Mengapa Kentut Bisa Berbeda Baunya?

tips pasutri

tips pasutri

Pertanyaan yang tidak penting sekali ya? Tapi sering membuat orang penasaran dan bahkan rendah diri saat kentutnya lebih jelek baunya dari orang lain. Kelak mungkin status sosial orang bisa dinilai dari wangi tidaknya bau kentut. 🙂

Baiklah, sebelum ngelantur lebih jauh, saya akan bercerita dulu bagaimana mekanisme terjadinya gas yang ada di dalam saluran pencernaan sampai keluar dalam bentuk kentut.

Gas yang ada dalam saluran pencernaan secara garis besar berasal dari udara yang kita telan dan hasil fermentasi makanan oleh bakteri di sepanjang saluran pencernaan. Pada saat sekolah dulu, kita sudah dapat pelajaran bahwa di saluran pencernaan manusia hidup 2 jenis bakteri yaitu bakteri jahat dan bakteri baik. Bakteri jahat dapat membuat kita sakit dan untungnya jumlah bakteri ini sangat sangat sedikit.

Bakteri baik disebut baik karena dia membantu proses pencernaan manusia dengan cara memecah makanan yang kita makan menjadi zat zat yang dibutuhkan manusia. Nah, proses pemecahannya inilah yang akan menghasilkan gas.

Gas gas yang dihasilkan cukup beraneka ragam, mulai dari gas karbondioksia, methane dan hydrogen sulfida. Methane adalah gas yang mudah terbakar, makanya jangan heran bila ada seseorang yang kentutnya bisa terbakar. 🙂

Karbondioksida sifatnya tidak berbau dan lebih berat dari oksigen. Sementara hydrogen sulfida bertanggung jawab atas bau yang dikeluarkan oleh kentut.

Setiap orang mempunyai koleksi bakteri yang berbeda beda pada saluran pencernaanya sehingga bau kentutnya pun akan berbeda beda. Jenis makanan yang kita konsumsi pun memegang peranan penting dalam hal jenis gas yang dihasilkan. Jadi, bau kentut seseorang tidak ada hubungannya dengan faktor keturunan atau persaudaraan dan pertemanan. 🙂

Lalu timbul pertanyaan, dapatkah kita membuat bau kentut kita lebih wangi? Misal seperti bau parfum Axe, Cassablanca atau yang lainnya. Ada yang berpendapat bisa yaitu dengan cara mengkonsumsi antibiotika atau minuman berbakteri baik. Tapi sayangnya cara ini tidak selalu berhasil dengan sukses. Tapi tidak ada salahnya anda coba selama tidak berefek buruk terhadap kesehatan.

Masih penasaran dengan bau kentut?

fiforlif kolesterol

loading...

loading...

Terima kasih telah membaca tulisan diatas. Bila berkenan, Anda bisa membantu pengembangan blog ini dengan klik tombol di bawah ini:

dokterMade

Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *