Jarak Melahirkan Yang Terlalu Pendek Meningkatkan Risiko Autisme

Jarak melahirkan yang terlalu pendek (kurang dari 2 tahun) dapat meningkatkan risiko autisme pada anak yang dilahirkan, demikian pula jarak melahirkan yang terlalu panjang (lebih dari 5 tahun) dapat meningkatkan risiko gangguan tumbuh kembang saraf. Demikian kesimpulan dari sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam  journal Pediatrics.

Dari hasil penelitian tersebut, peneliti dari World Health Organization Collaborating Center in Human Reproduction at the University of Valle in Cali, Colombia, Dr. Agustin Conde-Agudelo menyimpulkan, jarak ideal kehamilan atau melahirkan adalah antara 2 sampai 5 tahun.

Sayangnya, studi ini tidak berhasil menemukan alasan mengapa jarak melahirkan yang terlalu pendek dapat menyebabkan terjadinya autisme dan jarak melahirkan yang terlalu panjang dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang saraf. Studi ini hanya menyebutkan ada hubungan antara faktor tersebut. Para peneliti menduga ada faktor makanan dan faktor lain yang berperanan.

Memuat...

Gangguan autisme umumnya muncul sebelum usia 3 tahun dengan ciri khas berupa kesulitan bersosialisasi dan berkomunikasi serta perilaku berulang ulang atau repetitive behaviors. Pada tahun 2013, seluruh tipe autisme digabungkan dalam satu payung diagnosis termasuk Sindrom Asperger yang ringan.

Kebanyakan gangguan tumbuh kembang saraf termasuk autisme diduga disebabkan oleh multi faktorial. Faktor faktor ini termasuk genetika, lingkungan, kesehatan orang tua, pola hidup saat kehamilan dan komplikasi saat melahirkan.

Tulis Komentar

loading...