Berlarilah Dengan Aman

Beberapa hari yang lalu saya mendapatkan kabar ada anggota TNI di Korem yang meninggal dunia saat lari dalam rangka tes kesamaptaan. Berita ini tentu sangat mengejutkan dan menjadikan lari sebagai momok yang menakutkan bagi anggota TNI yang sedang mengikuti tes kesamaptaan.

Membaca kabar itu, lari bukanlah menjadi olahraga yang tidak berbahaya lagi. Bahkan bagi orang yang terlatih seperti anggota TNI, lari bisa menyebabkan cidera dan bahkan kematian.

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk lari/jogging sehingga hal hal yang tidak diinginkan dapat dihindari.

  • Ingatlah selalu untuk melakukan pemanasan sebelum lari dan pendinginan setelah lari. Regangkan otot dengan hati hati untuk mencegah terjadinya nyeri atau sakit pada otot.
  • Pastikan anda tidak berlebihan dalam melakukan olahraga lari. Cobalah saat berlari anda berbicara yang keras selama 30 detik, bila anda masih bisa mengucapkan kata kata dengan jelas tanpa kesulitan maka anda sudah berlari dengan benar.
  • Saat otot anda sudah sakit dan lelah, kurangi intensitas, durasi dan frekuensi larinya.
  • Jangan meningkatkan jarak lari lebih dari 10% per minggu.
  • Berlarilah saat anda memang menikmatinya.

Sekian semoga bermanfaat.

loading...

loading...

dokterMade

Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman.