Kematian Dini Mengintai Penyuka Minuman Berpemanis

Semakin banyak dan sering seseorang mengonsumsi minuman berpemanis maka akan semakin berisiko dia mengalami kematian dini, terutama kematian yang disebabkan oleh penyakit kardiovaskuler. Disamping itu, harapan hidup saat menderita kanker pun semakin pendek. Demikian kesimpulan sebuah penelitian besar yang dilakukan di Amerika Serikat. Kematian dini akibat kegemaran mengonsumsi minuman berpemanis ini kebanyakan dialami oleh kaum wanita.

Baca juga: Minuman Berenergi Itu Buruk Loh, Ini Alasannya

Pajak Games

Penelitian yang dilakukan oleh tim ahli dari Harvard T.H. Chan School of Public Health ini juga memperoleh kesimpulan, mereka yang mengonsumsi minuman berpemanis buatan sekali sehari mengalami penurunan risiko kematian dini, tetapi bila minuman ini dikonsumsi lebih dari 4 kali, risiko kematian meningkat terutama pada wanita.

Penelitian ini dipublikasikan dalam Jurnal Circulation edisi 18 Maret 2019.

“Kesimpulan penelitian ini menegaskan kembali bahwa pembatasan konsumsi minuman berpemanis sangatlah penting dan perlu dipikirkan untuk mengalihkan konsumsi minuman dari minuman yang berpemanis dengan minuman tanpa pemanis, seperti air misalnya,” ujar Vasanti Malik, salah seorang peneliti dari Departemen Gizi dan sekaligus pimpinan dari penelitian ini.

Minuman berpemanis seperti soft drink, jus buah buatan, minuman berenergi dan minumn sport sangat populer di kalangan masyarakat. Bahkan sebuah data dari Amerika Serikat menyebutkan, minuman berpemanis ini menjadi salah satu jenis minuman yang paling banyak dikonsumsi oleh penduduk Amerika Serikat. Meskipun secara umum konsumsi minuman berpemanis per kapita di Amerika Serikat mengalami penurunan, jumlah minuman yang dikonsumsi mengalami peningatan.

Dampak buruk dari minuman berpemanis bukan sekali ini saja diteliti. Penelitian sebelumnya telah menemukan adanya hubungan antara konsumsi minuman berpemanis dengan kenaikan berat badan, peningkatan risiko penyakit diabetes tipe 2, penyakit jantung dan stroke.

Di Indonesia sendiri, minuman berpemanis juga sangat populer. Meskipun data valid tentang konsumsi minuman berpemanis ini di Indonesia belum saya dapatkan, tetapi melihat maraknya penjualan minuman berpemanis di warung warung, kemungkinan besar konsumsinya juga sangat tinggi.

Baca juga: Minuman Berenergi Itu Buruk Loh, Ini Alasannya

Membaca banyaknya dampak negatif minuman berpemanis ini bagi kesehatan, ada baiknya kita mulai mengurangi konsumsinya. Cobalah beralih ke minuman yang lebih sehat.

Tulis Komentar

loading...

loading...