Kebanyakan menganggap dirinya mampu melakukan aktivitas itu, tapi secara fisik sebenarnya belum mendukung.

Berikut beberapa kesalahan yang kerap dilakukan pasien pasca operasi yang dapat memperlambat proses penyembuhan luka operasi:

1. Beraktivitas terlalu berlebihan dan terlalu cepat.

Masalah ini biasanya dialami oleh pasien yang terlalu aktif bergerak. Aktivitas yang dilakukan pun terlalu berlebihan sehingga dapat menimbulkan luka atau cidera baru. Bisa jadi pasien akan kembali ke titik nol proses penyembuhan luka.

Pasca operasi, dokter sebenarnya sudah memberikan pantangan atau larangan aktivitas tertentu guna mempercepat proses penyembuhan luka. Kalaupun diperbolehkan maka aktivitas yang dilakukan harus bertahap dari yang paling sederhana meningkat ke yang lebih kompleks. Aktivitas ini pun disesuaikan dengan tindakan operasi yang dilakukan atau lokasi luka operasinya.

Ikuti semua saran dokter tentang aktivitas yang boleh dilakukan, jangan bandel agar kamu tidak kembali ke titik nol proses penyembuhan.

2. Mager di tempat tidur.

Segeralah bergerak saat dokter mengijinkan kamu bergerak. Jika dokter sudah mengijinkan, jangan takut pergerakan yang kamu lakukan akan memperparah kondisi tubuhmu. Salah satu terapi terpenting dalam proses penyembuhan luka operasi adalah mobilisasi atau bergerak.

Mager di tempat tidur dapat memicu sejumlah masalah kesehatan lain seperti pembekuan darah (blood clot), luka pada daerah yang terlalu lama bersentuhan dengan tempat tidur (dekubitus), emboli paru dan melemahnya otot otot.

Bahkan ketika kamu merasa lelah bergerak, tahan keinginan untuk tidur. Bergerak juga bisa memperbaiki kelancaran pergerakan usus sehingga mencegah terjadinya sembelit pasca tindakan operasi.

3. Tidak minum obat sesuai yang diresepkan.

Karena merasa baikan, pasien kadang mengabaikan obat yang diresepkan dokter dengan berbagai macam alasan, mulai dari keluhan efek samping obat sampai dengan alasan ekonomi (membatasi obat yang dibeli).

Bila yang diabaikan itu adalah obat pereda sakit maka luka operasi akan terasa sakit sehingga akan menganggu tidur, nafsu makan dan kemampuanmu bergerak. Bila itu terjadi maka proses penyembuhan luka akan berlangsung lama.

4. Tidak makan dan minum yang cukup.

Penurunan nafsu makan pasca operasi adalah sesuatu yang wajar, apalagi saat itu muncul rasa mual dan susah buang air besar. Keinginan untuk makan dan minum jadi menurun drastis. Namun, penting untuk diketahui, asupan makanan yang sehat dan bergizi adalah sesuatu yang sangat penting guna mempercepat proses penyembuhan luka.

Makanan sebagai sumber protein untuk regenerasi organ tubuh yang rusak, sementara cairan untuk mencegah dehidrasi. Jika keduanya tidak mencukupi maka proses penyembuhan bisa berhenti total.

5. Tidak menjalani proses rehabilitasi.

Banyak orang berpikir, proses penyembuhan dan kembali beraktivitas normal pasca operasi bisa dilakukan sendiri. Memang untuk beberapa kasus itu bisa dilakukan sendiri, tetapi untuk kasus yang lain kadang membutuhkan bantuan seorang ahli terapi fisik atau fisioterapis.

Proses terapi fisik ini bisa dilakukan satu sesi atau dua sesi tergantung dari kebutuhan. Terapi fisik ini terutama dibutuhkan saat pasien menjalani operasi besar sehingga waktu diam di tempat tidur menjadi lebih lama.

6. Kembali bekerja yang terlalu cepat

Ketika merasa baikan, pasien pasca operasi kadang tergoda untuk segera kembali bekerja. Ada yang bekerja menggunakan fisik, ada pula yang bekerja menggunakan otak.

Tidak sedikit pasien yang berada di depan laptop/ponsel saat mereka masih di rumah sakit. Padahal dlaam kondisi sakit, keputusan yang diambil belum tentu benar.

Stress yang terjadi karena pekerjaan juga akan mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Sebelum diijinkan oleh dokter untuk bekerja, sebaiknya pasien beristirahat dengan baik, fokus pada proses pemulihan.

7. Mengemudikan kendaraan sebelum saatnya.

Saat dokter melarang kamu mengendarai kendaraan, maka sebaiknya kamu patuhi. Mengendarai kendaraan dalam keadaan sakit dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan karena waktu bereaksi terhadap kecelakan menjadi lebih lambat.

Sebelum dinyatakan siap mengendari kendaraan sendiri, ada baiknya kamu menumpang kendaraan umum atau menumpang pada kendaraan teman atau saudara.

8. Menghentikan latihan pernafasan.

Latihan pernafasan sangat penting bagi mereka yang telah menjalani operasi di daerah perut, paru paru, jantung dan tulang belakang. Dokter akan memberikan tips atau cara melakukan latihan pernafasan ini. Latihan ini dapat membantu paru paru lebih cepat pulih dari obat obatan anestesi.

Melakukan latihan pernafasan sangat sangat penting guna melegakan ruang paru paru dan membantu menghilangkan lendir yang terkumpul disana. Jangan berhenti sampai dokter memerintahkan kamu untuk berhenti.

Akhir kata, untuk mempercepat pemulihan pasca operasi, ikuti semua petunjuk dokter. Kesalahan yang kamu lakukan bisa beraktibat pada terlambatnya proses penyembuhan.

Mohon dukungannya agar blog ini tetap update (seikhlasnya) https://trakteer.id/blogdokter/tip

Bisa klik logo di bawah ini juga:

Nih buat jajan