Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Operasi LASIK

Jika kamu bosan dan capek menggunakan kacamata atau lensa kontak, maka operasi LASIK (laser-assisted in-situ keratomileusis) bisa menjadi pilihan untuk memperbaiki tajam penglihatan. Selama ini, operasi LASIK memiliki catatan keberhasilan yang sangat bagus dan kebanyakan orang yang di-LASIK merasa puas dengan hasil yang diperoleh.

Sayangnya tidak semua orang bisa memperoleh manfaat dari LASIK karena terdapat kondisi kondisi tertentu yang menyebabkan LASIK tidak bisa dilakukan pada orang tersebut. Bila dipaksakan maka akan timbul risiko komplikasi yang tidak bisa dianggap remeh.

Berikut beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko komplikasi pasca LASIK:

  • Seseorang yang kondisi tubuhnya menyebabkan luka susah sembuh.
  • Seseorang yang menderita penyakit yang berhubungan dengan gangguan sistem immun seperti radang sendi rematik, lupus, HIV, dan lain lain. Kondisi ini berisiko menyebabkan penyembuhan luka menjadi tidak sempurna, infeksi dan komplikasi lainnya.
  • Seseorang yang mengonsumsi obat obatan yang dapat menurunkan kemampuan sistem immun.
  • Seseorang yang memiliki mata yang cenderung kering (dry eyes). Kondisi ini akan memburuk setelah dilakukan LASIK.
  • Seseorang yang memiliki masalah anatomi. Operasi LASIK tidak bisa dilakukan dengan baik jika kornea terlalu tipis, bentuk kornea yang tidak beraturan atau sudut kornea yang terlalu tajam.
  • Seseorang yang memiliki posisi kelopak mata yang tidak normal.
  • Seseorang yang memiliki pupil terlalu lebar terutama saat cahaya redup. Operasi LASIK yang dilakukan dalam kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya masalah penglihatan seperti munculnya bayangan bayangan menyilaukan pada mata.
  • Seseorang yang memiliki penglihatan yang tidak stabil. Operasi LASIK sebaiknya tidak dilakukan bila kualitas penglihatan tidak stabil dan cepat memburuk.
  • Seseorang yang sedang hamil atau menyusui. Penglihatan bisa berubah ubah saat hamil dan menyusui sehingga hasil yang didapat LASIK tidak optimal.
  • Seseorang yang menderita glaukoma. Prosedur operasi LASIK dapat meningkatkan tekanan bola mata sehingga dapat memperburuk kondisi glaukomanya.

LASIK bukan menjadi pilihan yang tepat pada kondisi berikut:

  • Kamu memiliki mata minus yang terlalu besar. Jika kamu saat ini memiliki mata minus yang terlalu besar maka keuntungan yang diperoleh pasca operasi LASIK tidak sebesar risikonya.
  • Kamu memiliki penglihatan yang bagus. Jika saat ini penglihatanmu masih bagus dan hanya kadang kadang saja menggunakan kacamata maka keuntungan yang diperoleh pasca operasi LASIK tidak terlalu kamu rasakan.
  • Kamu suka melakukan olahraga kontak fisik. Jika kamu gemar melakukan olahraga yang menyebabkan wajah dan mata sering kena pukulan maka operasi LASIK bukan pilihan yang baik untukmu.
  • Kamu kesulitan biaya. Asuransi kesehatan umumnya tidak menanggung biaya LASIK, bila memang tidak memiliki dana yang cukup sebaiknya kamu menunda rencana operasi LASIK.
loading...

dokterMade

Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman.

loading...