10 Kebiasaan Buruk di Tempat Kerja yang Tidak Sehat

Kalau Anda seorang pekerja kantoran, tentunya Anda menghabiskan sebagian besar hari-hari Anda duduk di depan komputer di kantor Anda, berkutat dengan berbagai macam pekerjaan, meeting, deadline, dan lain sebagainya. Terkadang, saking padatnya aktivitas Anda di kantor, yang Anda perhatikan hanyalah bagaimana menyelesaikan pekerjaan Anda, sampai lupa untuk memperhatikan kesehatan fisik Anda sendiri. Ada beberapa kebiasaan buruk yang umum dilakukan oleh para pekerja kantor, yang tidak baik untuk kesehatan. Berikut daftarnya:

1. Meja yang berantakan

Pajak Games

Lingkungan sekitar tempat kerja Anda yang berantakan dapat menyebabkan stress yang sudah parah menjadi semakin parah, dan juga bisa menyebabkan pekerjaan Anda tidak efisien. Selain itu, meja kerja, telepon genggam, dan komputer Anda adalah sasaran empuk tempat bakteri-bakteri hinggap dan bersarang. Oleh karena itu, setiap minggunya, bersihkanlah meja kerja Anda dengan cairan anti bakteri. Rapikan meja kerja Anda dan letakkanlah semua barang-barang Anda sesuai pada tempatnya.

Loading...

2. Postur duduk yang salah

Kalau pekerjaan Anda membuat Anda duduk di depan komputer dari pertama masuk kerja di pagi hari sampai Anda akan pulang kerja di sore harinya, postur duduk Anda sangat penting diperhatikan. Postur duduk yang salah dapat mengakibatkan punggung Anda sakit, bahkan dalam kasus kronis, berat badan meningkat, diabetes, dan penyakit jantung bisa saja terjadi. Pergi ke gym secara rutin juga tidak bisa menutupi masalah kesehatan yang diakibatkan postur duduk yang salah seharian.

Oleh karena itu, perhatikanlah postur duduk Anda. Sesuaikan tinggi kursi Anda sehingga kaki Anda menyentuh lantai dengan rata. Selain itu, pastikan lutut dan siku Anda membentuk sudut 90 derajat. Sesuaikan letak komputer atau laptop Anda sehingga mata Anda selevel dengan bagian atas komputer tersebut. Letakkan komputer atau laptop Anda dengan posisi layar yang langsung menghadap ke mata Anda.

3. Terus mendekam di ruangan sendiri

Kalau Anda terus-menerus duduk untuk waktu yang lama, tubuh dan pikiran Anda akan “tertidur”. Anda harus berdiri dan berjalan untuk merelaksasi tubuh dan pikiran Anda setidak-tidaknya satu kali setiap jam. Percaya atau tidak, para ilmuwan menunjukkan bahwa hal ini dapat membantu Anda meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan. Hal ini akan “membangunkan” Anda dan membantu darah Anda mengalir lebih lancar di tubuh dan otak Anda. Ambillah setiap kesempatan yang Anda punya untuk berdiri dari kursi kerja Anda. Kalau Anda perlu berbicara dengan seseorang, hindarilah mengirim pesan lewat telepon atau pesan singkat. Sebaliknya, hampirilah ruangan kolega Anda dan sampaikan pesannya secara langsung.

4. Bergosip

Kejadian seru atau drama di tempat kerja memang asyik untuk digosipkan. Anda tetapi, sayangnya, hal ini dapat memberi efek buruk pada moral, stress, dan masalah psikologis lain. Jadi, hindarilah bergosip di tempat kerja Anda.

5. Snack yang tidak sehat

Di tengah-tengah pekerjaan Anda, apalagi kalau sedang banyak pekerjaan, ngemil adalah salah satu hal yang biasanya otomatis dilakukan. Memang, ngemil saat bekerja bisa membantu pikiran Anda tetap tajam dan energi Anda terjaga. Akan tetapi, kalau Anda memilih junk food atau permen sebagai snack Anda, aktivitas ngemil Anda malah menjadi merugikan daripada menguntungkan.Bukan hanya kandungan nutrisinya kurang sesuai dengan yang Anda butuhkan saja, saat tubuh Anda sedang stress, tubuh Anda sedang tidak di saat yang tepat untuk mencerna makanan. Jadi, bukannya menolong, memilih junk food sebagai snack malah membawa Anda ke masalah lain seperti perut bergas dan sakit perut.

Oleh karena itu, jika Anda ingin ngemil saat bekerja, yang pertama Anda lakukan adalah minum air putih terlebih dahulu. Setelah itu, pilihlah cemilan yang lebih sehat untuk Anda, contohnya buah, almond, dan dark chocolate.

6. Tidak pergi makan siang

“Tanggung nih kerjaannya dikit lagi selesai, ntar aja deh makan siangnya.” Kalimat itu sangat sering muncul, apalagi kalau sedang mengejar deadline. Padahal, hal ini tidak baik untuk kesehatan Anda. Jangan biarkan kesibukan di kantor membuat Anda sampai melewati makan siang. Bukan saja hal ini dapat mengakibatkan energi yang Anda butuhkan berkurang dan ketajaman Anda untuk berpikir berkurang, tetapi hal ini juga dapat menyebabkan Anda makan berlebihan saat makan malam.

7. Makan siang di ruangan sendiri

Jam makan siang adalah waktu di mana Anda bisa berinteraksi dengan kolega Anda tanpa menyinggung-nyinggung soal pekerjaan. Manfaatkanlah waktu ini sebaik-baik mungkin. Jam makan siang adalah kesempatan Anda untuk mengambil waktu istirahat secara penuh di tengah-tengah kesibukan Anda. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa kalau Anda terus menerus menyendiri, hal tersebut akan menyebabkan peradangan dan turunnya imunitas, yang bisa jadi mengakibatkan penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya.

8. Kurang minum air putih

Kadang-kadang, Anda terlalu malas untuk pergi ke pantry untuk mengambil air putih, dan menunggu sampai makan siang untuk minum air putih. Padahal, minum air putih adalah hal yang sangat penting dilakukan di tengah-tengah kepenatan kerja. Bukan saja hal ini dapat membuat tubuh dan pikiran Anda bekerja secara efisien, tetapi hal ini juga dapat menahan rasa lapar Anda sehingga dapat mengurangi kemungkin Anda memakan cemilan yang tidak sehat. Oleh karena itu, jangan lupa untuk tetap meminum air putih sesibuk apapun Anda bekerja.

9. Bekerja sepanjang hari

Terkadang, mungkin Anda merasa 8 jam di kantor tidak pernah cukup untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan Anda. Akan tetapi, untuk kesehatan Anda, Anda harus menyeimbangkan waktu kerja Anda dan waktu istirahat Anda untuk membuat Anda tetap bekerja secara produktif. Cobalah untuk membatasi jam kerja Anda. Jangan bawa pulang pekerjaan Anda ke rumah, sebaliknya manfaatkanlah waktu-waktu setelah bekerja untuk beristirahat supaya Anda punya energi cukup untuk bekerja esok harinya.

10. Membuka sosial media

Mungkin Anda pernah mengalaminya sendiri, bahwa begitu Anda membuka sosial media, maka Anda sangat susah untuk berhenti memainkannya. Hal ini diakibatkan karena sistem opioid di otak Anda terpicu untuk mencari kegiatan menghibur lain saat membuka sosial media. Di sisi lain, dopamin di otak Anda juga membuat Anda untuk mencari aktivitas yang memuaskan Anda, daripada terus berkutat dengan pekerjaan Anda. Itulah sebabnya, Anda sangat susah untuk berhenti bermain sosial media begitu sekali membukanya, yang tentu saja hal ini berefek dengan pekerjaan Anda yang jadi keteteran.

Oleh karena itu, kalau Anda mulai mengganti file pekerjaan Anda ke sosial media, artinya otak Anda perlu istirahat. Carilah kegiatan lain yang dapat membuat Anda lebih tenang, tapi yang jelas bukan sosial media. Ambil napas dalam-dalam, berbincang dengan kolega Anda, jalan-jalan, dan mendengarkan musik kesukaan Anda dapat membantu.

Tulis Komentar

loading...