Kontra Indikasi Pijat

jokerxxi
motorqq
win228

pijat panggilan jogja

Pijat memang kegiatan yang menyenangkan apalagi dilakukan saat tubuh dalam keadaan lelah setelah melakukan berbagai macam aktifitas yang menguras tenaga. Pekerjaan yang menumpuk seolah tak mau kalah menambah rutinitas wajib sebagai kegiatan rutin mencari nafkah untuk keluarga terkasih.

Terapi pemijatan pada umumnya memang hampir tidak ada efek samping yang merugikan bagi tubuh. Bahkan pijat dipercaya memiliki segudang manfaat baik untuk tubuh seperti:

  • Merenggangkan otot otot kaku pada bagian tubuh
  • Membantu melancarkan sirkulasi darah yang menyehatkan jantung
  • Sebagai anti inflamasi atau peradangan alami tanpa obat kimia
  • Mempercepat proses penyembuhan pasca sakit
  • Menyeimbangkan fungsi organ pada tubuh agar bekerja lebih maksimal
  • Mengurangi stress dan memberi ketenangan atau relaksasi
  • Mengembalikan fungsi syaraf pada tubuh akibat kekakuan otot
  • Menjaga kesehatan dan stamina tubuh agar tetap prima
  • Membantu merangsang produksi hormon hormon endorfine karena adanya gesekan pada pori pori kulit yang membantu proses penyembuhan.
  • Membuang toksin atau racun dalam tubuh sehingga imunitas terjaga dengan baik

Namun disamping segudang manfaat baik tersebut ada beberapa hal yang wajib anda ketahui tentang kontra indikasi pijat agar anda mendapat manfaat yang lebih baik bagi tubuh anda.

Memuat...

luxury poker

APA ITU KONTRA INDIKASI PIJAT?

Kontra indikiasi pijat adalah saat pasien atau klien tidak boleh diterapi atau dilakukanya tindakan pemijatan karna suatu kondisi tertentu yang mengakibatkan kondisi tubuh klien seperti lebam, kebiru biruan, kelelahan jika tetap diterapi.

Untuk menghindari adanya efek kontra indikasi sebaiknya terapi dilakukan oleh ahli professional dibidangnya, anda bisa memilih tempat layanan pijat panggilan Jogja untuk referensi pijat yang aman dan menyenangkan.

KONDISI SEPERTI APA YANG MASUK DALAM KONTRA INDIKASI PIJAT?

Beberapa hal yang wajib diketahui oleh terapis adalah memeriksa atau menanyakan kondisi klien sebelum memberikan terapi. Kondisi kontra indikasinya antara lain sebagai berikut:

  1. Saat seseorang terlalu lapar atau kekenyangan, jangan langsung dipijat biarkan mereka istirahat sejenak ketika klien baru saja makan, atau berikan waktu untuk klien makan sedikit makanan yang mudah dicerna seperti sepotong pudding atau juice sehingga pasien tidak akan kekurangan energy saat dipijat.
  2. Klien dalam keadaan terlalu lelah, kecapean atau terlalu lemah, berikan segelas air hangat terlebih dahulu sehingga tubuh lebih hangat.
  3. Menderita penyakit berat, konsultasikan dengan pihak dokter yang menangani terlebih dahulu untuk menghidari efek fatal dari penyakit tersebut.
  4. Memiliki riwayat trombisis vena atau tromboflebitis
  5. Baru saja menjalani pembedahan atau transplantasi organ, ada beberapa titik organ yang tidak boleh dipijat, maka pemijatan untuk klien ini harus benar benar dilakukan oleh mereka para terapis professional.
  6. Wanita hamil muda atau trimester pertama dengan tingkat kehamilan tidak stabil atau lemah.
  7. Menderita penyakit menular, sebaiknya dihindari untuk memuruskan mata rantai dari terjangkitnya penyakit tersebut.
  8. Dalam keadaan demam atau suhu tubuhnya terlalu tinggi, tidak boleh dipijat karna meningkatkan reaksi pecahnya pembuluh darah, lebam pada kulit yang menunjukan adanya luka pada otot.
  9. Pernderita osteoporosis berat, terutama jika osteoporosis tersebut mengenai pada area kaki dan tangan.
  10. Terjadi radang sendi atau arthritis, sebaiknya jangan dipijat area yang sedang meradang karna akan memperparah peradangan ditandai dengan pembengkakan atau warna merah pada permukaan kulit.
  11. Tanyakan pada klien apa memiliki riwayat penyakit asam urat. Jika klien menjawab ya, maka anda harus memperhatikan sendi sendi klien apakah terjadi peradangan akibat tumpukan asam laktat/ zat purin pada tubuh klien.

Selain itu pemijatan harus dilakukan dengan sangat hati hati pada klien dengan gangguan:

  • Penderita penyakit jantung kronis yang sudah terbukti dengan adanya diagnosa dokter
  • Pengidap diabetes mellitus, untuk menghindari adanya luka pada klien tersebut
  • Mereka yang mempunyai epilepsy, ayan atau kejang efek dari gangguan fungsi otak maupun syaraf.
  • Wanita mengandung yang menjalani kehamilan beresiko.

BISAKAH DIPIJAT JIKA MASUK DALAM KATEGORI KONTRA INDIKASI PIJAT?

Klien yang masuk dalam kategori kontra indikasi pijat, jika benar benar menginginkan terapi pemijatan karena merasa badanya sangat kaku serta membutuhkan relaksasi untuk mengurai kekakuan otot pada tubuh, tetap boleh diterapi dengam memperhatikan beberapa hal:

  1. Kondisi klien yang terkena pengaruh obat karena adanya penyakit yang menahun biaanya akan merasa nyeri atau kebas saat ditekan pada area area tertentu. Maka lakukan pemijatan dengan hati hati serta tekanan lembut agar tidak melukai jaringan.
  2. Lakukan pemijatan dengan gerakan memutar menggunakan telapak tangan dengan gerakan lembut pada tubuh klien menggunakan minyak dengan tekanan halus agar tidak terjadi kejang pada otot.
  3. Hindari memijat beberapa titik organ yang berhubungan pada daerah yang dilakukan pembedahan atau organ yang ditranspantasi.
  4. Gunakan alat yang bersih, steril agar terhindar dari penyakit yang menular.
  5. Perhatikan suhu kamar atau ruangan tempat anda melakukan terapi, jangan terlalu panas atau dingin.
  6. Pada kasus arthritis jangan dipijat area yang sakit.
  7. Untuk penderita asam urat, dan terjadi peradangan saat sebelum dipijat makan lewati bagian tubuh yang bengkak atau meradang jangan sampai memijat area tersebut. Karena akan memperprah kondisi, bagian yang meradang berisi tumpukan zat purin yang bersifat tajam dan Kristal, jika dipijat maka bisa melukai jaringan tubuh disekitarnya dan purin yang hancur tidak bisa kembali terurai lewat darah yang nantinya akan terbuang melalui urine.
  8. Sirkulasi udara yang lancar serta udara ruangan yang segar menjadi prioritas saat memijat klien dengan gangguan pernafasan, paru paru dan memiliki gangguan sinus.
  9. Berikan pereda demam terlebih dahulu tinggu sampai suhu tubuh klien normal baru berikan pemijatan.

Sekarang anda sudah tau bukan apa saja yang menjadi kontra indikasi pijat dan bagaimana cara penangan yang tepat jika anda dalam kondisi tersebut. Ingat selalu agar anda lebih bijak dalam memilih tempat pijat, terapis agar mendapat pelayanan sesuai dengan yang anda inginkan.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *