Moderator DetikForum dan Milis Detikinet

motorqq
win228

Beberapa hari yang lalu saya menerima email yang mengejutkan dari Pak Donny BU yang isinya saya kutip sebagai berikut :

seperti diketahui, detikinet memiliki mailing-list dan juga forum inet hotspot bergabung di detikforum. dalam rangka pengembangan komunitas detikinet, maka kami ingin berharap kesediaannya untuk menjadi relawan moderator dari komunitas untuk milis maupun forum inet hotspot (satu paket).

Yap…saya diminta membantu membantu menjadi relawan DetikForum khusus bagian Inet Hotspot dan moderator mailing list aka milis DetikInet. Bersama saya, juga diminta kesediaan beberapa teman antara lain : Mas Asopan, Mas Bakti, Bos Marcos, dan Mas Jonet. Diantara keempatnya, saya cuma mengenal Mas Bakti, teman lama yang malang melintang di dunia milis dan jago masalah Apple Mac.

Memuat...

Adapun alasan alasan yang dikemukakan mengapa Pak Donny mengangkat kami antara lain :

justifikasi pemilihan moderator dari komunitas ini adalah mereka yang memang memiliki peran nyata dalam alur diskusi dan informasi di komunitas detikinet. selain itu, kemampuan dan pengetahuan teknis tentang IT juga menjadi salah satu tolok ukur.

Mungkin teman teman menganggap hal ini sebagai sesuatu yang biasa dan wajar dan tidak perlu diekspos disini, tetapi bagi saya hal ini merupakan suatu kebanggaan besar karena yang meminta kesediaan saya bukanlah orang sembarangan tapi salah satu orang yang saya kagumi perjuangannya di dunia ICT selain Kang Onno W. Purbo. Ya, orang yang berkecimpung di dunia IT pasti tahu pak Donny BU, pentolan ICT Watch yang saat ini menggawangi Detikinet sebuah sub domain dari portal berita nomor 1 di Indonesia, Detik.com

Saya pribadi sebenarnya masih belum bisa menerima mengapa dipilih dari sekian ribu anggota milis Detikinet, bahkan di DetikForum saya belum jadi anggota aka belum registrasi, terutama alasan “kemampuan dan pengetahuan teknis tentang IT juga menjadi salah satu tolok ukur”. Belajar komputer secara formal juga nggak, kenal komputer pertama kali tahun 1997 di rumah teman, itupun hanya untuk nonton VCD. Baru tahun 1999 punya komputer sendiri hasil hibah dari tante dan terhubung ke internet. Sejak saat itu saya baru mengenal seluk beluk komputer sedikit demi sedikit termasuk jago jago yang ahli di bidang ini. Selengkapnya kisah saya bisa dibaca disini.

Tapi sudahlah, syukurin saja apa yang telah diterima dan laksanakan kepercayaan itu dengan sebaik baiknya semoga bisa ikut membantu memajukan perkembangan ICT di Indonesia.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *