Kekebalan Terhadap Covid19 Hilang Dalam 2-3 Bulan

motorqq
win228

antibodi covid19

Antibodi yang terbentuk pasca infeksi virus corona atau Covid19 ternyata tidak bertahan lama. Menurut studi yang dilakukan di Tiongkok, antibodi atau kekebalan tubuh terhadap Covid19 akan berangsur angsur hilang dalam 2 sampai 3 bulan pasca infeksi. Kondisi ini khususnya terjadi pada penderita Covid19 yang tanpa gejala.

Baca juga: Awal Yang Menjanjikan Untuk Vaksin Covid19

Pada studi sebelumnya disebutkan, seseorang yang terinfeksi virus corona akan membentuk antibodi di dalam tubuhnya. Otoritas kesehatan di seluruh dunia kemudian menggunakan antibodi ini untuk mendeteksi adanya infeksi virus corona. Nah, alat untuk mendeteksi antibodi ini kemudian dikenal dengan nama rapid tes.

Memuat...

Peneliti dari distrik Wanzhou, Tiongkok, melakukan studi terhadap 37 orang yang terinfeksi virus corona dengan gejala dan 37 orang terinfeksi virus corona dengan tanpa gejala. Delapan minggu setelah sembuh, kadar antibodi pada mereka yang tanpa gejala menurun drastis dan tidak terdeteksi pada 40% kasus, sedangkan pada mereka yang bergejala, 13% tidak terdeteksi lagi adanya antibodi. Cek situs judi qq

Pada studi ini, para peneliti mendeteksi dua jenis antibodi, yakni immunoglobulin G (IgG) dan immunoglobulin M (IgM). IgG umumnya terbentuk dalam jangka waktu yang panjang sehingga bisa digunakan sebagai penanda adanya kekebalan jangka panjang pada tubuh seseorang.

Baca juga: Golongan Darah 0 Lebih Aman Dari Corona?

Kesimpulan hasil studi ini kembali mempertanyakan efektifitas pemeriksaan antibodi atau rapid tes yang digunakan beberapa negara dalam pembatasan aktivitas warganya. Hasil rapid tes yang reaktif tidak menjamin antibodi atau kekebalan terhadap virus corona akan bertahan lama. Artinya, mereka yang hari ini memiliki antibodi terhadap Covid19, belum tentu akan memiliki antibodi yang sama dalam beberapa minggu ke depan.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *