Menjelajahi Pantai Kuta dan Sekitarnya, Menemukan Ketenangan di Keramaian

pantai kuta

Kuta dan pantainya dikenal sebagai tempat bersenang-senang peselancar dan turis-turis bujangan dari Australia. Dulunya di tahun 70an pantai Kuta adalah pantai yang tenang tempat para surfer bermain. Kini Kuta menjadi tempat modern yang ramai.

Namun pantai Kuta dan sekitarnya tetap asyik untuk dijelajahi. 2 atau 3 hari kiranya cukup untuk menikmati tempat wisata ini.

Pantai Kuta

Pantai Kuta adalah pantai yang sibuk. Meja plastik dari warung dan kafe di sekitarnya bertebaran di pantai. Diselingi beberapa surf school yang siap mengajari siapa saja untuk berselancar.

Memuat...

Para pedangan asongan juga banyak di pantai ini. Tidak hanya menjajakan barang tapi juga jasa seperti pedicure, pijat, dan mengepang rambut.

Pantai yang ramai ini tentu agak berlebihan bagi turis yang suka ketenangan. Tapi berjalan lebih dekat ke tepi pantai keramaian itu berkurang dan kamu bisa rileks. Silakan berenang atau bersantai beralas kain di pantai dan menonton para peselancar mengendarai ombak.

Bagian tengah pantai ini cenderung penuh. Jika kamu ingin lebih tenang berpindahlah ke bagian kiri pantai yang biasanya lebih sepi.

Untuk memasuki pantai Kuta kamu bisa melalui gerbang utama. Tapi siap-siap saja diserbu pedagang asongan yang menawarkan dagangannya. Ada pintu masuk yang lebih sepi, yaitu gerbang tinggi yang melewati/dekat Grand Inna Hotel.

Kuta Beachwalk Mall

Keluar dari pantai Kuta lalu menyeberangi Jalan Pantai Kuta, kamu akan sampai di Kuta Beachwalk Mall. Shopping center itu membentang dari ujung ke ujung. Ia menjadi tempat restoran-restoran fast food dan toko-toko yang sudah dikenal luas brand-nya.

Tempat ini berdesain modern dengan konsep open air. Banyak barang yang dijual di sana adalah brand ternama yang mahal seperti Zara, Oakley, Mango, Lacoste, Tommy Hilfiger, dan H & M. Pendek kata tempat ini adalah tempat makan dan tempat untuk mereka yang suka shopping, dilengkapi juga dengan apotik dan bioskop.

Poppies Lane 1 & 2

Jalan Poppies Lane 1 dan Jalan Poppies Lane 2 dikembangkan sejak 70an sebagai jalan yang bersahabat untuk turis. Di kedua tempat itu mudah ditemui penginapan dan tempat makan yang murah dan enak.

Kedua jalan itu tidak terlalu lebar, menghubungkan Jalan Pantai Kuta dengan Jalan Legian. Keduanya dinamai sesuai nama restoran terkemuka di sana, Poppies Bali Restaurant. Poppies Lane sendiri artinya jalur Poppies.

Pantai Legian (Pantai Padma)

Pantai ini adalah perpanjangan dari pantai Kuta. Namun di sini lebih tenang dan tidak ada pedagang asongannya. Pantai Legian terkesan lebih mewah dengan adanya banyak resort di sekitarnya. Banyak dipan yang bisa disewa untuk bersantai menikmati pemandangan laut dan hamparan pasir.

Berbeda dengan sekitar pantai Kuta yang akomodasinya lebih murah, di sekitar pantai Legian harganya menengah ke atas. Bahkan ada beberapa hotel di Legian yang mempunyai akses langsung ke pantai dan tentunya tarifnya lumayan mahal. Karena itulah turis yang menginap di Legian jumlahnya lebih sedikit sehingga pantainya pun lebih lengang.

Dari Bandara Ngurah Rai ke Kuta Naik Apa?

Kuta dekat sekali dengan Bandara Ngurah Rai hanya sekitar 10 sampai 12 menit berkendara. Pilihan transportasinya cukup banyak dan apalagi sekarang ada ojek serta taksi online. Itu jika kamu hanya membutuhkan transportasi sekali jalan dan berniat untuk menginap di Kuta.

Jika kamu berencana hanya beberapa jam saja mengeksplorasi Kuta dan kemudian berlanjut ke tempat wisata lain, sebaiknya sejak di bandara kamu menyewa mobil. Jika ingin irit pakai saja jasa car rental Omocars dengan pilihan sewa mobil lepas kunci atau dengan sopir. Mobil akan diantarkan ke bandara dan nanti kamu mengembalikannya pun di bandara juga.

Tulis Komentar

loading...