Semakin Lama Gemuk Maka Akan Semakin Berisiko Sakit Jantung

tips pasutri

Apakah saat ini kamu termasuk orang yang mengalami kegemukan? Dan apakah kegemukannya sudah berlangsung lama? Ada sebuah studi yang mungkin bisa memberimu motivasi untuk segera menurunkan berat badan.

Sebuah studi jangka panjang yang dipublikasikan dalam Journal of the American Medical Association menyebutkan, semakin lama seseorang mengalami kegemukan maka akan semakin meningkat risikonya menderita penyakit jantung. Tidak tanggung tanggung, penyakit jantung yang risikonya meningkat adalah penyakit jantung koroner.

Baca juga: Kegemukan Mengganggu Fungsi Otak

Studi yang dilakukan selama 30 tahun ini menemukan, setiap tahun kegemukan berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit jantung koroner subklinis sebesar 2 sampai 4 persen.

Penyakit jantung subklinis artinya telah terjadi kerusakan pada dinding arteri yang disebabkan oleh penumpukan kalsium, tetapi gejala penyakit jantungnya belum muncul.

Tipe kegemukan seluruh tubuh dan perut buncit adalah tipe kegemukan yang memiliki risiko paling tinggi menderita penyakit jantung subklinis. Sedangkan tipe kegemukan pada paha dan pinggul yang kerap dialami oleh kaum wanita memiliki peningkatan risiko yang paling rendah.

Untuk membuktikan hubungan di atas, para peneliti melakukan pemeriksaan timbunan kalsium dinding arteri koroner pada sekitar 3.300 orang dewasa yang berusia antara 18 sampai 30 tahun. Saat studi ini dimulai (sekitar pertengahan tahun 80an), para partisipan studi tersebut memiliki berat badan yang termasuk ke dalam kategori gemuk atau obese.

Hasilnya, 27,5 persen dari mereka yang tetap gemuk selama studi berlangsung mengalami gejala penyakit jantung dan masalah semakin meningkat seiring dengan makin lamanya mereka gemuk.

Lebih dari 30 persen dari mereka yang mengalami kegemukan selama lebih dari 20 tahun, pada arteri koronernya terdapat timbunan kalsium dan 6,5 persen dari mereka termasuk dalam kategori berbahaya.

Baca juga: 641 Juta Penduduk Dunia Mengalami Kegemukan

Hasil studi ini kembali menegaskan bahwa kegemukan memiliki dampak yang sangat buruk bagi kesehatan terutama kesehatan jantung. Untuk itu disarankan bagi yang mengalami kehemukan untuk segera menurunkan berat badan sehingga risiko beberapa penyakit berbahaya bisa diturunkan.

loading...

loading...

dokterMade

Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman.