Denpasar Berlakukan PKM, Apa Itu?

motorqq
win228

Terhitung mulai tanggal 15 mei s/d 14 juni 2020, bagi Krama yg ingin masuk dan keluar Denpasar, agar membawa identitas dan tujuan yg jelas, karena wilayah perbatasan akan dijaga oleh tim gabungan Polisi, TNI, Dishub, Pecalang, Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan.

Menyangkut PKM (Pembatasan Kegiatan Masyarakat), 11 titik dibuat pos pantau terpadu, yakni :

Pos Pantau Induk terletak di Umanyar – Ubung
Pos 1 Ayani di Jalan Ahmad Yani utara (Indomaret Darmasaba)
Pos 2 Mahendradata di trafic light Gunung Salak
Pos 3 Catur Muka
Pos 4 Imam Bonjol di trafic light Pulau Galang
Pos 5 Biaung di Jalan Prof IB Mantra
Pos 6 Mina di Jalan Antasura
Pos 7 Penatih di Jalan Trengguli
Pos 8 Tohpati di pos polisi trafic light Tohpati
Pos 9 Diponegoro di tempat pameran Sesetan
Pos 10 Gatsu di Jalan Gatot Subroto (perbatasan Denpasar dengan Badung).

Sasaran yang akan dibidik yakni pengendara tanpa masker, kerumunan massa, jam operasional toko, pergerakan masyarakat tanpa tujuan jelas, kendaraan roda empat yang penuh penumpang, kendaraan barang, pengendalian angkutan daring (online), cek suhu tubuh yang dilakukan secara sampling, pedagang bermobil dadakan hingga pergerakan pulang kampung (mudik)

Demikian kurang lebih pesan berantai yang saya terima tentang kegiatan PKM yang akan diperlakukan di Kota Denpasar. Lalu bagaimana pelaksanaannya nanti? Apakah PKM ini merupakan versi lain dari PSBB? Apa pengaruhnya terhadap pertambahan kasus COVID-19? Kita tunggu saja.

Memuat...

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *