Inilah Daftar Penyakit Yang Berhubungan Dengan Panas

tips pasutri

Salah satu ciri khas musim kemarau adalah panas yang menyengat di siang hari. Bila kamu mengalami gejala gejala seperti sakit kepala, mual dan lemas setelah terpapar panas maka ada kemungkinan kamu menderita apa yang disebut dengan penyakit yang berhubungan dengan panas.

Baca juga: 11 Kemungkinan Penyebab Keringat Malam, Ada Yang Berbahaya

Penyakit yang berhubungan dengan panas ada banyak jenisnya. Gejalanya pun bervariasi dari yang ringan sampai dengan yang fatal. Kita wajib mengenal penyakit penyakit ini dengan baik agar bisa mengambil tindakan penyelamatan yang cepat. Tindakan cepat itu salah satunya adalah membawa penderita ke tempat pelayanan kesehatan terdekat.

Berikut adalah beberapa penyakit yang berhubungan dengan panas:

Heat stress (stress panas)

Heat stress terjadi saat kekakuan yang terjadi pada tubuh setelah terpapar cuaca panas.

Heat syncope (pingsan akibat panas)

Heat syncope ditandai dengan rasa pusing yang tiba tiba disertai dengan hilangnya kesadaran setelah berolahraga dalam cuaca yang panas. Gejala lain yang muncul antara lain, kulit tampak pucat, berkeringat, lembab dan dingin. Denyut nadi biasanya lemah dan cepat, sedangan suhu tubuh umumnya normal.

Heat cramps (kram panas)

Penderita heat cramps akan merasakan nyeri dan spasme pada otot otot dinding perut. tangan dan kaki disertai dengan kejang. Kulit penderita umumnya lembab dan dingin, tetapi suhu tubuh secara umum adalah normal. Bila dilakukan perabaan pada nadi maka akan didapatkan denyut nadi yang normal atau cenderung meningkat. Heat cramps umumnya disebabkan karena tubuh kekurangan garam.

Heat exhaustion (sengatan panas)

Heat exhaustion adalah peringatan awal saat tubuh terlalu panas. Penderita heat exhaustion akan merasa kehausan, pusing, lemas, koordinasi tubuh terganggu, mual dan berkeringat. Suhu tubuh umumnya normal, sedangkan denyut nadi umumnya normal atau cenderung meningkat. Kulit penderita umumnya dingin dan basah. Meskipun heat exhaustion umumnya disebabkan karena tubuh kekurangan cairan dan garam, pemberian garam tambahan perlu mendapat pengawasan dokter.

Selengkapnya tentang heat exhaustion bisa dibaca disini.

Heat stroke

Heat stroke adalah suatu kondisi yang serius dan umumnya berakibat fatal. Itu sebabnya penderita heat stroke harus mendapatkan penanganan segera dan harus dimulai sejak munculnya gejala awal. Seseorang yang menderita heat stroke mengalami peningkatan suhu tubuh sampai diatas 40 derajat Celcius. Gejala lainnya meliputi gelisah, meronta, perilaku tidak wajar, pingsan, peningkatan denyut nandi yang kuat, kulit kering, produksi keringat berkurang. Penderita dapat jatuh ke kondisi delirium atau koma.

Baca juga: Berlama Lama Di Sauna Dapat Menurunkan Risiko Stroke. Benarkah?

Heat stroke terjadi saat tubuh kehilangan kemampuan mengendalikan suhu.  Temperatur tubuh meningkat secara cepat, sistem produksi keringat mengalami kegagalan sehingga tubuh tidak mampu menurunkan suhu tubuh. Heat stroke dapat menyebabkan kematian atau kecacatan permanen bila tidak ditangani dengan segera.

loading...

loading...

Terima kasih telah membaca tulisan diatas. Bila berkenan, Anda bisa membantu pengembangan blog ini dengan klik tombol di bawah ini:

dokterMade

Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman.