Jenis Makanan Yang Dihindari Penderita Asam Urat

Gout atau Asam urat adalah sejenis penyakit nyeri sendi yang sangat menyakitkan, terjadi ketika kadar asam urat dalam darah berlebih kemudian membentuk kristal dan berkumpul di sekitar sendi.

Asam urat diproduksi saat tubuh memecah zat kimia yang disebut purin. Purine terjadi secara alami di dalam tubuh Anda, tapi juga ditemukan pada beberapa jenis makanan. Pada kondisi normal, asam urat ini akan disaring di dalam ginjal kemudian dibuang melalui urine.

Jenis makanan yang dihindari penderita asam urat adalah makanan yang mengandung zat Purine tinggi. Walaupun Diet ini bukanlah obat, akan tetapi bisa menurunkan risiko serangan asam urat yang berulang dan mengurangi resiko komplikasi dari penyakit tersebut. Obat juga diperlukan untuk mengatasi rasa sakit dan menurunkan kadar asam urat.

Makanan Yang Dihindari Penderita Asam Urat

Asam urat telah dikaitkan selama berabad-abad dengan kelebihan konsumsi daging, makanan laut dan alkohol. Gout, pada awalnya, dianggap sebagai penyakit orang kaya, karena hanya mereka yang mampu melakukan kebiasaan makan semacam itu. Dan jauh sebelum penyebab asam urat dipahami, dokter telah mengamati beberapa manfaat dari diet terbatas pada perawatan asam urat.

Baca juga : Cara Mengobati Asam Urat

Selama bertahun-tahun, perawatan untuk asam urat terfokus pada menghilangkan semua jenis makanan yang memiliki jumlah sedang, hingga tinggi purin.

Penelitian terbaru tentang asam urat telah menciptakan gambaran yang lebih jelas mengenai peran diet dan pengobatan tradisional dalam mengobati dan mencegah penyakit ini. Beberapa makanan harus dihindari, tapi tidak semua makanan dengan purin harus dihilangkan. Beberapa makanan pun harus disertakan dalam pola makan Anda untuk mengendalikan kadar asam urat. Tak lupa, peran obat tradisional asam urat juga sangat penting dalam mencegah dan mengobati penyakit ini.

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang dihindari penderita asam urat.

  1. Daging organ dan kelenjar: Hindari daging seperti hati, ginjal dan roti manis, yang memiliki kadar purin tinggi dan berkontribusi pada peningkatan kadar asam urat dalam darah tinggi.
  2. Seafood: Hindari jenis makanan laut berikut yang memiliki kadar purin lebih tinggi pada daripada yang lain, seperti ikan asin, ikan haring, sarden, kerang, ikan trout, haddock dan tuna.
  3. Alkohol: Metabolisme alkohol dalam tubuh Anda diduga akan meningkatkan produksi asam urat, dan alkohol berkontribusi terhadap dehidrasi. Bir dikaitkan dengan peningkatan risiko gout dan kemungkinan kambuh, seperti juga minuman beralkohol lainnya sampai batas tertentu. Efek anggur tidak begitu dipahami. Jika Anda minum alkohol, bicarakan dengan dokter Anda tentang apa yang sesuai untuk Anda.

Jenis Makanan Tinggi Purin Yang Baik Untuk Asam Urat.

  1. Sayur dengan kadar purin tinggi: Penelitian terbaru menunjukkan bahwa sayuran yang tinggi purin tidak meningkatkan risiko nyeri sendi atau resiko kambuh. Diet buah dan sayuran bisa termasuk yang mengandung purin tinggi, seperti asparagus, bayam, kacang polong, kembang kol atau jamur. Anda juga bisa makan kacang atau kacang lentil, yang cukup tinggi dalam purin tapi juga merupakan sumber protein yang baik.
  2. Vitamin C: Vitamin C dapat membantu menurunkan kadar asam urat. Bicaralah dengan dokter Anda tentang apakah suplemen vitamin C 500 miligram sesuai dengan rencana diet dan pengobatan Anda.
  3. Kopi: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi dikaitkan dengan penurunan risiko asam urat, terutama dengan kopi berkafein biasa. Minum kopi mungkin tidak sesuai untuk kondisi medis lainnya. Bicaralah dengan dokter Anda tentang berapa banyak kopi yang tepat untuk Anda.
  4. Ceri: Ada beberapa bukti bahwa mengkonsumsi buah ceri dikaitkan dengan penurunan risiko serangan asam urat.

Itulah beberapa jenis makanan yang dihindari penderita asam urat, dan beberapa makanan dengan zat purin tinggi yang ternyata juga baik dan aman untuk dikonsumsi. Mengubah diet Anda dari sekarang, dapat membantu menurunkan risiko terkena Gout dikemudian hari. Dengan berolah raga secara teratur dan menjaga berat badan tetap ideal juga akan mengurangi resiko terkena asam urat.

loading...

loading...

dokterMade

Seorang dokter yang suka ngeblog dan berteman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *