Berkenalan Dengan Vitamin D, Vitaminnya Tulang

Vitamin D adalah vitamin steroid yang di dalam usus membantu penyerapan dan metabolisme kalsium dan phospor. Dalam kondisi normal, vitamin D diproduksi di dalam kulit dengan bantuan paparan sinar matahari. Jadi, pada kondisi tersebut tidak dibutuhkan tambahan suplemen makanan yang mengandung vitamin D.

Baca juga: Dosis Vitamin C Yang Dianjurkan Setiap Hari

Pajak Games

Apa yang terjadi bila tubuh kekurangan vitamin D? Karena fungsi utama vitamin ini adalah membantu penyerapan dan metabolisme kalsium dan phospor maka bila kekurangan vitamin D maka penyerapan dan metabolisme kedua mineral ini menjadi terganggu. Akibatnya, penguatan tulang yang sangat membutuhkan kalsium dan phospor menjadi terganggu sehingga tulang menjadi lemah (osteomalacia). Pada anak anak, kekurangan vitamin D dapat menyebabkan terganggunya bentuk tulang (riketsia).

Selain diproduksi pada kulit dengan bantuan sinar matahari, vitamin D juga bisa didapatkan dari makanan seperti telur, ikan dan produk olahan susu.

Tingkat produksi vitamin D aktif pada kulit tergantung dari intensitas paparan sinar matahari. Mereka yang tinggal di daerah tropis yang mana paparan sinar matahari didapatkan dengan mudah, mereka tidak perlu khawatir kekurangan vitamin D selama mereka aktif keluar rumah. Sedangkan bagi mereka yang tinggal di daerah empat musim, mereka rentan mengalami kekurangan produksi vitamin D pada musim dingin, khususnya mereka yang berusia lanjut dan yang kerap berada di dalam rumah. Pada mereka inilah suplemen vitamin D menjadi penting.

Di negara negara empat musim, kekurangan vitamin D menjadi sesuatu yang sangat umum, khususnya pada orang tua. Menurut sebuah data di Amerika Serikat, dalam sebuah rumah sakit, 54% pasien mengalami kekurangan vitamin D.

Baca juga: Vitamin Terkenal Ini Ternyata Tidak Bermanfaat

Karena Indonesia berada di daerah tropis yang mana sepanjang tahun kita bisa menikmati sinar matahari, kita tidak perlu khawatir kekurangan vitamin D, apalagi harus mengonsumsi suplemen vitamin D. Yang harus dilakukan hanya aktif bergerak terutama di pagi hari sambil menikmati paparan sinar matahari pagi yang menyegarkan.

Tulis Komentar

loading...

loading...