Olahraga Bagus Untuk Mental, Tapi Kalau Berlebihan Bisa Seperti Ini

tips pasutri

Tidak ada yang bisa membantah manfaat olahraga bagi kesehatan. Banyak penelitian yang telah membuktikan manfaat olahraga bagi kesehatan, diantaranya, menurunkan risiko penyakit jantung, stroke dan diabetes.

Kini, manfaat tersebut ditegaskan kembali dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat. Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet Psychiatry, olahraga yang dilakukan secara rutin beberapa kali dalam seminggu berdampak positif terhadap kesehatan mental seseorang bila dibandingkan dengan mereka yang tidak atau jarang berolahraga. Manfaat ini akan makin meningkat jika olahraga dilakukan bersama sama dalam suatu kelompok sosial.

Baca juga: 3 Jenis Olahraga Yang Bikin Panjang Umur

Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa olahraga harus dilakukan secukupnya karena jika berlebihan maka efeknya bagi kesehatan mental akan sama dengan mereka yang tidak atau jarang berolahraga. Artinya, mereka yang melakukan olahraga secara berlebihan memiliki kondisi mental yang lebih buruk bila dibandingkan dengan mereka yang durasi olahraganya pas.

Seberapa rutin sebaiknya orang berolahraga agar mendapatkan manfaat bagi kesehatan mental? Menurut penelitian ini, olahraga yang dilakukan selama 45 menit, tiga sampai lima kali seminggu adalah rutinitas olahraga yang paling pas agar kesehatan mental menjadi lebih baik.

Jenis olahraganya apa saja? Penelitian ini tidak secara spesifik menyebut jenis olahraga yang dapat meningkatkan kesehatan mental, selama tubuh bergerak aktif maka manfaat tersebut sudah bisa didapatkan. Bergerak aktif itu misalnya bermain bersama anak anak, membersihkan rumah, memancing, bersepeda, pergi ke gym, berlari, berenang dan lain sebagainya.

Yang menarik dari penelitian ini adalah bila selama ini para ahli belum begitu yakin dengan manfaat olahraga bagi kesehatan mental maka dengan kesimpulan penelitian ini, manfaat olahraga bagi kesehatan mental akan semakin terang benderang. Meskipun penelitian ini sendiri belum bisa membuktikan adanya hubungan sebab akibat diantara keduanya.

Penelitian ini mengguna data sebanyak 1,2 juta orang dewasa yang berasal dari 50 negara bagian di Amerika Serikat. Mereka diminta menjawab frekuensi olahraga yang dilakukan dalam 30 hari terakhir, lalu dilakukan rating terhadap kondisi kesehatan mental yang dialami.

Mereka juga diminta menjawab frekuensi olahraga yang dilakukan di luar rutinitas pekerjaan sehari hari dalam 30 hari terakhir, termasuk berapa lama mereka tidak berolahraga dalam rentang waktu tersebut.

Selanjutnya hasil penelitian disesuaikan dengan usia, ras, jenis kelamin, status perkawinan, pendapatan, pendidikan, status pekerjaan, indeks massa tubuh, riwayat kesehatan fisik dan riwayat depresi sebelumnya.

Baca juga: Olahraga Dapat Menurunkan Risiko 13 Jenis Kanker

Diantara 75 jenis olahraga yang dicatat, hampir semua berhubungan dengan perbaikan kondisi kesehatan mental. Namun, yang paling bagus memperbaiki kesehatan mental adalah berolahraga secara berkelompok, bersepeda, erobik dan gym.

loading...

loading...

Terima kasih telah membaca tulisan diatas. Bila berkenan, Anda bisa membantu pengembangan blog ini dengan klik tombol di bawah ini:

dokterMade

Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman.