Tanda Dan Gejala Radang Pankreas (Pankreatitis)04.30.10

Pankretitis atau radang pankreas terjadi bila kelenjar pankreas yang letaknya di belakang lambung mengalami peradangan.

Berikut adalah tanda dan gejala pankreatitis menurut Asosiasi Gastroenterologi Amerika Serikat :

  • Nyeri pada ulu hati tembus ke belakang.
  • Nyeri bertambah parah saat makan.
  • Intensitas nyeri bersifat terus menerus alias konstan dan makin lama makin parah.
  • Mual, muntah.
  • Demam.
  • Kulit berwarna kuning (jaundice).
  • Penurunan berat badan.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 I Made Cock Wirawan

Posted in Sekilas Infowith View Comments

Serba Serbi Sakit Perut04.06.10

Sakit perut atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah abdominal pain adalah perasaan nyeri atau sakit yang dirasakan pada perut. Secara anatomi, rongga perut atau abdomen dibatasi oleh diafragma di bagian atas dan tulang pinggul di bagian bawah. Meskipun nyeri perut juga bisa disebabkan oleh otot dan kulit yang membungkus rongga perut, namun biasanya istilah abdominal pain digunakan untuk menggambarkan keluhan yang disebabkan oleh gangguan organ yang ada di dalam rongga perut. Organ tersebut antara lain lambung, usus halus, usus besar, hati, kandung kencing dan pankreas.

Kadangkala, nyeri yang dirasakan pada rongga perut bukan berasal dari kelainan organ yang ada di rongga perut begitu pula sebaliknya kelainan organ yang terdapat di dalam rongga perut, rasa nyeri bisa dirasakan sampai di luar rongga perut.

Apakah penyebab abdominal pain?

Nyeri perut umumnya disebabkan oleh karena adanya peradangan (contoh : appendicitis, diverticulitis, colitis), peregangan organ (contoh : sumbatan usus, sumbatan saluran empedu, pembengkakan hati), dan gangguan aliran darah ke organ (contoh : kolitis iskemia).

Kadangkala penyebab gangguan ini sulit ditentukan sehingga dikelompokan ke dalam istilah Irritable Bowel Syndrome (IBS).

Bagaimana mendiagnosa atau menentukan penyebab abdominal pain?

Untuk menentukan penyebab abdominal pain, dokter melakukan langkah langkah berikut :

1. Anamnesa (Wawancara).

Pasien ditanyakan tentang riwayat keluhannya. Mulai dari karakteristik nyerinya, kapan nyeri mulai dirasakan, sampai keluhan keluhan lain yang dirasakan berbarengan dengan rasa nyeri di perut. Ditanyakan pula riwayat penyakit yang pernah dirasakan oleh pasien yang kira kira berhubungan dengan keluhannya saat ini.

2. Pemeriksaan fisik.

Pemeriksaan fisik meliputi kondisi pergerakan usus dan organ di dalam rongga perut. Tanda tanda peradangan, nyeri tekan, pembesaran organ dan lain lain.

3. Pemeriksaan penunjang.

Pemeriksaan penunjang meliputi, pemeriksaan laboratorium, ronsen, USG dan sebagainya.

Apa yang anda harus siapkan sebelum ke dokter?

Tidak selamanya dokter mudah menentukan penyebab dari nyeri perut. Sangat diperlukan kerjasama pasien dalam mengungkapkan keluhannya dengan lebih jelas sehingga membantu dokter dalam menentukan penyebab nyeri perut yang diderita pasien.

Berikut hal hal yang perlu anda catat sebelum ke dokter :

  • Obat yang selama ini anda konsumsi.
  • Riwayat alergi obat, makanan dan bahan bahan lainnya.
  • Obat yang anda konsumsi untuk meredakan keluhan anda saat ini.
  • Riwayat penyakit khronis yang pernah anda derita seperti penyakit jantung, diabetes, dan sebagainya.
  • Riwayat operasi pembedahan sebelumnya terutama di daerah perut.
  • Riwayat opname sebelumnya/
  • Riwayat pemeriksaan yang sebelumnya dilakukan.
  • Riwayat keluarga yang memiliki keluhan yang sama.
  • Riwayat merokok, konsumsi alkohol dan sebagainya.

Yang perlu anda ceritakan sehubungan dengan keluhan yang anda derita saat ini antara lain :

  • Kapan nyeri mulai dirasakan.
  • Apakah ada keluhan yang sama sebelumnya.
  • Frekuensi nyeri yang dirasakan.
  • Apakah nyeri datang tiba tiba ada bertahap.
  • Seberapa parah nyeri yang dirasakan.
  • Apa yang menyebabkan nyeri bertambah parah.
  • Apa yang dapat mengurangi rasa nyeri.
  • Karakteristik nyeri.
  • Keluhan lain yang berbarengan dengan nyeri perut seperti demam, kedinginan, keringat dingin, diare, penurunan berat badan, berak darah, hilangnya nafsu makan, mual, dan lemas.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 I Made Cock Wirawan

Posted in Info Penyakitwith View Comments

Kanker Ovarium Dan CA 12506.12.09

CA 125 atau penanda tumor (tumor marker) merupakan suatu protein yang konsentrasinya sangat tinggi pada sel tumor. Meskipun CA 125 juga terdapat  pada berbagai jenis kanker namun konsentrasi zat ini paling tinggi ditemukan pada kanker ovarium. CA sendiri merupakan singkatan dari Cancer Antigen.

Bagaimana mengukur kadar CA 125?

CA 125 umumnya diukur dari sampel darah yang diambil dari orang yang dicurigai menderita kanker atau untuk memonitor keberhasilan pengobatan kanker ovarium. CA 125 juga bisa diukur berdasarkan pemeriksaan cairan yang diambil dari rongga perut dan rongga dada.

Pada tahun 1996 dilakukan perbaikan dalam hal metode pengukuran CA 125 sehingga menghasilkan versi baru dari CA 125 yaitu CA 125 – II.

Berapa nilai normal dari CA 125?

Nilai normal CA 125 bervariasi pada setiap laboratorium, namun sebagaian besar laboratorium menggunakan angka dibawah 35 U/ml.

Apa artinya peningkatan CA 125 dan bagaimana tindakan selanjutnya?

Tidaklah bijak untuk melakukan intepretasi hasil pemeriksaan CA 125 tanpa melihat kondisi klinis dari pasien. Hal tersebut karena peningkatan kadar protein juga dapat terjadi pada kondisi yang normal atau oleh karena sesuatu yang tidak berbahaya. Intepretasi hasil pemeriksaan CA 125 hanya dilakukan pada mereka yang dicurigai menderita kanker berdasarkan hasil pemeriksaan klinis yang telah dilakukan.

Pemantauan hasil CA 125 saat ini sering digunakan untuk mengamati perkembangan kanker ovarium. Pada pasien dengan kanker ovarium, pemeriksaan CA 125 dilakukan secara rutin dalam jangka waktu tertentu. Penurunan kadar CA 125 juga dipakai patokan keberhasilan pengobatan yang dilakukan. Karena besarnya variasi normal dari pemeriksaan ini maka perubahan nilai yang kecil sering diabaikan.

Apakah yang menyebabkan CA 125 meningkat selain kanker ovarium?

Beberapa keadaan yang dapat meningkatkan kadar CA 125 antara lain kehamilan, endometriosis, mioma uteri, radang pankreas, menstruasi normal, penyakit radang panggul dan penyakit hati. Peningkatan kadar CA 125 juga terjadi pada tumor pada saluran tuba, tumor endometrium, kanker paru, kanker payudara dan kanker pada saluran pencernaan.

Apakah nilai CA 125 berguna untuk deteksi dini kanker?

Meskipun nilai CA 125 sangat berguna untuk memantau keberhasilan pengobatan kanker ovarium namun pemeriksaan ini tidak berguna untuk deteksi dini kanker. Lebih dari 20% perempuan yang menderita kanker ovarium ternyata hasil pemeriksaan CA 125-nya menunjukan angka normal sementara perempuan yang hasil CA 125-nya tinggi belum tentu menderita kanker ovarium. Jadi, disini sangat diperlukan kejelian seorang dokter dalam menentukan perlu tidaknya dilakukan pemeriksaan CA 125.

Posted in Info Kesehatanwith View Comments

Tanda Dan Gejala Kencing Manis (Diabetes Melitus Tipe 2)08.09.08

Obesity.jpg

Diabetes melitus tipe 2 atau sering juga disebut dengan Non Insuline Dependent Diabetes Melitus (NIDDM) merupakan penyakit diabetes yang disebabkan oleh karena terjadinya resistensi tubuh terhadap efek insulin yang diproduksi oleh sel beta pankreas. Keadaan ini akan menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi naik tidak terkendali. Kegemukan dan riwayat keluarga menderita kencing manis diduga merupakan faktor resiko terjadinya penyakit ini.

Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh sel beta yang terdapat dalam pankreas. Pada keadaan normal, kadar insulin dalam darah akan berfluktuasi tergantung kadar gula dalam darah. Kadar insulin akan meningkat sesaat setelah makan dan akan menurun begitu kita tidak memakan sesuatu. Fungsi utama insulin adalah mendistribusikan glukosa yang terdapat dalam darah ke seluruh tubuh guna di metabolisme untuk menghasilkan energi. Bila kadar gula atau glukosa yang ada melebihi kebutuhan maka kelebihan itu akan disimpan dalam hati. Simpanan glukosa ini akan dilepaskan jika diperlukan misalnya saat tubuh kita kelaparan.

Saat seseorang menderita diabetes melitus tipe 2 maka ada dua kemungkinan yang terjadi yaitu, sel beta yang terdapat dalam pankreas produksi insulinya tidak mencukupi atau produksinya cukup namun tubuh resisten terhadap insulin. Kedua keadaan ini akan menyebabkan kadar glukosa dalam darah akan meningkat.

Untungnya tubuh mempunyai mekanisme yang sangat bagus untuk memberitahukan kita bila terjadi suatu kelainan. Sangatlah penting untuk mengetahui gejala diabetes melitus tipe 2 secara dini sebab semakin dini pengobatan dilakukan maka akan semakin bagus hasilnya dan semakin kecil kemungkinan terjadinya komplikasi. Berikut adalah beberapa gejala diabetes melitus tipe 2 yang patut kita waspadai.

Kelelahan yang luar biasa merupakan gejala yang paling awal dirasakan oleh penderita diabetes melitus tipe 2. Pasien akan merasakan tubuhnya lemas walaupun tidak melakukan aktifitas yang tidak terlalu berat. Jadi, bila anda selalu merasa lelah dan mengantuk meskipun sebelumnya anda tidak begadang, ada baiknya anda segera menemui dokter.

Penurunan berat badan secara drastis. Jika anda memakan makanan yang berlebihan maka tubuh anda akan semakin gemuk. Kelebihan lemak dalam tubuh akan menyebabkan resistensi tubuh terhadap insulin meningkat. Pada orang yang telah menderita diabetes, walaupun ia makan makanan secara berlebihan tubuhnya tidak menjadi gemuk dan malah mengurus hal ini disebabkan karena otot tidak mendapatkan cukup energi untuk tumbuh.

Gangguan penglihatan. Kadar gula yang tinggi dalam darah akan menarik cairan dalam sel keluar, hal ini akan menyebabkan sel menjadi keriput. Keadaan ini juga terjadi pada lensa mata, sehingga lensa menjadi rusak dan penderita akan mengalami gangguan penglihatan. Gangguan penglihatan ini akan membaik bila diabetes melitus berhasil ditangani dengan baik. Bila tidak tertangani, gangguan penglihatan ini akan dapat memburuk dan menyebabkan kebutaan.

Sering terinfeksi dan bila luka sulit sekali sembuh. Keadaan ini bisa terjadi karena kuman tumbuh subur akibat dari tingginya kadar gula dalam darah. Selain itu, jamur juga sangat menikmati tumbuh pada darah yang tinggi kadar glukosanya.

Demikianlah beberapa gejala tambahan yang bisa anda perhatikan pada penyakit diabetes melitus tipe 2.

Silakan berdiskusi disni : http://medisiana.com/viewtopic.php?p=1043#1043

Posted in Info Penyakitwith View Comments

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Pencarian Kustom

  • Kontributor BlogDokter

    Ingin Menulis Di Blogdokter.Net? Silakan Mendaftar Disini

  • Kontributor

  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Recent Comments

    Powered by Disqus
  • Top Commenters

    Powered by Disqus
  • Daftar/Masuk