Rutin Makan Buah Alpukat, Penyakit Jantung Pun Menghindar

Buah Alpukat
Rutin Makan Buah Alpukat, Penyakit Jantung Pun Menghindar 2

Penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang paling banyak membunuh penduduk dunia. Berbagai upaya bisa dilakukan agar terhindar dari penyakit mematikan ini, salah satunya adalah rutin makan buah alpukat. Loh kok bisa? Yap, menurut studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of American Heart Association (JAHA), orang yang makan sedikitnya dua porsi buah alpukat per minggu memiliki risiko terkena penyakit kardiovaskuler yang lebih rendah 16% dan risiko terkena penyakit jantung koroner yang lebih rendah 21% bila dibandingkan dengan mereka yang tidak makan aplukat.

Baca juga: Manfaat Buah Lemon, Gudangnya Vitamin C Alami

Studi ini melibatkan 69.786 orang wanita yang tercatat di dalam Nurses’ Health Study (NHS) dan 40.701 orang pria bagian dari Health Professionals Follow-up Study (HPFS), yang dicatat riwayatnya selama beberapa dekade.

Mohon dukungannya agar blog ini tetap update (seikhlasnya) https://trakteer.id/blogdokter/tip


Memuat…


NHS sendiri telah ada sejak tahun 1976 dan sampai saat ini telah bergabung sedikitnya 121.700 orang perawat wanita yang berusia antara 30 sampai 55 tahun. Mereka dalam kondisi relatif sehat dan berasal dari 11 negara bagian Amerika Serikat.

Sementara itu, HPFS berdiri sejak 1986 dan sampai saat ini telah terdaftar 51.529 profesional kesehatan pria yang berusia antara 40 sampai 75 tahun. Mereka dalam kondisi yang relatif sehat dan berasal dari 50 negara bagian Amerika Serikat.

Studi ini tidak hanya fokus pada kebiasaan makan alpukat, tapi dari semua aktivitas yang diamati, kebiasaan makan alpukat ternyata memiliki hubungan yang kuat dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskuler.

Setelah dilakukan pencatatan awal tentang kondisi kesehatan, termasuk kebiasaan makan, para peserta dari kedua studi ini kemudian diminta untuk memberikan data terbaru tentang kondisi kesehatan dan pola makan setiap dua tahun.

Karena sifatnya sukarela dan lebih mengutamakan kejujuran dalam pengumpulan data maka kemungkinan ada peserta studi yang berbohong tentang kebiasaan makan mereka sangatlah besar. Kelemhan lain adalah, tidak setiap orang mampu mengingat apa yang telah mereka makan dan mau mencatat pola makan mereka. Para peneliti kemudian berusaha mengkesampingkan mereka yang tidak memberikan jawaban yang benar sehingga yang tercatat dan dianalisa adalah mereka yang benar benar telah mengonsumsi alpukat secara rutin.

Selama 30 tahun pengamatan, tercatat 14.274 peserta studi menderita penyakit kardiovaskuler, termasuk 9.185 kasus penyakit jantung koroner dan 5.290 kasus penyakit stroke. Peneliti memang menemukan adanya perbedaan yang signifikan diantara mereka yang rutin mengonsumsi dua porsi atau lebih alpukat setiap minggu dibandingkan dengan mereka yang makan alpukat dalam jumlah yang lebih sedikit.

Hasil studi ini tidak serta merta bisa disimpulkan bahwa makan alpukat menjadi satu satunya upaya agar terhindar dari penyakit kardiovaskulet. Peneliti harus juga menelaah kebiasaan lain yang dilakukan oleh peserta penelitian termasuk faktor faktor lain seperti usia, berat badan, status merokok, aktivitas fisik, konsumsi obat obatan, status menopause dan penggunaan metode kontrasepsi oral.

Setelah dilakukan berbagai macam penyesuaian terhadap faktor faktor yang saya sebutkan diatas, para peneliti masih menemukan adanya penurunan insiden penyakit kardiovaskuler sampai 16% dan insiden penyakit jantung koroner sampai 21% pada mereka yang mengonsumsi dua porsi alpukat seminggu dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi alpukat kurang dari itu. Para peneliti tidak menemukan perbedaan yang signifikan pada kasus penyakit stroke.

Manfaat lain buah alpukat

Apakah hasil studi ini mengembirakan? Tentu saja iya. Tidak terlalu mengherankan sih kalau alpukat ternyata memberikan manfaat bagi kesehatan kardiovaskuler karena alpukat merupakan buah yang kaya dengan vitamin C, E, K dan B6, riboflavin, niasin, folat, asam pantotenat, magnesium, kalium, lutein, beta karoten, asam lemak omega-3 dan serat. Lemak pada alpukat juga merupakan varian lemak yang bagus sebab lemak alpukat mempu memberikan rasa kenyang yang lebih lama sehingga mengurangi keinginan ngemil.

Akhir kata, memasukan alpukat sebagai salah satu makanan favorit bukanlah sesuatu yang sia sia. Buah ini terbukti dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh khususnya kesehatan kardiovaskuler. Dibutuhkan lebih banyak lagi studi yang mendukung atau studi yang mampu mengekstraksi manfaat buah alpukat bagi kehidupan manusia.

Sebagai penutup, sudahkah kamu makan buah alpukat hari ini? Jika belum, mari kita makan buah alpukat hari ini, dibuat jus tanpa gula. 🙂

Mohon dukungannya agar blog ini tetap update (seikhlasnya) https://trakteer.id/blogdokter/tip

Bisa klik logo di bawah ini juga:

Nih buat jajan