Leukemia Si Kanker Darah10.05.10

Sering nonton sinetron di televisi? Leukemia atau kanker darah merupakan penyakit yang sering dipakai untuk menguras air mata penonton. Jadi, istilah kanker darah sudah tidak asing lagi di telinga anda. Tapi tahukah anda apa dan bagaimana kanker darah itu?

Sebelum kita bicarakan lebih jauh tentang leukemia, ada baiknya kita mengenal dulu sumsum tulang sebab penyakit leukemia awalnya bersumber dari sana.

Sumsum tulang adalah jaringan lunak yang ada pada setiap tulang. Di sumsum tulang inilah sel darah dibuat. Sel darah yang pabriknya ada pada sumsum tulang yakni :

  • Sel darah putih, tugasnya melindungi tubuh dari infeksi.
  • Sel darah merah, tugasnya membawa oksigen ke seluruh organ tubuh.
  • Platelet atau trombosit, tugasnya membantu proses pembekuan darah.

Pada orang normal, semua fungsi ini berjalan sebagaimana mestinya, tetapi tidak pada penderita leukemia. Sumsum tulang memproduksi sel darah putih abnormal dalam jumlah besar. Sel sel ini kemudian dikenal dengan nama sel leukemia. Tidak seperti sel darah putih umumnya, sel leukemia tumbuh sangat cepat bahkan mereka mampu tumbuh tiada henti.

Celakanya, pertumbuhan luar biasa sel leukemia ini mampu mendesak sel sel darah yang normal. Sehingga munculah masalah kesehatan seperti anemia, perdarahan dan infeksi. Sel leukemia juga menyebar ke kelenjar limfe dan organ lainnya menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit.

Leukemia khan ada tipe tipenya, apa sih perbedaan pada masing masing tipe?

Ada bermacam tipe leukemia namun pada umumnya leukemia dibedakan berdasar seberapa cepat leukemia mampu membuat kondisi pasien lebih buruk dan jenis sel darah putih yang terlibat.

  • Akut dan khronis. Leukemia akut, perburukan terjadi sangat cepat dan pasien dapat merasakan keluhan saat itu juga sebaliknya leukemia khronis perburukan terjadi sangat lambat dan pasien tidak merasakan keluhan apapun dalam beberapa tahun.
  • Limpositik dan myelogenus. Leukemia limfositik atau limfoblastik melibatkan sel darah putih limfosit sementara leukemia myelogenus melibatkan sel darah putih myelosit.

Nah, dari penjelasan diatas, maka dibuatlah 4 macam tipe utama leukemia yaitu :

  •  Acute lymphoblastic leukemia atau ALL, leukemia yang banyak terjadi pada anak anak namun orang dewasa pun bisa menderitanya.
  • Acute myelogenous leukemia atau AML, leukemia yang dapat menyerang anak anak dan dewasa.
  • Chronic lymphocytic leukemia atau CLL, leukemia yang banyak terjadi pada orang dewasa, umumnya umur diatas 50 tahun. Anak anak jarang menderitanya.
  • Chronic myelogenous leukemia atau CML, leukemia yang umum terjadi pada orang dewasa.

Lalu timbul pertanyaan, apa sih penyebab leukemia itu?

Para ahli sampai saat ini belum dapat memastikan penyebab leukemia, tapi ada beberapa hal yang diduga sebagai faktor resiko terjadinya leukemia. Hal hal tersebut antara lain :

  • Terpapar radiasi dalam jumlah yang banyak.
  • Terpapar bahan kimia seperti benzena di tempat kerja.
  • Sedang menjalani kemoterapi kanker lain.
  • Menderita down syndrome atau masalah genetik lainnya.
  • Merokok.

Namun demikian, banyak juga orang yang memiliki faktor resiko diatas tetapi tidak menderita leukemia dan demikian pula sebaliknya.

Nah, sekarang gejala leukemia itu apa aja?

Gejala leukemia terggantung tipe leukemia yang diderita, tapi gejala yang umum terjadi antara lain :

  • Demam dan berkeringat di malam hari.
  • Sakit kepala.
  • Mudah memar dan berdarah.
  • Nyeri persendian dan tulang tulang.
  • Bengkak dan nyeri pada perut akibat pembesaran limfa.
  • Pembengkakan pada kelenjar limfe ketiak, leher dan lipatan paha.
  • Sering terkena infeksi.
  • Merasa lemas dan lesu.
  • Berat badan menurun demikian pula dengan nafsu makan.

Bagaimana leukemia didiagnosa?

Untuk mengetahui apakah anda menderita leukemia atau bukan, dokter akan :

  • Menanyakan tentang gejala yang anda rasakan termasuk riwayat terjadinya gejala tersebut.
  • Melakukan pemeriksaan fisik.
  • Melakukan pemeriksaan darah.

Jika pada pemeriksaan darah ditemukan ketidaknormalan maka akan dilanjutkan dengan biopsi sumsum tulang. Pemeriksaan ini memungkinkan seorang dokter melihat sel sel yang ada di dalam sumsum tulang. Kunci utama informasi tentang leukemia ada disini termasuk moda pengobatan yang diperlukan.

Bagaimana sih caranya ngobatin leukemia?

Pengobatan leukemia terggantung banyak hal termasuk tipe leukemia yang anda derita, seberapa lama diderita dan umur serta kondisi kesehatan secara umum.

  • Pada leukemia akut, dilakukan pengobatan secara cepat untuk menghentikan pertumbuhan sel leukemia yang juga cepat. Pada beberapa kasus, leukemia dapat mengalami remisi. Beberapa dokter lebih memilih istilah remisi daripada sembuh karena ada kemungkinan kanker akan muncul kembali.
  • Pada leukemia limfositik khronis, pengobatan tidak akan dilakukan sampai gejala muncul. Tapi pada leukemia myelogenus khronis, pengobatan dapat dilakukan segera. Leukemia khronis jarang bisa disembuhkan, pengobatan hanya dilakukan untuk mengendalikan penyakit.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

Leukemia Yang Menakutkan02.28.09

Salah satu alasan yang membuat saya tidak suka membahas masalah kanker adalah bahasannya yang panjang sehingga sering membuat saya bosan ngetik dan saya rasa pembaca pun bosan membaca tulisan yang panjang. Berhubung masalah kanker masih menjadi masalah utama kesehatan masyarakat maka saya berusaha menuliskannya dalam bahasan yang lebih singkat namun lengkap. Tanpa panjang lebar lagi, mari kita membahas masalah leukemia.

Apa sih leukemia itu?

Semua tahu kalau leukemia merupakan bagian dari penyakit kanker. Di kalangan masyarakat umum, leukimia juga dikenal dengan nama kanker darah karena memang pada penderita leukemia terjadi keganasan pada sel sel darah.

Semua kanker berasal dari sel yang membentuk darah dan jaringan tubuh lainnya. Pada kondisi normal, sel sel akan tumbuh dan mati sesuai dengan mekanisme yang yang diatur oleh tubuh sehingga sel yang sudah tua akan mati dan digantikan oleh sel yang muda. Pada penderita kanker, proses ini tidak berjalan sebagaimana mestinya yang mana sel yang sudah tua tidak mati namun tumbuh dengan membabi buta. Pada penderita leukemia, proses yang tidak normal ini terjadi pada sel darah.

Pada orang normal, pembentukan sel darah terjadi di sumsum tulang. Proses produksi terjadi sedemikan rupa sehingga jumlah sel yang diproduksi sesuai dengan jumlah sel yang akan mati. Pada penderita leukemia, sumsum tulang memproduksi sel darah putih abnormal (sel leukemia). Jumlah sel leukemia yang diproduksi kian hari kian meningkat sehingga menganggu fungsi darah secara keseluruhan.

Apa saja tipe leukemia?

Leukemia dibagi berdasarkan kecepatan pemburukan penyakit ini, yakni :

  • Leukemia khronis. Proses pemburukan pada leukimia khronis sangat panjang sehingga pada awal terjadinya penyakit, penderita tidak merasakan apa apa.
  • Leukemia akut. Sebaliknya pada leukimia akut, proses pemburukan sangat cepat dan banyak sel abnormal yang ditemukan dalam sirkulasi darah.

Leukemia juga dapat dibedakan berdasarkan jenis sel darah putih yang terkena, apakah limphoid atau myeloid. Pembagian berdasarkan jenis sel darah putih ini adalah :

  • Chronic lymphocytic leukemia.
  • Chronic myeloid leukemia.
  • Acute lymphocytic leukemia.
  • Acute myeloid leukemia.

Apa saja faktor resiko terjadinya leukemia?

Sampai saat ini, belum ada yang mengetahui penyebab pasti dari leukemia. Para ahli hanya menduga beberapa faktor resiko yang memungkinkan seseorang menderita leukemia. Faktor faktor tersebut antara lain :

  • Orang yang terlalu sering terpapar radiasi dalam jumlah besar.
  • Bekerja dengan bahan bahan kimia berbahaya.
  • Pasien yang melaksanakan kemoterapi.
  • Penderita Down Syndrome.
  • Virus (Human T-cel leukimia virus-I).
  • Orang yang menderita myelodisplastic syndrome.

Beberapa tahun yang lalu ada yang menduga paparan gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh beberapa alat elektronik sebagai faktor resiko leukemia namun penelitian terbaru membantah hal tersebut. Pada kenyataannya memang banyak diantara mereka yang masuk ke dalam golongan resiko tinggi tidak menderita leukemia sebaliknya tidak sedikit yang hidupnya bebas resiko malah menderita penyakit yang mematikan ini. Disinilah peranan deteksi dini terhadap kemungkinan menderita leukemia.

Apa saja gejala leukemia?

Seperti sel darah yang lain, sel leukemia mengalir ke seluruh organ tubuh melalui sirkulasi darah. Gejala timbul terggantung banyaknya sel abnormal yang ada atau beredar. Beberapa gejala umum leukemia antara lain :

  • Demam atau berkeringat pada malam hari.
  • Sering menderita infeksi.
  • Merasa lemas dan lelah.
  • Sakit kepala.
  • Mudah mengalami perdarahan (perdarahan gusi, perdarahan di bawah kulit, memar memar).
  • Nyeri pada tulang dan persendian.
  • Bengkak dan tidak nyaman pada perut.
  • Pembengkakan kelenjar limfe terutama pada leher dan ketiak.
  • Penurunan berat badan.

Gejala gejala diatas sifatnya sangat umum artinya bahwa orang yang mengalami gejala tersebut belum tentu menderita leukemia. Beberapa penyakit infeksi dapat menimbulkan gejala serupa. Jadi bila anda mengalami salah satu atau beberapa gejala diatas, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Pada stadium awal leukemia khronis, pasien malah tidak mengalami gejala apa apa. Umumnya, leukemia diketahui saat melakukan cek up rutin. Sedangkan pada leukemia akut, gejala timbul sangat cepat dan cenderung parah. Beberapa gejala tambahan pada leukemia akut antara lain, muntah muntah, gelisah, dan kejang kejang.

Bagaimana mengobati leukemia?

Mengobati leukemia membutuhkan kerjasama yang baik antara dokter dan pasien. Pasien berhak tahu apa terjadi pada diri dan penyakitnya. Stress dan tekanan yang timbul setelah mereka didiagnosa leukemia sudah membuat pasien depresi sehingga memerlukan konseling yang baik dari dokter.

Beberapa metode pengobatan leukemia antara lain kemoterapi, terapi biologi, radiasi dan transplantasi sumsum tulang. Pemilihan metode terggantung tipe leukimia yang diderita pasien dan stadium leukemia yang terjadi.

Posted in Info Penyakitwith 71 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics