Cabai Memiliki Khasiat Antikanker

tips pasutri

tips pasutri

Semua sudah pada tahu jika akhir akhir ini harga cabai sedang meroket. Bahkan di beberapa tempat, harga sekilo cabai harus ditebus dengan harga 100ribu rupiah. Ada banyak faktor yang mempengaruhi naiknya harga cabai ini, mulai dari musim hujan yang mempercepat busuknya cabai sampai rantai distribusi cabai yang masih acak acakan.

Uupppss, kali ini saya gak akan membahas lebih dalam tentang tingginya harga cabai tersebut, tapi saya mau mengabarkan studi terbaru tentang cabai yang terbukti berkhasiat sebagai antikanker.

Menurut studi yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Ruhr, Bochum, Jerman, kandungan capsaisin pada cabai memiliki khasiat sebagai antikanker yang sangat bagus. Penelitian yang dipimpin oleh Doktor Hans Hatt dan Lea Weber ini mengungkapkan, capsaisin pada cabai menyebabkan sel kanker melakukan tindakan bunuh diri atau dalam istilah sel disebut dengan apoptosis. Kondisi ini menyebabkan pertumbuhan sel kanker terhambat terutama pada kanker payudara, kanker usus besar dan kanker pankreas.

Baca juga: Payudara Keluar Cairan? Waspada Kanker Jika…

Secara alami, capsaisin terdapat pada semua jenis cabai dan zat inilah yang memberi rasa pedas pada cabai. Capsaisin juga kerap ditambahkan pada produk salep untuk memberikan sensasi pedas pada saat dioleskan.

Pada studi sebelumnya yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas California, AS, efek antikanker capsaisin terutama pada kanker usus besar adalah dengan cara merangsang reseptor nyeri sehingga memperlambat pertumbuhan sel kanker pada usus besar. Pada studi ini juga disebutkan, capsaisin tidak hanya memperlambat pertumbuhan sel kanker tetapi juga memperpanjang harapan hidup hewan coba sampai dengan 30%.

Meskipun hasil penelitian diatas cukup menjanjikan, tapi peneliti dari Jerman mengingatkan, penelitian ini masih sangat dini untuk bisa digunakan dalam pengobatan dan pencegahan kanker. Sebaiknya kita menunggu penelitian selanjutnya yang menguatkan hasil penelitian ini terutama efeknya pada manusia.

fiforlif kolesterol

loading...

loading...

Terima kasih telah membaca tulisan diatas. Bila berkenan, Anda bisa membantu pengembangan blog ini dengan klik tombol di bawah ini:

dokterMade

Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman.