Tips Memilih Susu Formula12.08.10

ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. Manfaat ASI bagi bayi sudah tidak diragukan lagi sehingga tidak ada alasan untuk tidak memberikan ASI kepada bayi yang anda sayangi.

Ada kalanya tidak semua bayi seberuntung bayi yang lainnya dalam memperoleh ASI. Beberapa kondisi medis megharuskan seorang bayi tidak mendapatkan ASI dan dicukupi kebutuhan nutrisinya oleh susu formula.

Bila pilihan itu menimpa bayi anda, berikut beberapa tips yang harus anda perhatikan dalam memilih susu formula.

  • Pilihlah susu formula yang sudah ditambahi dengan zat besi atau iron.
  • Pertimbangkan masalah harga agar keberlangsungan memberikan susu formula tersebut bisa terus menerus. Ingat, kandungan gizi susu formula hampir sama dan tidak ditentukan oleh harga yang mahal.
  • Pastikan susu formula yang anda pilih cocok untuk bayi anda atau tidak menimbulkan keluhan yang berarti.
  • Jika setelah pemberian susu formula bayi anda mengeluh diare, muntah atau tidak bisa buang air besar, segera konsultasi dengan dokter anak anda untuk membantu memilihkan susu formula yang tepat untuk bayi anda.

Posted in Tips Kesehatanwith No Comments →

Apakah Anda Kekurangan Vitamin B12?10.17.10

Vitamin B12 merupakan vitamin yang sangat penting dalam menunjang kinerja sistem saraf, pembentukan sel darah merah dan produksi DNA. Vitamin ini banyak ditemukan dalam makanan yang berasal dari laut, daging dan susu.

Bila tubuh anda sampai kekurangan vitamin B12 itu artinya selama ini anda kurang mengkonsumsi makanan yang saya sebutkan diatas atau anda menderita suatu kelainan sehingga vitamin ini tidak dapat diserap dengan baik oleh usus dari makanan.

Nah, kelainan apa saja sih yang menyebabkan kegagalan penyerapan itu?

  • Penyakit anemia pernisiosa. Pada penyakit ini, sel sel di usus yang bertugas menyerap vitamin B12 rusak atau mati.
  • Penyakit chron, celiac dan penyakit usus lainnya yang menganggu penyerapan makanan.
  • Pertumbuhan abnormal bakteri dalam lambung.
  • Efek samping penggunaan obat obatan lambung jangka panjang.
  • Operasi pembedahan pada lambung atau usus.

Posted in Info Kesehatanwith No Comments →

Hubungan Makanan dan Minuman Dengan Mengompol03.20.10

Apakah saat ini anak anda masih mengompol? Apakah anda sering mendengar mitos tentang makanan atau minuman yang dapat menyebabkan anak mengompol? Apakah anda akhirnya melarang anak anda untuk mengkonsumsi makanan tersebut? Apakah anda melarang anak anda minum sesaat sebelum dia tidur?

Tahukah anda bahwa anak anak memerlukan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan mereka? Tahukah anda bahwa meskipun saat tidur, tubuh anak anda masih giat bekerja melakukan tugas metabolisme untuk pertumbuhan dan perkembangan? Melarang anak mengkonsumsi makanan yang dibutuhkan untuk tumbuh dan berkembang sangatlah tidak bijak.

Berikut beberapa fakta dan mitos tentang hubungan makanan dan minuman dengan mengompol pada anak anak.

Makanan pedas dan mengompol : Mitos.

Banyak yang menganggap bahwa makanan pedas yang dikonsumsi saat makan malam akan menyebabkan anak anak mengompol. Setelah dilakukan penelitian oleh para ahli, ternyata tidak ada hubungan yang bermakna antara makanan pedas dengan kebiasaan mengompol. Meskipun anak anak tidak diberikan makanan pedas, tetap saja dia akan mengompol di malam hari.

Mitos ini muncul akibat berkembangnya anggapan bahwa makanan pedas akan mengiritasi kandung kencing. Tetapi penemuan terakhir telah membantah pendapat tersebut.

Minuman asam dan mengompol : Mitos.

Seperti halnya makanan pedas, minuman yang rasanya asam seperti air jeruk dan sejenisnya dianggap dapat mengiritasi kandung kencing. Bila anda setuju dengan pendapat ini maka anda akan melarang anak anda mengkonsumsi minuman tersebut saat makan malam.

Faktanya, riset membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara minuman yang rasanya asam dengan kebiasaan mengompol. Kecuali anak tersebut memang menderita alergi terhadap minuman asam.

Minuman berkafein dan mengompol : Fakta.

Semua setuju kalau minuman atau makanan yang mengandung kafein akan bersifat diuresis (merangsang kencing). Jadi, minuman atau makanan yang mengandung kafein wajib dihindari oleh mereka yang memiliki masalah mengompol terutama saat makan malam.

Meskipun anak anda tidak minum kopi bukan berarti mereka terhindar dari minuman berkafein. Teh, minuman bersoda dan minuman energi juga mengandung kafein dalam jumlah tertentu. Cokelat, makanan yang menjadi favorit anak anak juga mengandung kafein.

Bukan berarti anda melarang anak anda mengkonsumsi makanan atau minuman ini. Cuma, usahakan mereka mengkonsumsinya di pagi atau siang hari dan hindari sesaat menjelang malam.

Minum sebelum tidur dan mengompol : Fakta.

Alasannya, terlalu banyak minum air sesaat sebelum tidur akan menyebabkan kandung kencing cepat penuh. Dengan membatasi minuman, diharapkan pengisian kandung kencing akan lebih lambat sehingga cukup waktu sampai keesokan paginya.

Harap diingat bahwa sumber konsumsi air bukan hanya dari air minum tetapi juga dari makanan yang banyak mengandung kuah seperti sup, buah buahan dan sebagainya.

Tips bagi orang tua yang anaknya mengompol.

Penyebab mengompol tiap tiap anak berbeda. Jadi, sebagai orang tua anda harus mempunyai kemampuan untuk mendeteksi kemungkinan penyebab dari kebiasaan mengompol anak anda.

Anda harus mencatat setiap kali anak anda mengompol dan menganalisa kemungkinan penyebabnya.

Libatkanlah anak anda untuk menemukan penyebab dari kebiasaanya mengompol. Hal ini penting agar pada diri mereka tumbuh kemauan untuk mengendalikan kebiasaannya mengompol dan merasa bertanggung jawab terhadap kebiasaannya itu.

Jika anda memutuskan untuk melarang anak anda mengkonsumsi makanan atau minuman tertentu menjelang tidur, jangan sampai hal tersebut merupakan hukuman dari kebiasaanya mengompol.

Pada anak anak yang sudah besar, mengompol merupakan sesuatu yang sangat memalukan. Terkadang orang tua menjadi frustasi dan memarahi kebiasaan anaknya itu. Perilaku ini sangat tidak bagus sebab dengan memarahi anak anda maka secara psikologis mereka akan stress dan tertekan. Kondisi ini akan memperparah kebiasaan mengompolnya.

Menghentikan kebiasaan mengompol pada anak anak membutuhkan kesabaran ekstra dari orang tua dan kemauan dari anak anaknya.

Posted in Tips Kesehatanwith 8 Comments →

Sekilas Tentang Menyusui07.16.08

Menyusui adalah proses memberikan makanan pada bayi dengan menggunakan air susu ibu langsung dari payudara ibu. Jadi yang dimaksud disini bukan memberikan susu dengan menggunakan botol atau sarana lainnya.

Setelah dilahirkan, seorang bayi dikaruniai refleks menghisap. Refleks ini membuat seorang bayi tanpa sadar akan selalu menghisap benda yang dimasukan ke dalam mulutnya. Begitu pula bila yang dimasukan adalah puting payudara maka ia akan otomatis menghisapnya. Fenomena ini tentu sangat menguntungkan bagi ibu yang akan menyusui bayinya selama rentang waktu enam bulan sebelum diberikan makanan tambahan pendamping ASI.

Sebagaimana sudah sering kita baca, ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi sebelum berusia enam bulan. Kandungan gizinya tidak bisa dikalahkan oleh susu formula. Disamping itu, ASI juga mengandung zat zat kekebalan tubuh untuk mencegah bayi terjangkit beberapa penyakit menular. Dan yang paling penting saat kondisi krisis ekonomi saat ini adalah ASI merupakan makanan bayi termurah karena kita tidak perlu merogoh kocek untuk mendapatkannya.

Beberapa penelitian menyebutkan, angka kejadian diare dan kematian pada bayi jauh lebih tinggi pada bayi yang mengkonsumsi susu formula atau makanan pengganti ASI lainnya terutama di negara negara miskin dan berkembang.

WHO sebagai induk organisasi kesehatan sedunia menyarankan pemberian ASI minimal sampai dengan bayi berusia 2 tahun dengan pemberian secara eksklusif selama 6 bulan pertama. Pemberian eksklusif selama 6 bulan sangat penting dalam mencegah diare dan penyakit saluran nafas yang tidak didapatkan pada pemberian susu formula.

Air susu ibu diproduksi oleh kelenjar mamaria yang terdapat dalam payudara seorang ibu. Proses produksi susu disebut dengan laktasi. Sedangkan hormon yang berperanan pada proses produksi susu disebut dengan prolaktin.

Bentuk payudara yang sedemikian rupa juga mencegah bayi tersedak saat menyusui. Sehingga tidak ada lagi alasan lain untuk tidak memberikan ASI pada bayi yang baru dilahirkan.

Sampai saat ini belum semua zat yang terkandung dalam ASI bisa dimengerti namun semua nutrisi tersebut dalam keadaan relatif stabil alias tidak berubah ubah oleh kondisi tertentu. ASI terbuat dari zat nutrisi yang terdapat dalam darah ibu. Beberapa penelitian menyebutkan, wanita yang menyusui memerlukan 400 sampai 600 ekstra kalori untuk memproduksi ASI. Sehingga ibu yang menyusui memerlukan asupan gizi yang cukup untuk mendapatkan tambahan ekstra kalori tadi.

Sudahkah anda memberikan ASI untuk bayi anda?

Silakan berdiskusi lebih lanjut disini http://www.medisiana.com/viewtopic.php?p=698#698

Posted in Info Kesehatanwith 36 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics