7 Efek Dehidrasi Yang Memaksa Kamu Untuk Minum

Setiap orang bisa mengalami dehidrasi, suatu kondisi yang terjadi saat tubuh kekurangan cairan. Dalam derajat ringan, kebanyakan orang tidak menyadari dirinya sedang mengalami dehidrasi. Gejala yang muncul pun tidak terlalu khas menunjukan bahwa tubuhnya sedang mengalami dehidrasi. Gejala tersebut antara lain, sakit kepala ringan, kulit dan bibir terasa kering, urine berwarna kuning, dan lain lain.

Baca juga: Dehidrasi

Selain itu, ada beberapa gejala yang mungkin tidak berhubungan dengan asupan cairan, tetapi bisa menjadi salah satu tanda tubuh sedang mengalami dehidrasi.

Berikut 7 efek dehidrasi yang memaksa seseorang untuk segera minum:

1. Kamu ngidam makanan manis dan ingin makan yang banyak

Kekurangan cairan membuat tubuh kesulitan memetabolisme glikogen, zat pada makanan yang dipecah menjadi glukosa. Sebagaimana diketahui, glukosa merupakan zat yang berasal dari karbohidrat yang di dalam tubuh berfungsi sebagai sumber energi. Ketika tubuh kesulitan memecah glikogen maka otak memaksa tubuh untuk mengonsumsi lebih banyak makanan manis sebagai sumber energi.

2. Bau nafas kurang sedap, meskipun telah berulang ulang gosok gigi

Ketika tubuh mengalami dehidrasi, produksi air liur pada mulut menjadi berkurang, akibatnya, populasi bakteri di dalam rongga mulut meningkat karena cairan untuk membersihkan bakteri ini jumlahnya sedikit.

3. Otot lebih sering mengalami kram saat berolahraga

Tidak ada yang lebih menjengkelkan terjadi saat berolahraga selain kram otot. Bahkan para atlet profesional pun sangat ketakutan bila mengalami kram otot saat melaksanakan pertandingan penting. Salah satu penyebab dari kram otot ini adalah karena tubuh tidak mendapatkan cairan yang cukup. Cairan membantu otot berkonstraksi dan relaksasi. Cairan juga berfungsi untuk mempertahankan keseimbangan elektrolit yang ada di dalam tubuh. Keseimbangan elektrolit ini penting untuk mencegah terjadinya kram otot.

4. Susah berkonsentrasi

Penelitian terakhir membuktikan, kemampuan kognitif seseorang cenderung mengalami penurunan saat orang tersebut dehidrasi. Tidak main main, penurunan kognitif ini sudah terjadi saat seseorang mengalami dehidrasi derajat ringan. Saat dehidrasi ringan, seseorang akan kesulitan mengingat dan bekerja menggunakan daya ingat. Untungnya, kondisi ini berangsur membaik saat orang tersebut minum air yang cukup.

5. Kamu merasa pusing

Menurut asosiasi dokter ahli jantung Amerika Serikat (AHA), dehidrasi dapat menyebabkan tekanan darah menurun sehingga kepala terasa ringan dan pusing. Kondisi ini akan berangsur membaik setelah orang tersebut minum air.

6. Tiba tiba menggigil

Dehidrasi membuat tubuh membatasi keluarnya cairan melalui kulit, akibatnya penderita dehidrasi akan merasa kedinginan dan menggigil, meskipun saat itu berada di lingkungan yang hangat. Selain itu, cairan tubuh memiliki kemampuan menyerap panas sehingga bila cairan tubuh berkurang maka kemampuan tubuh untuk mengatur suhu akan berkurang. Itu sebabnya orang yang sedang dehidrasi akan mengalami demam ringan.

Baca juga: Benarkah Kita Butuh 8 Gelas Air Setiap Hari? Baca Mitos Minum Air Lainnya

7. Susah buang air besar

Sering tidak disadari bahwa dehidrasi dapat menyebabkan seseorang susah buang air besar. Sembelit atau konstipasi terjadi ketika feses yang terdapat di dalam usus besar mengalami dehidrasi sehingga tubuh berusaha menahan feses tersebut. Semakin banyak cairan yang diminum maka akan semakin lancar pergerakan feses yang ada di dalam usus besar. Kesimpulanya, minum cairan yang cukup bermanfaat untuk memperlancar buang air besar.

loading...

loading...