Penyebab Dan Cara Penyembuhan Cegukan

Cegukan

Saat anda mengeluarkan suara ‘hik’ tanpa disengaja, itu tandanya anda sedang mengalami cegukan. Hal ini biasanya berlangsung singkat, hanya beberapa detik atau menit. Selain menimbulkan suara yang tak disengaja, ternyata hal ini juga menimbulkan gerakan refleks yang tak disengaja pula ketika melakukan aktivitas bersamaan dengan keluarnya suara khas.

Penyebab

Ketika otot yang memisahkan bagian dada dan perut, yaitu diafragma berkontraksi tanpa disengaja akan menimbulkan cegukan. Dalam sistem pernapasan manusia, otot pemisah dada dan perut memiliki peranan yang sangat penting. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang bergantung pada kotraksi dan pergerakan diafragma agar proses pernapasan manusia berlangsung dengan normal.

Otot diafragma akan turun atau kontraksi saat kita menarik napas, dan akan naik atau relaksasi saat kita menghembuskan napas. Ketika otot diafragma berkontraksi secara tiba-tiba sehingga udara terlalu cepat masuk ke paru-paru, hal ini menyebabkan katup saluran pernapasan dan pita suara tertutup tiba-tiba dan menghasilkan suara ‘hik’.

Loading...

Cegukan yang berlangsung singkat dapat dipicu oleh beberapa hal berikut, minuman berkabonasi dan berakohol, makanan pedas, makan terlalu cepat atau terlalu banyak, merokok, mengisap atau mengunyah permen. Kondisi berikut juga dapat memicu terjadinya cegukan, seperti sedang merasa gugup, stress, perubahan suhu secara tiba-tiba, terlalu bersemangat, sedang merasa cemas, perut kembung.

Umumnya cegukan akan berlangsung singkat, namun dalam beberapa kasus juga ada yang berlangsung lebih dari dua hari. Hal tersebut biasanya dipicu oleh faktor berikut.

  • Gangguan pernapasan, seperti penyakit asma, pneumonia, dan pleuritis.
  • Gangguan sistem saraf, seperti stroke, tumor, ensefalitis, cedera berat pada otak.
  • Gangguan pencernaan
  • Reaksi psikologi, seperti stress, euforia, sedih, takut, dan syok.
  • Gangguan metabolism, seperti diabetes, hipoglikemia, dan hiperglikemia.
  • Pembedahan yang melibatkan organ perut.
  • Gangguan saraf vagus, seperti meningitis, penyakit gondok, dan faringitis.

Diagnosis

Cegukan yang berlangsung lama atau lebih dari dua hari dapat menjadi indikasi dari suatu gejala penyakit serius. Beberapa tes pemeriksaan yang mungkin dilakukan dokter untuk medeteksi gejala penyakit tersebut adalah sebagai berikut.

  • Tes darah, untuk mendekteksi apakah ada gangguan pada organ ginjal, hati, atau diabetes.
  • Pemeriksaan dengan menggunakan selang kecil atau Endoskopi dilakukan untuk memeriksa bagian kerongkongan dan pencernaan.
  • Pemindaian dengan tomografi atau CT scan, sinar-X, dan MRI atau pemindaian dengan resonansi magnetic dilakukan untuk pemeriksaan bagian tubuh jika ada infeksi atau tumor.
  • Pemeriksaan dengan mengukur aktivitas jantung atau Elektrokardiogram (ECG) jika diduga ada gangguan pada bagian jantung.

Penyembuhan

Cegukan yang berlangsung singkat dapat diatas dengan cara berikut.

  • Menahan napas dalam waktu singkat.
  • Minum air dingin perlahan-lahan.
  • Menggigit atau mengisap potongan lemon.
  • Bernapas dalam kantung kertas.
  • Mengonsumsi jahe segar.
  • Duduk relax dan mengangkat kedua tangan.
  • Berkumur.
  • Mengambil napas dalam.

Jika dalam jangka waktu dua hari (48 jam) cegukan belum membaik, ingat untuk segera memeriksakan ke dokter ya!

Tulis Komentar

loading...