Inilah Perubahan Fisik Yang Normal Terjadi Pasca Melahirkan

tips pasutri

Hamil dan melahirkan adalah proses alami yang harus dijalani oleh setiap wanita. Selama proses kehamilan, tubuh seorang wanita mengalami perubahan seiring dengan makin tuanya usia kehamilan. Pasca melahirkan, perubahan fisik kembali dialami wanita menuju ke keadaan fisik sebelum kehamilan.

Baca juga: Inilah Daftar Penyakit Menular Seksual Yang Berbahaya Bagi Ibu Hamil

Pada tulisan kali ini, saya mencoba membahas tentang perubahan fisik yang terjadi pada tubuh wanita pasca melahirkan. Keluhan akibat perubahan fisik tersebut bisa ringan, bisa pula berat sampai menganggu aktivitas sehari hari. Berikut beberapa perubahan fisik yang kerap terjadi pada wanita pasca melahirkan.

1. Keluar lendir dari Miss V

Setelah melahirkan, terjadi proses pengeluaran sisa sisa lendir yang melapisi dinding bagian dalam rahim saat hamil. Lendir yang kerap bercampur darah ini umumnya keluar sampai beberapa minggu pasca persalinan. Pada awalnya, lendir yang keluar akan berwarna merah, beberapa hari kemudian berubah menjadi pink untuk selanjutnya berubah lagi menjadi kekuningan.

2. Konstraksi

Beberapa hari pasca persalinan, seorang wanita bisa merasakan nyeri dan kram pada perut bagian bawah atau dikenal dengan istilah konstraksi pasca persalinan. Nyeri ini muncul akibat dari konstraksi otot otot rahim menekan pembuluh darah guna mencegah perdarahan pasca persalinan. Nyeri perut bagian bawah ini umumnya makin dirasakan saat menyusui, yang mana saat itu terjadi peningkatan produksi hormon oksitosin yang merangsang konstraksi rahim.

3. Payudara membengkak dan nyeri

Beberapa hari pasca persalinan, payudara umumnya akan membengkak dan terasa sakit. Menyusui yang lebih sering adalah salah satu cara untuk meredakan keluhan ini. Untuk meredakan rasa tidak nyaman pada payudara, cobalah kompres payudara dengan handuk yang hangat. Jika hal tersebut kurang membantu, boleh mengonsumsi obat obatan pereda sakit yang cocok untuk ibu menyusui. Gunakanlah Bra yang khusus untuk menyusui sehingga bisa menopang payudara dengan baik.

4. Rambut rontok dan perubahan pada kulit

Perubahan hormonal saat hamil menyebabkan terjadinya percepatan proses tumbuh dan kerontokan rambut. Proses ini berlangsung sampai dengan beberapa bulan setelah melahirkan. Selain rambut rontok, pasca melahirkan, seorang wanita juga kerap mengalami perubahan pada kulit, terutama pada kulit perut berupa stretch marks. Garis garis stretch marks yang semula berwarna merah, beberapa minggu kemudian akan menjadi putih untuk selanjutnya memudar. Begitu pula dengan bercak kehitaman pada wajah pasca persalinan akan memudar dan hilang dengan sendirinya.

5. Perubahaan mood

Beberapa orang wanita akan merasakan perubahaan mood yang luar biasa pasca persalinan. Perubahaan mood itu dapat berupa perasaan down, cemas atau merasa tidak nyaman. Perubahaan mood yang kerap disebut baby blues ini dapat menyebabkan seorang wanita pasca melahirkan tiba tiba menangis, cemas dan susah tidur. Perubahaan mood ini biasanya berlangsung selama dua minggu dan selama perubahan mood, diharapkan suami dapat memberikan dukungan penuh pada istrinya.

Baca juga: 9 Butir Telur Sehari Untuk IQ Anak Yang Lebih Tinggi

6. Turunnya berat badan

Adalah wajar seorang wanita mengalami penurunan berat badan pasca persalinan. Sebagian besar wanita mengalami penurunan berat sampai dengan 6 Kilogram. Dengan mengonsumsi makanan yang sehat bergizi seimbang dan olahraga yang rutin, diharapkan berat badan ideal seperti sebelum kehamilan bisa dicapai secepatnya.

loading...

loading...

dokterMade

Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman.