Kurang Tidur Dapat Meningkatkan Risiko Diabetes

Kurang Tidur
Kurang Tidur Dapat Meningkatkan Risiko Diabetes 2

Tahu insomnia? Tahu kurang tidur? Yap, bila seseorang tidak mampu tidur berkualitas dalam rentang waktu yang dibutuhkan maka kemungkinan besar orang tersebut menderita insomnia.

Bagi kamu yang mengalami insomnia, ada berita buruk nih. Menurut studi terbaru, orang yang kerap mengalami kesulitan tidur atau kurang tidur, memiliki kadar gula darah yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan mereka yang tidurnya cukup. Artinya, temuan ini menunjukan, insomnia dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Dibalik berita buruk tersebut, terselip berita baik, yakni risiko diabetes tipe 2 yang disebabkan oleh kurang tidur bisa dicegah atau diturunkan dengan perubahan gaya hidup.

Mohon dukungannya agar blog ini tetap update (seikhlasnya) https://trakteer.id/blogdokter/tip


Memuat…


Studi ini merupakan studi kolaborasi antara Universitas Bristol, Universitas Manchester, Universitas Exeter dan Universitas Harvard. Didanai oleh Diabetes UK dan diterbitkan dalam Diabetes Care.

Hubungan antara insomnia dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2 sebenarnya sudah sering diteliti. Khusus untuk studi kali ini, peneliti menilai apakah ada hubungan kausal dari kualitas tidur dengan kenaikan kadar gula darah.

Para peneliti menggunakan teknik statistik pengacakan Mendelian untuk menilai bagaimana kualitas tidur berkaitan dengan kadar gula darah (HbA1C). Pengacakan Mendelian mengelompokan orang menurut kode genetik yang ditetapkan secara acak saat lahir. Metode ini memungkinkan para peneliti dapat menghilangkan bias hasil penelitian.

Baca juga: 5 Fakta di Balik Mitos Diet Untuk Penderita Diabetes

Dalam perjalanannya, 336.999 orang dewasa yang tinggal di Inggris melaporkan bahwa mereka kerap mengalami kesulitan tidur memiliki kadar gula darah yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan mereka yang tidak mengalami kesulitan tidur.

Kesimpulannya, studi ini memberikan pemahaman yang lebih baik bagaimana gangguan tidur dapat mempengaruhi risiko diabetes tipe 2. Studi ini juga menunjukan, perubahan pola hidup yang memperbaiki kondisi insomnianya dapat membantu mencegah atau menurunkan risiko diabetes tipe 2.

Mohon dukungannya agar blog ini tetap update (seikhlasnya) https://trakteer.id/blogdokter/tip

Bisa klik logo di bawah ini juga:

Nih buat jajan