Mengikuti Pelatihan DVI

Pagi tadi sampai dengan menjelang siang, saya mendapatkan perintah mengikuti focus group discussion yang secara khusus membahas tengan DVI (Disaster Victim Indentification). Sebenarnya kegiatan ini berlangsung sejak kemarin dan tanggal sprin yang saya terima pun disebutkan saya harus mengikuti kegiatan sejak kemari, tapi berhubung surat perintah baru saya terima kemarin sore maka saya dan dua orang anggota Kesdam IX/Udayana baru bisa mengikuti kegiatan pelatihan DVI hari ini.

Secara umum, topik pelatihan DVI kali ini adalah tentang tata cara pemeriksaan TKP saat ada bencana dan pemeriksaan ante mortem untuk identifikasi korban. Pesertanya pun dibagi dalam beberapa kelompok, yakni 4 kelompok untuk pemeriksaan TKP dan 4 kelompok untuk pemeriksaan ante mortem.

Pelatihan yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Propinsi Bali ini bertujuan untuk menambah pengetahuan tentang indentifikasi korban bencana sebagai salah satu upaya mitigasi bencana. Bertindak sebagai pemberi materi adalah para dokter yang berasal dari Biddokkes Polda Bali.

Memuat...

Peserta yang ikut berasal dari berbagai instansi seperti dinas kesehatan, BPBD Kota, Rumah Sakit, dan lain lain. Ada peserta yang berprofesi sebagai dokter, dokter gigi dan perawat.

Pelatihan yang hari ini khusus mensimulasikan materi yang telah diberikan kemarin berjalan cukup lancar. Ada beberapa kejadian lucu dan unik terutama saat pemeriksaan ante mortem.

Para peserta pelatihan mengaku pelatihan seperti ini sangat bermanfaat bagi mereka untuk menambah pengetahuan tentang indentifikasi korban bencana. Mereka berharap latihan seperti ini dilakukan berkesinambungan sehingga bisa benar benar dilibatkan saat terjadi bencana.

Pulang pelatihan, peserta mendapatkan sebuah ransen, baju kaos dan training warna biru. Bagi saya, lumayanlah untuk menggantikan tas ransel saya yang sudah uzur.

Nih buat jajan