Benarkah Masker Bermanfaat Melindungi Diri dan Orang Lain Dari Covid19?

Masker

Demi menekan penyebaran Covid19, beberapa tempat mewajibkan pengunjung mengenakan masker. Namun, kebijakan wajib masker ini kerap berubah ubah seiring dengan berjalannya waktu. Bahkan di beberapa negara, kewajiban memakai masker di tempat umum telah dihapus. Kondisi ini tentu saja kembali mencetuskan pertanyaan, benarkah masker dapat melindungi diri dan orang lain dari infeksi Covid19?

Baca juga: Benarkah Covid19 Berasal Dari Kebocoran Laboratorium?

Dengan tegas Dr Adriaan Bax dari NIH mengatakan, masker masih penting untuk menekan penyebaran Covid19. Perkataan ini tentu bukan tanpa dasar ilmiah. Menurut Dr Bax, ada beberapa alasan mengapa masker masih bermanfaat untuk menekan penyebaran Covid19.

Memuat...

Manfaat Masker

Pertama, masker dapat mencegah keluarnya cairan droplet dari mulut saat seseorang saat berbicara. Pada penderita Covid19, droplet atau percikan ludah ini mengandung virus SARS-CoV2 penyebab Covid19.

Bax dan teman temannya telah membuktikan, saat berbicara, seseorang bisa ‘menerbangkan’ ribuan droplet atau percikan ludah setiap detiknya. Berteriak dan bernyanyi bahkan mengeluarkan droplet yang jauh lebih banyak.

Mencegah droplet keluar langsung dari sumbernya tentu merupakan cara termudah mencegah penyebaran virus melalui udara. Dengan kata lain, memakai masker masih menjadi bagian yang krusial dalam mencegah penularan Covid19. Bahkan masker kain pun bermanfaat mengurangi keluarnya droplet ini dalam jumlah yang signifikan.

Dalam kondisi tertentu, cairan droplet ini mengalami penguapan cepat sehingga ukuran partikelnya menjadi lebih kecil atau kerap disebut aerosol. Nah, karena ringan, aerosol ini begitu mudah diterbangkan udara sehingga bisa berada di udara dalam beberapa menit sampai beberapa jam. Ketika virus dibawa oleh aerosol maka akan semakin sulit dihentikan.

Selain melindungi orang lain, masker juga bermanfaat untuk melindungi pemakainya. Menurut sebuah penelitian, masker N95 atau KN95 dapat memblok aerosol masuk ke saluran nafas. Sedangkan masker bedah dan masker kain memiliki kemampuan memblok aerosol yang lebih rendah. Meskipun demikian, masker bedah dan masker kain masih memberikan perlindungan yang lumayan baik.

Meskipun masker tidak mampu memblok aerosol secara efektif, pemakainya masih terlindungi dari penyakit berbahaya. Sebagaimana diketahui, Covid19 yang parah terjadi saat virus masuk ke saluran nafas bagian bawah atau paru paru.

Memakai masker dapat membantu membersihkan virus sebelum virus tersebut mencapai saluran nafas bagian bawah atau paru paru. Memakai masker dapat menghambat masuknya aerosol ke saluran nafas bagian bawah untuk selanjutnya dibuang ke udara bebas saat mengeluarkan nafas.

Penghambatan aerosol pada saluran nafas ini juga dibantu oleh kelembaban udara yang ada pada saluran nafas. Kelembaban ini berperanan penting dalam proses pembersihan saluran nafas dari benda benda asing seperti polutan, bakteri, debu, virus dan lain lain yang memasuki saluran nafas.

Memakai masker memang tidak nyaman saat cuaca panas dan lembab. Ketidaknyamanan ini bertambah karena kondisi saluran nafas yang makin lembab. Namun, ketidaknyamanan ini jauh lebih baik dibandingkan dengan tidak memakai masker dan virus penyebab Covid19 bisa dengan mudah masuk ke saluran nafas.

Pada umumnya, masker bedah dan masker kain tidak menganggu proses pernafasan. Partikel oksigen dan karbondioksida jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan droplet saluran nafas yang bisa dihambat oleh pori pori yang ada pada masker.

Baca juga: Vaksin Covid19 Buatan Moderna Terbukti Efektif Melawan Delta

Masker akan bermanfaat jika dalam sekelompok orang, semua orang memakai masker. Meskipun demikian, memakai masker tidak serta merta mampu melindungi diri dan orang lain dari Covid19 secara sempurna, karena virus masih bisa lolos dari kecilnya pori pori masker. Oleh sebab itu, menjaga jarak masih dibutuhkan meskipun semua sudah memakai masker.

Jadi, pemakaian masker yang merupakan salah satu bagian dari 3M masih memegang peranan yang penting dalam pencegahan penularan Covid19, disamping tentu saja dengan menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. Pencegahan Covid19 ini menjadi lebih baik jika ditambahkan dengan vaksinasi Covid19. Vaksinasi mencegah Covid19 yang menyebabkan keparahan dan meninggal dunia, sementara disiplin menerapkan 3M dapat mengurangi penularan Covid19.

Dengan kedisiplinan bersama, semoga Covid19 bisa segera dikendalikan.

Nih buat jajan