Indonesia Berduka, Teroris Musuh Bersama

tips pasutri

Pagi ini saya dikejutkan oleh berita aksi bom bunuh diri di beberapa gereja di Surabaya. Pengeboman terjadi di saat umat Kristiani sedang memanjatkan doa kepada Tuhan. Sampai saat saya menulis blog ini, telah tercatat 5 gereja menjadi sasaran bom bunuh diri. Kelima gereja yang menjadi sasaran bom bunuh diri Surabaya adalah Gereja Santa Maria, GKI Diponegoro, GPPS Arjuno, Katedral, GBT pagesangan.

Menurut keterangan beberapa saksi mata yang saya baca di beberapa media online, diperkirakan salah satu pelaku pengeboman adalah seorang perempuan yang sedang membawa anak anak. Belum ada konfirmasi berita lebih jauh tentang ini.

Peristiwa ini menjadi sangat menyakitkan bagi kita sebagai warga negara Indonesia. Belum lepas ingatan kita tentang aksi terorisme di tahanan Mako Brimob, beberapa hari yang lalu, kini ada lagi aksi terorisme yang menarget saudara saudara kita umat Nasrani. Tidak ada kata lain yang cocok untuk menggambarkan rangkaian aksi terorisme ini selain “BIADAB”.

Mereka bukan manusia beragama karena saya yakin, agama manapun tidak ada yang mengajarkan umatNya untuk saling membunuh dalam mencapai tujuan. Agama hanya mengajarkan kebaikan dan cinta kasih sesama. Jadi, terorisme bukan masalah agama tetapi masalah manusia yang hatinya sudah dirasuki iblis.

Mari kita sama sama mengutuk aksi terorisme ini, sekaligus menyampaikan ucapan duka yang sangat mendalam terhadap para korban. Semoga para korban, keluarganya dan kita semua diberikan kekuatan dalam melawan aksi biadab ini.

Akhir kata, mohon teman teman tidak menyebarkan gambar atau apapun yang menyangkut korban terorisme. Mari kita tingkatkan empati kepada keluarga korban. Menyebarkan foto korban berarti menyakiti perasaan keluarga korban dan tentu saja membuat perasaan tidak menyenangkan bagi yang melihatnya.

loading...

loading...

dokterMade

Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman.