Pentingnya Merawat Trafo Dalam Untuk Perkantoran

jokerxxi
motorqq
win228

sewatama trafo

Trafo adalah sebuah komponen elektronika yang sudah sering kamu temui. Trafo sebenarnya berasal dari kata transformator.

Fungsi trafo secara umum adalah untuk menaikkan maupun menurunkan tegangan listrik. Oleh karena itu, fungsi trafo ini sangat dibutuhkan pada sebuah sistem maupun rangkaian elektronika.

Sering kamu mendengar ketika mati lampu di rumah bahwa trafonya sedang bermasalah, sehingga mengakibatkan listrik di rumah kamu mati. Bahkan tidak hanya rumah kamu saja, kadang bila trafo bermasalah, bisa bisa satu komplek akan mati listrik karenanya.

Memuat...

luxury poker

Jenis dan fungsi transformator

Trafo memiliki banyak jenis. Dengan jenisnya yang beragam, fungsi trafo pun juga berbeda-beda sesuai dengan jenisnya. Dilansir dari liputan6.com, berikut jenis dan fungsi trafo.

Trafo Step Up

Trafo step up ini digunakan dalam rangkaian-rangkaian pembangkit tegangan pada perangkat elektronika, misalnya seperti trafo inverter monitor LCD, trafo inverter TV, dan lain sebagainya. Fungsi trafo step up ini adalah untuk menaikkan tegangan. Selain itu, fungsi trafo ini juga dapat digunakan dalam proses penaikan tegangan AC.

Trafo Step Down

Jenis trafo step down ini mudah kamu temukan di toko-toko alat elektronik. Sebut saja, trafo 1A, 2A, 3A, 5A dan lain sebagainya. Kebalikan dari trafo step up, fungsi trafo step down adalah untuk menurunkan tegangan listrik. Kamu dapat menemukan trafo step down pada power amplifier, speaker aktif, televisi dan lain-lain. Semua peralatan listrik rumah tangga kebanyakan memakai trafo step down.

Trafo Isolasi

Jenis trafo isolasi ini sering digunakan pada rangkaian inverter, yaitu rangkaian untuk mengubah tegangan DC menjadi tegangan AC dengan besar tegangan yang sama. Pada trafo isolasi jumlah lilitan primer dan lilitan sekunder berjumlah sama karena prinsip kerja trafo isolasi hanyalah untuk mengisolasikan tegangan tanpa menaikkan ataupun menurunkan tegangan. Sesuai dengan namanya, fungsi trafo isolasi yaitu berfungsi untuk mengisolasi tegangan input dan tegangan output.

Trafo CT dan Trafo Non CT

Jenis trafo berikutnya adalah trafo CT dan trafo non CT. Kedua trafo ini memiliki fungsi yang berbeda. Fungsi trafo CT adalah untuk membuat rangkaian power supply simetris gelombang penuh seperti yang biasa digunakan untuk amplifier saat ini yang memakai kutub positif, netral, dan negatif.
Sedangkan trafo non CT memiliki fungsi yang berlawanan dari trafo CT. Fungsi trafo non CT ini adalah untuk power supply Non simetris, yakni power supply yang hanya punya kutub positif serta kutub negatif saja.

Trafo Daya

Jenis trafo daya ini juga sering digunakan di stasiun pembangkit listrik maupun gardu transmisi. Pada umumnya, jenis trafo ini memiliki tingkat insulasi yang tinggi. Trafo daya merupakan trafo yang berukuran besar. Fungsi trafo daya ini biasanya dipakai dalam aplikasi transfer daya tinggi di mana dayanya dapat mencapai hingga 33 Kilo Volt.

Trafo Distribusi

Jenis berikutnya adalah trafo distribusi, di mana fungsi trafo ini adalah untuk mendistribusikan energi listrik dari pembangkit listrik pada perumahan maupun pada lokasi industri.

Trafo PLN

Jenis trafo ini sangat diperlukan oleh penyedia listrik terbesar di Indonesia. Jenis trafo PLN ini memiliki banyak fungsi. Trafo ini dapat berfungsi untuk menaikkan daya, menurunkan daya dan masih banyak lagi fungsi trafo PLN yang lainnya.

Trafo Arus

Trafo arus ini berfungsi untuk mengonversi arus primer yang memiliki nilai arus yang besar. Pada umumnya, nilai arus sekitar puluhan sampai dengan ribuan ampere, akan dikonversi menjadi arus sekunder yang memiliki nilai rendah yaitu 1A atau 5A, sesuai dari aplikasi yang dibutuhkan.

Untuk anda yang memiliki gedung perkantoran pastikan anda menggunakan Jasa Perawatan Trafo agar trafo di dalam gedung kantor anda tetap aman, masih banyak sekali yang bisa anda ketahui tentang trafo yang lainnya Sewatama

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *