Guru Yang Tidak Patut Digugu dan Ditiru

Memalukan dan menyedihkan, itu kesan pertama saya mendengar, menonton dan membaca berita kemarin tentang oknum kepala sekolah di Ngawi yang membocorkan soal UAN. Mengapa memalukan? Karena sebagai seorang guru, segala tindakan dan tingkah lakunya semestinya bisa menjadi suri teladan bagi murid muridnya. Tetapi yang terjadi di Ngawi justru sebaliknya, murid muridnya diajarkan mencuri untuk mencapai keberhasilan.

Menyedihkan karena tindakan kepala sekolah ini bertujuan untuk mengangkat nilai sekolahnya agar tidak kalah dengan sekolah lain sebab pengalaman tahun lalu banyak siswa di sekolah ini yang tidak lulus UAN. Menakjubkan, demi sebuah PRESTISE, seorang guru mengorbankan PRESTASI.

Tindakan kepala sekolah ini merupakan contoh kecil kebobrokan negeri ini yang sudah berlangsung kronis. Korupsi merajalela, Kolusi beranak pinak, dan Nepotisme berkembang biak dan entah apa lagi yang menunggu di depan mata untuk diungkap. Ironisnya, di sekolah sekolah yang notabene akan mendidik calon calon pemimpin negeri ini, juga berlangsung praktek praktek yang mengerikan tersebut.

Mohon dukungannya agar blog ini tetap update (seikhlasnya) https://trakteer.id/blogdokter/tip


Memuat…


Melihat kenyataan ini, ternyata masih banyak diantara kita yang kurang paham atau sengaja tidak mau paham akan pentingnya arti sebuah prestasi. Memang pada kenyataannya banyak anak negeri ini yang berprestasi tetapi hidupnya kalang kabut, di lain sisi yang tidak berprestasi malah hidup enak dengan perut semakin membuncit. Asal ada uang dan koneksi, semua jadi beres.

Beberapa hari yang lalu, DPR sempat menggodok produk perundang undangan yang mensyaratkan seorang presiden minimal harus berpendidikan S1. Hal ini tentu sangat mengembirakan, bukan karena kita akan mempunyai presiden yang pintar, tetapi karena sebenarnya DPR sudah berfikir kalo pendidikan itu penting. Entah mengapa pada kenyataannya mereka masih susah dan berat hati untuk menaikan anggaran pendidikan sampai minimal 20%. Atau mungkin karena mereka sendiri tidak berpendidikan?

Jadi, walaupun demikian, ada hikmah yang kita bisa ambil dari tindakan guru yang mencuri soal UAN, bahwa kita diberikan gambaran secara gamblang seperti itulah kejadian di negeri kita ini. Hidup butuh perjuangan, bahkan untuk mencari PRESTISE pun butuh perjuangan. Ck ck ck…

Mohon dukungannya agar blog ini tetap update (seikhlasnya) https://trakteer.id/blogdokter/tip

Bisa klik logo di bawah ini juga:

Nih buat jajan