Segala Hal Tentang Masker Kain Yang Wajib Diketahui

motorqq
win228

masker kain

Memakai masker merupakan salah satu poin penting dalam protokol kesehatan. Dengan memakai masker, penyebaran virus melalui lendir saluran nafas bisa dicegah. Salah satu jenis masker yang saat ini banyak digunakan adalah masker kain. Meskipun masker kain bukanlah masker yang ideal untuk menekan penyebaran virus, bila digunakan dengan benar, masker jenis ini juga bisa memberikan dampak yang luar biasa di tengah pandemi Covid19.

Melalui tulisan ini, saya mencoba mengumpulkan artikel dari berbagai penelitian tentang masker kain yang telah dipublikasikan sekaligus menjawab beberapa pertanyaan yang kerap muncul di tengah tengah masyarakat.

Masker kain kan pori porinya besar, bagaimana masker jenis ini bisa menghentikan keluarnya partikel virus?

Virus penyebab Covid19 memiliki diametes sekitar 0,1 mikrometer (1 mikrometer = 1/1000 milimeter). Pori pori masker kain yang kasat mata memiliki diameter sekitar 5 sampai 200 mikrometer. Jika menilai dari data ini maka tidak mungkin masker kain bisa digunakan untuk menghentikan partikel virus yang jauh lebih kecil dari pori pori masker kain. Apakah benar demikian?

Memuat...

Menurut literatur yang membahas tentang aerosol, ketika percikan cairan melayang di udara dalam tempo tertentu, percikan cairan itu dikenal dengan nama aerosol atau ada yang menyebutnya dengan istilah droplet. Droplet ini memiliki ukuran lebih besar dari 5 mikrometer. Semakin kecil ukuran droplet maka akan semakin lama dia melayang di udara.

Saat kita bernafas, berbicara, makan, menyanyi, batuk dan bersin, kita mengeluarkan droplet dengan berbagai macam ukuran yang di dalamnya tentu saja terdapat virus.

Nah, pada masker kain terdapat celah antara benang yang salin menyilang membentuk lembaran kain. Celah ini umumnya lebih kecil bila dibandingkan dengan ukuran benang. Bila dilihat dalam ukuran mikroskopik, benang yang membentuk kain tampak lebih tebal dan padat sehingga celah yang terbentuk di antara benang lebih mirip terowongan kecil.

Droplet yang keluar dari saluran nafas/mulut tidak seperti nyamuk yang bisa mencari celah untuk lolos dari hadangan kawat nyamuk. Droplet ini akan meluncur deras menghantam benang dan tertahan atau menempel pada benang tersebut.

Masalahnya, saat menghantam kain, droplet juga pecah menjadi droplet dengan ukuran yang lebih kecil dan memiliki kemungkinan lolos keluar. Nah, disinilah pentingnya menggunakan masker kain yang dibuat beberapa lapis guna mencegah partikel partikel itu lolos ke udara luar.

Bahan apa yang paling bagus digunakan untuk membuat masker kain?

Berdasarkan kesimpulan dari 25 penelitian yang sudah dipublikasikan, kain katun merupakan jenis kain yang paling bagus digunakan untuk masker kain. Kain jenis lain juga bisa digunakan asal memiliki kerapatan benang antara 90 sampai 100 benang per inchi. Sayangnya penelitian penelitian itu tidak melakukan penelitian terhadap bahan sintetik sehingga tidak diperoleh data yang memadai untuk membandingkan.

Penelitian penelitian itu juga menunjukan, masker kain sebaiknya digunakan beberapa lapis dengan jenis kain yang sama atau minimal 2 lapis kain. Semakin banyak lapisannya akan semakin bagus hasilnya. Untuk penambahan bahan penyaring diantara lapisan kain, belum ada bukti kuat yang menunjukan penambahan ini memberikan hasil yang lebih baik. Jadi, lebih baik tidak menggunakan bahan tambahan tersebut.

Dalam uji perbandingan efektivitas masker kain dengan masker bedah, dua lapis masker kain berbahan kaos katun mampu mencegah 79 persen bakteri lolos ke udara luar, sementara masker bedah mampu menahan bakteri sebanyak 85 persen.

Dua penelitian yang dilakukan pada rentang tahun 1960 sampai 1970, empat lapis masker kain yang digunakan dengan benar dapat mencegah lepasnya bakteri ke udara luar saat bicara sampai degan 99 persen.

Jadi kesimpulannya, masker kain dapat digunakan untuk mencegah keluarnya lendir saluran nafas yang mengandung bakteri/virus ke lingkungan sekitar.

Dapatkah masker kain melindungi orang yang memakainya?

Bila sebelumnya kita membahas fungsi masker kain menahan droplet yang mengandung virus keluar ke lingkungan, kali ini kita membahas apakah masker kain bisa menahan partikel dari dunia luar masuk ke dalam mulut/hidung?

Dalam beberapa penelitian yang dilakukan menggunakan berbagai jenis masker kain yang ada di pasaran, kemampuan menahan partikel halus yang masuk ke dalam saluran nafas sedikitnya 50 persen. Sedangkan kemampuan masker medis sekitar 80 persen.

Perbedaanya memang cukup jauh, tetapi masker kain tetap efektif jika kedua orang yang sedang berdekatan sama sama menggunakan masker.

Akhir kata, memakai masker merupakan langkah yang penting dalam upaya pengendalian wabah Covid19. Baik masker kain (minimal dua lapis) atau masker bedah memiliki efektivitas yang mirip dalam mencegah penularan Covid19. Mari gunakan masker.

Saat ini, masker kain dapat dibeli di berbagai tempat, termasuk aplikasi belanja online. Untuk menemukan aneka masker kain yang aman dan dalam berbagai desain, kamu bisa belanja di Shopee. Saat ini, ada promo Shopee 12.12 Birthday Sale yang menawarkan promo belanja terbaik yang memungkinkan kamu belanja alat-alat perlindungan diri dengan harga terjangkau.

loading...

One thought on “Segala Hal Tentang Masker Kain Yang Wajib Diketahui

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *