Kekurangan Vitamin D Dapat Meningkatkan Risiko Covid-19?

jokerxxi
motorqq
win228

Berjemur

Kebiasaan menjemur diri di bawah terik sinar matahari ternyata terbukti manfaatnya. Menurut sebuah studi, rendahnya kadar Vitamin D dalam plasma dapat meningkatkan risiko infeksi Covid-19. Hasil studi ini menjadi bermakna karena dilakukan dalam jumlah populasi yang cukup besar.

Lebih dari 50% partisipan studi yang terkonfirmasi positif menderita Covid-19, memiliki kadar 25(OH)D yang rendah. Kesimpulan ini diambil setelah melakukan analisis dengan berbagai macam variasi.

Apa arti dari hasil studi ini bagi penanganan Covid-19? Para dokter sebaiknya melakukan pemeriksaan kadar Vitamin D sembari mempertahankan kondisi kesehatan pasien secara umum sehingga bisa didapatkan respon immun yang lebih baik untuk melawan Covid-19. Segera dilakukan intervensi jika ditemukan kadar Vitamin D yang rendah.

Memuat...

luxury poker

Studi ini dipublikasikan dalam The FEBS Journal edisi 23 Juli 2020.

Selama ini telah banyak studi yang berusaha menemukan peranan penting Vitamin D dalam mencegah atau mengurangi tingkat keparahan dari infeksi SARS-CoV2. Sayangnya, hasil dari studi ini masih sangat lemah dan hanya berupa studi awal yang belum memberikan pembuktian yang kuat.

Kelemahan dari studi sebelumnya adalah terbatasnya data yang bisa diobservasi. Selain itu, adanya keterlibatan faktor lain yang menentukan tingkat keparahan dari infeksi Covid-19. Meskipun demikian, ada satu studi yang dilakukan di tiga rumah sakit Asia Selatan yang berhasil menemukan adanya peranan rendahnya kadar Vitamin D plasma dalam tingkat keparahan Covid-19.

Akhir kata, mari lanjutkan kebiasaan berjemur di pagi hari.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *