Vaksin Covid19 Menyebabkan Bell’s Palsy?

suntik vaksin covid19

Ada kabar mengejutkan datang dari negeri Paman Sam berkaitan dengan vaksin Covid19. Empat dari sukarelawan yang ikut dalam uji klinis vaksin Covid19 buatan raksasa farmasi Pfizer kedapatan menderita Bell’s Palsy, suatu kelainan yang ditandai dengan kelumpuhan sementara otot otot wajah.

Temuan ini terungkap setelah Badan Pengawas Obat (FDA) Amerika Serikat mengadakan pertemuan khusus yang membahas tentang persetujuan penggunaan vaksin Covid19 buatan Pfizer untuk masyarakat umum. Sayangnya para peneliti belum bisa memastikan bagaimana mekanismenya sehingga vaksin Covid19 dapat menyebabkan terjadinya Bell’s Palsy.

FDA mengingatkan para dokter agar terus memantau efek samping yang terjadi pada mereka yang telah mendapatkan vaksin Covid19.

Memuat...

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini penyebab pasti Bell’s Palsy masih belum diketahui. Kelainan ini bersifat sementara dan bisa pulih sendiri.

Kasus Bell’s Palsy pada mereka yang disuntik vaksin bukanlah yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, kejadian serupa pernah dilaporkan pada sekitar tahun 2001 sampai 2002, tapi saat itu vaksin yang menjadi penyebab adalah vaksin flu.

Empat kasus Bell’s Palsy pada pemberian vaksin Covid19 buatan Pfizer merupakan kasus yang paling menonjol pada pelaksanaan uji klinis tahap akhir vaksin tersebut. Sebelumnya dilaporkan, kasus kasus kejadian ikutan pasca vaksin Covid19 terbilang cukup rendah yakni kurang dari 0,5%.

Salah satu penderita Bell’s Palsy mengaku mengalami kelumpuhan otot otot wajah sekitar tiga hari pasca penyuntikan. Keluhan ini berangsur angsur normal tiga hari kemudian.

Tiga orang lainnya mengalami kelumpuhan otot otot wajah setelah 9 sampai 48 hari pasca penyuntikan dan kesembuhan rata rata diperoleh setelah hari ke 10.

Nih buat jajan