Keracunan Makanan

tips pasutri

tips pasutri

Keracunan makanan?

Disebut keracunan makanan bila seseorang mengalami gangguan kesehatan setelah mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi kuman atau racun yang dihasilkan oleh kuman penyakit. Kuman yang paling sering mengkontaminasi makanan adalah bakteri.

Kuman ini dapat masuk ke dalam tubuh kita melalui makanan dengan perantaraan orang yang mengolah makanan atau memang berasal dari makanan itu sendiri akibat pengolahan yang kurang baik.

Seperti diketahui, bakteri sangat menyukai suasana lingkungan yang lembab dan bersuhu ruangan. Pada kondisi ini, pertumbuhan bakteri akan meningkat dengan pesat. Bila suhu ini ditingkatkan atau diturunkan maka perkembangan biakan bakteri pun akan berkurang atau terhenti.

Kapan gejala keracunan ini akan dirasakan?

Waktu timbulnya gejala setelah seseorang mengkonsumsi makanan beracun sangat bervariasi terggantung jenis kuman yang menginfeksi. Namun rata rata mereka akan mengeluhkan gangguan kesehatan setelah 30 menit sampai 2 minggu setelah menyantap makanan beracun. Keluhan yang dirasakan antara lain nyeri perut, mules, diare, muntah dan demam. Keluhan ini dirasakan dari tingkat ringan sampai berat.

Siapakah yang paling rentan terhadap keracunan makanan?

Bayi, anak anak dan orang tua adalah mereka yang paling rentan terkena keracunan makanan. Mengapa? Karena fungsi kekebalan tubuhnya lebih lemah bila dibandingkan dengan kelompok usia yang lain.

Pengobatan

Bila keluhan akibat keracunan makanan telah terjadi maka segeralah ke dokter untuk mendapatkan pengobatan. Bila diare, berikan oralit atau cairan lainnya sebelum ke dokter untuk mencegah dehidrasi. Catatlah makanan yang sebelumnya dikonsumsi atau bila perlu bawa contoh makanan yang telah dikonsumsi sebelum timbulnya keluhan. Hal ini berguna untuk mengetahui jenis kuman yang menginfeksi sehingga pengobatan akan lebih baik.

Tips mencegah keracunan makanan

Berikut tips yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya keracunan makanan :

  1. Biasakan mencuci tangan sebelum melakukan aktifitas yang berhubungan dengan makanan. Baik itu sebelum mengolah makanan atau menyantap makanan. Cucilah tangan menggunakan sabun agar kuman bakteri yang ada pada tangan segera mati.
  2. Pisahkan antara makanan yang belum diolah dengan makanan yang telah siap disajikan. Jangan menghidangkan makanan pada tempat yang kotor atau bekas dipakai tempat makanan mentah.
  3. Masaklah makanan sampai benar benar matang. Jangan mengkonsumsi makanan mentah atau makanan setengah matang.
  4. Bekukan makanan yang akan disimpan dalam waktu yang lama.
fiforlif kolesterol

loading...

loading...

Terima kasih telah membaca tulisan diatas. Bila berkenan, Anda bisa membantu pengembangan blog ini dengan klik tombol di bawah ini:

dokterMade

Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman.