Jarang Bergerak? Ini Masalah Yang Bisa Menghantuimu

tips pasutri

Manusia ditakdirkan sebagai makhluk yang harus bergerak, itu sebabnya kita dibekali dengan dua kaki yang kuat. Tidak ada satu penelitian pun yang meragukan manfaat bergerak bagi kesehatan tubuh manusia. Sebaliknya ada banyak sekali penelitian yang mengungkapkan bahaya bila kita jarang bergerak.

Baca juga: 3 Jenis Olahraga Yang Bikin Panjang Umur

Salah satu penelitian terbaru yang menyimpulkan bahaya kurang gerak bagi kesehatan adalah penelitian yang dirilis baru baru ini oleh organisasi kesehatan dunia (WHO). Menurut penelitian tersebut, lebih dari seperempat penduduk dunia (1,4 milyar) memiliki kecenderungan kurang gerak. Akibatnya, mereka memiliki risiko yang sangat tinggi menderita penyakit kardiovaskuler, diabetes tipe 2, demensia dan beberapa jenis kanker.

Ini merupakan penelitian pertama yang melakukan analisa terhadap tren aktivitas fisik penduduk dunia dihubungkan dengan risiko beberapa penyakit berbahaya. Penelitian yang diprakarsai oleh WHO ini dipublikasikan dalam The Lancet Global Health journal.

Penelitian ini mencatat, progress peningkatan aktivitas fisik penduduk dunia dalam rentang waktu 2001 sampai dengan 2016 mengalami peningkatan yang sangat kecil. Bila tren ini terus berlanjut maka target penurunan jumlah penduduk dunia yang kurang aktivitas fisik sebanyak 10% pada tahun 2025 tidak akan tercapai.

“Tidak seperti risiko beberapa penyakit utama yang mengalami penurunan, tingkat aktivitas fisik penduduk dunia justru mengalami stagnasi. Saat ini, seperempat dari total penduduk dunia tidak mencapai tingkat aktivitas fisik yang dianjurkan agar tetap sehat.” Demikian menurut Dr. Regina Guthold dari WHO.

Pada tahun 2016, sekitar satu dari tiga orang wanita (32%) dan satu dari empat orang pria (23%) tidak mampu mencapai tingkat aktivitas fisik yang dianjurkan agar bisa tetap sehat. Sedikitnya, setiap orang dewasa harus melakukan aktivitas fisik sedang selama 150 menit dan aktivitas fisik berat selama 75 menit dalam seminggu.

Baca juga: Olahraga Untuk Tingkatkan Kesehatan Jantung

Kesimpulan dari penelitian ini merupakan hasil dari pencatatan tingkat aktivitas fisik harian dari partisipan penelitian. Aktivitas fisik itu bisa berupa aktivitas di dalam rumah, saat bekerja di kantor, saat dalam perjalanan dan saat bersantai. Partisipan penelitian ini berusia lebih dari 18 tahun yang berasal dari 168 negara. Total partisipan penelitian mencapai 1,9 juta orang.

Bagaimana dengan kamu? Sudahkah kamu bergerak aktif hari ini?

loading...

loading...

dokterMade

Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman.