Mengapa Anak Saya Pendek?

Pendek

Menyambung tulisan saya sebelumnya yang membahas tentang memperkirakan tinggi anak, kali ini saya akan membahas keluhan yang banyak disampaikan ibu ibu yang mempunyai anak lebih pendek daripada teman temannya. “Mengapa anak saya pendek dok? Padahal ibu dan bapaknya tinggi tinggi?”

Anak yang berperawakan pendek bukan merupakan idaman setiap ibu, sayangnya kejadian perawakan pendek cukup sering, walaupun di Indonesia data epidemiologi tentang ini sangat sedikit.

Secara umum, penyebab perawakan pendek adalah kelainan organik, keturunan, pertumbuhan janin tergganggu, kekurangan hormon pertumbuhan dan yang tidak diketahui penyebabnya. Beberapa keadaan medis yang dapat menganggu pertumbuhan dan menyebabkan perawakan pendek antara lain : penyakit kronis pada anak khususnya penyakit yang mengenai jantung, paru, pencernaan dan ginjal karena penyakit ini dapat memperlambat pertumbuhan anak. Tetapi seandainya penyakit penyakit tersebut diketahui sejak dini maka kita dapat mengembalikan proses pertumbuhan pada anak.

Mohon dukungannya agar blog ini tetap update (seikhlasnya) https://trakteer.id/blogdokter/tip


Memuat…


Selain penyakit khronis, penyebab perawakan pendek yaitu karena kurang cukupnya asupan nutrisi terutama yang terjadi pada masa bayi dan pubertas. Penyebab lain yang tidak kalah pentingnya yaitu kekurangan hormon tertentu yang diperlukan untuk menunjang pertumbuhan, antara lain hormon tiroid dan hormon pertumbuhan.

Demikian artikel pendek saya, semoga berguna…:)

Mohon dukungannya agar blog ini tetap update (seikhlasnya) https://trakteer.id/blogdokter/tip

Bisa klik logo di bawah ini juga:

Nih buat jajan