Mengenal Perbedaan Efektivitas Masker Bedah, N95 dan Masker Kain

jokerxxi
motorqq
win228

wanita pakai masker

Masker merupakan salah satu benda yang sangat penting dalam upaya mencegah penularan Covid19. Meskipun hasil hasil penelitian tentang fungsi perlindungan masker sangat bervariasi, para peneliti kompak berkata, bila harus memilih maka akan lebih baik seseorang memakai masker daripada tidak sama sekali.

Baca juga: Facebook Melarang Iklan Masker

Menurut penelitian dari Universitas Oxford yang dipublikasikan pada 30 Maret 2020, masker bedah memiliki efektifitas yang sama dengan masker N95 dalam mencegah penularan infeksi saluran nafas pada tenaga kesehatan.

Memuat...

luxury poker

Meskipun terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa penelitian itu juga cocok dengan Covid19, namun penelitian itu setidaknya memberi gambaran bahwa masker yang tipis dan murah juga bermanfaat dalam pencegahan penularan penyakit.

Perbedaan utama antara masker bedah dengan N95 terletak pada ukuran partikel yang bisa menembusnya.

Masker N95 terbuat dari bahan ketat yang tebal dan terpasang secara erat pada wajah. Saat dipakai dengan benar, masker N95 memiliki kemampuan menghambat masuknya partkel udara sampai 95%. Sebaliknya masker bedah terbuat dari bahan yang lebih tipis dan terpasang longgar pada wajah. Hal ini membuat masker bedah lebih nyaman dipakai bernafas dan bekerja, tetapi masker jenis ini kurang efektif dalam menyaring partikel udara yang masuk ke dalam mulut dan hidung.

Percikan ludah dan dahak saat batuk dan bersin merupakan partikel yang sangat kecil, tapi masih bisa menjadi tempat berdiam bagi virus. Faktanya, partikel berisi virus ini bisa 20 kali lebih kecil daripada bakteri.

Karena kecilnya partikel virus, penelitian JAMA sampai sampai menyarankan mereka yang tidak sakit sebaiknya tidak memakai masker bedah karena penggunaan masker bedah tidak terbukti dapat melindungi mereka dari infeksi. Kecuali orangnya memang sakit, masker bedah bisa mengurangi jumlah virus yang ‘terlempar’ ke udara.

Penelitian JAMA ini kemudian dibantah oleh peneliti dari Oxford yang melakukan analisis terhadap beberapa penelitian terdahulu. Hasilnya, masker bedah masih ada manfaatnya bila dipakai oleh setiap orang dan secara statistik, perlindungan yang diberikan oleh masker bedah tidak berbeda jauh dengan masker N95, khususnya bagi tenaga kesehatan saat berada di sekitar pasien flu.

Meskipun demikian, apapun jenis maskernya, bila pengguna tidak menerapkan prinsip prinsip pemakaian yang benar maka masker tersebut tidak akan ada manfaatnya. Salah satu kebiasaan yang tidak boleh diabaikan saat mengenakan masker adalah rajin mencuci tangan.

Salah satu fungsi masker yang tidak disadari adalah mendidik pemakainya agar tidak sering sering menyentuh wajah. Sayangnya pada para pemakai pemula, memakai masker justru membuat mereka lebih sering menyentuh masker saat mencoba memperbaiki posisinya.

Lalu bagaimana dengan masker kain? Meskipun sampai saat ini belum ada bukti kuat tentang efektifitas perlindungan yang diberikan oleh masker kain, beberapa penelitian awal menunjukan masker kain hanya terpaut 15% lebih kecil dari masker bedah dalam perlindungan terhadap partikel virus.

Para ahli menyarankan, masker kain menjadi pilihan terakhir guna mencegah penularan Covid19. Memakai masker kain masih jauh lebih baik dibandingkan dengan tidak memakai apa apa.

Baca juga: Manfaat Buah Lemon, Gudangnya Vitamin C Alami

Kesimpulannya, memakai sesuatu yang bisa menutupi wajah saat pandemi Covid19, lima kali lipat lebih baik dibandingkan dengan tidak mengenakan apa apa.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *