Mengenal Enterovirus

Enterovirus adalah virus yang masuk ke dalam tubuh melalui sistem pencernaan dan menimbulkan masalah di sana. Selain menyebabkan masasalah pada sistem pencernaan, enterovirus juga bisa menyerang sistem saraf. Virus polio termasuk ke dalam enterovirus.

Baca juga: Ditemukan Virus Baru Pada Babi Yang Berpotensi Mengancam Manusia

Enterovirus adalah virus yang terbentuk dari protein dan asam ribonukleik (RNA). Selain virus polio, enterovirus lain yang bisa menyebabkan penyakit pada manusia antara lain virus coxsackie (virus coxsackie A dan virus coxsackie B), virus echo dan enterovirus yang lainnya.

Loading...

Di dalam tubuh, enterovirus ditemukan di dalam lendir saluran nafas (misalnya pada air liur, dahak dan ingus) dan feses orang yang terinfeksi. Penularan enterovirus melalui kontak langsung dengan penderita atau benda benda yang pernah digunakan oleh penderita. Misalnya peralatan makan bersama dengan penderita. Penularan juga bisa terjadi saat seseorang memegang atau kontak langsung dengan makanan atau sesuatu yang telah terkontaminasi feses penderita.

Infeksi enterovirus tidak selalu menimbulkan gejala. Kebanyakan dari orang yang terinfeksi ini justru merasa baik baik saja. Namun, orang yang terinfeksi tanpa gejala ini sudah bisa menularkan enterovirus ke orang lain. Kalaupun menimbulkan keluhan, gejala dari infeksi enterovirus sangat mirip dengan gejala flu seperti demam, nyeri otot dan ruam pada kulit.

Pada kasus kasus tertentu yang jarang, infeksi enterovirus bisa menyebabkan terjadinya radang pada selaput otak (meningitis), radang pada jantung (myocarditis) atau radang pada otak (encephalitis). Enterovirus diduga memiliki andil pada terjadinya diabetes melitus tipe 1, meskipun sampai saat ini hubungan sebab akibat dari keduanya belum bisa dipastikan. Bayi baru lahir yang terinfeksi enterovirus berisiko mengalami infeksi pada beberapa organ, seperti liver dan jantung. Kematian biasanya disebabkan karena infeksi ini.

Baca juga: Hantavirus

Radang selaput otak (meningitis) yang disebabkan oleh enterovirus biasanya tidak menimbulkan komplikasi jangka panjang. Untuk kasus kasus kelumpuhan yang disebabkan oleh enterovirus biasanya tidak akan sembuh dengan baik. Orang yang mengalami gagal jantung akibat dari myocarditis yang disebabkan oleh enterovirus biasanya akan membutuhkan pengobatan jangka panjang.

Selain untuk polio, vaksin enterovirus belum tersedia. Rajin mencuci tangan adalah salah satu cara terhindar dari infeksi enterovirus.

Tulis Komentar

loading...

loading...