Komentar Masuk Spam?

Beberapa hari ini saya sedang kebingungan. Bingung yang saya alami bukan karena BBM yang akan naik, bukan pula karena harga sembako yang ikut ikutan naik. Bersaman dengan itu, saya juga mulai kehilangan kepercayaan diri alias ke-pedean. Wah…apa pula ini? 🙂

Ceritanya begini, setiap ada komentar yang masuk ke blog jelek ini, saya selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi balik blog sang komentator. Awalnya sih lancar, sampai akhirnya saya mengalami kejadian yang sangat mengharukan.

Setelah habis membaca sebuah tulisan blog, saya selalu menyempatkan diri untuk berkomentar dengan tujuan meninggalkan jejak sekaligus berharap dikunjungi balik. Nah, saat itu saya menulis sebuah  komentar yang tidak terlalu panjang, eh begitu di klik tombol submit, komentarnya nggak nongol dalam daftar komentar. Saya ulangi lagi nulis karena saya pikir telah terjadi gangguan koneksi internet, dan begitu saya klik kembali tombol submit, bingo!!! komentarnya nggak nongol lagi. Kejadian memilukan tersebut terjadi disini.

Saya masih berfikiran positif dan tidak merasa terjadi sesuatu yang aneh, sampai saya mendapatkan backlink dari Boss Wirautama. Blarrrrr!!!!….Bagai disambar geledek di siang hari, perasaan ini menjadi campur aduk nggak karuan.

Akhirnya datang juga, komentar yang saya tebar masuk kandang spam-nya akismet.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Apa dosa saya padamu oh akismet? Apa karena tulisan saya ini? Atau karena saya sempat salah mengeja namamu dari akismet menjadi askimet?

Rumahmu pun sudah saya samperin sambil membawa bingkisan permohonan maaf agar saya dikeluarkan dari daftar hitam komentator. Engkau tetap tidak bergeming. Tidak ada balasan sama sekali dari maksud baik saya. Komentar yang saya tebar masih dengan mulus masuk ke folder spam. Apa yang harus saya lakukan untuk membuka hatimu yang sudah membeku?

Asal engkau tahu oh akismet. Gara gara kejadian ini, saya jadi malas untuk berkomentar di blog teman teman yang saya cintai. Saya hanya bisa membaca tulisan mereka tanpa bisa berkomentar. Kepercayaan diri saya untuk berkomentar sudah lenyap. Gairah untuk menanggapi tulisan yang dibuat dengan cucuran keringat teman saya, menjadi hilang tak berbekas.

Akismettttt….Akismetttttttt…Semoga engkau mendengar dan menyadari kebingugan saya ini.

Update : Setelah mengganti nama komentar dari BlogDokter menjadi imcw, maka komentar saya tidak masuk spam lagi. Dan sejak menggunakan Disqus Comments System, saya gak repot lagi dengan masalah spam. 🙂

Tulis Komentar

loading...

loading...

Komentar ditutup.