Gambaran Ronsen Paru Yang Normal Tidak Menjamin Bebas COVID-19

ronsen dada covid19

Selama ini pemeriksaan ronsen paru menjadi salah satu tanda kunci dari kasus kasus COVID-19. Sayangnya, studi terakhir yang dipublikasikan dalam Journal of Urgent Care Medicine (JUCM) berhasil mematahkan anggapan tersebut. Menurut studi tersebut, pasien pasien yang datang dengan gejala khas COVID-19, pada pemeriksaan ronsen paru bisa menampakan hasil yang normal.

Berdasarkan data tersebut, meskipun pada pemeriksaan ronsen paru didapatkan hasil yang normal, pasien pasien dengan gejala khas COVID-19 harus tetap dikelola dengan manajemen terapi COVID-19. Dokter harus bisa memutuskan pengelolaan terapi COVID-19 hanya berdasarkan gejala sambil menunggu hasil pemeriksaan swab tenggorokan.

Sebenarnya ada pemeriksaan pencitraan paru paru yang lebih baik dari ronsen yakni pemeriksaan CT Scan paru, sayangnya pemeriksaan CT Scan relatif lebih mahal untuk dilakukan. Dan tentu tidak semua fasilitas layanan kesehatan memiliki kemampuan untuk melakukan pemeriksaan CT Scan.

Memuat...

Bagaimana dengan di Indonesia? Saat ini sarana diagnostik yang jamak digunakan di Indonesia adalah pemeriksaan ronsen paru. Hasil studi ini sekaligus bisa menjadi perhatian bagi para dokter yang sedang merawat pasien pasien ODP dan PDP saat mulai melakukan manajemen terapi COVID-19 sehingga hasil pengobatan yang didapat bisa lebih optimal.

Nih buat jajan