Tips Mencegah Kesalahan Medis/Malpraktek12.03.10

Terkadang tidak ada yang bisa dilakukan untuk terhindar dari hal hal yang berbau kesalahan medis/malpraktek. Namun para ahli di Akademi Kedokteran Bedah Amerika tidak setuju dengan pendapat tersebut. Mereka beranggapan bahwa ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk terhindar atau mengurangi terjadinya kesalahan medis/malpraktek.

  • Bertanyalah setiap dokter melakukan pemeriksaan dan saat diberikan obat. Tanyakan tujuan pemeriksaan dan fungsi masing masing obat yang anda terima.
  • Pastikan bahwa setiap pekerja kesehatan yang anda temui mengetahui riwayat kesehatan anda termasuk masalah alergi dan obat obatan yang anda pernah konsumsi.
  • Ajaklah keluarga atau teman dekat saat anda ke klinik pelayanan kesehatan sehingga keluarga atau teman anda tersebut dapat membantu memastikan bahwa pelayanan kesehatan yang anda terima sudah aman dan tepat.
  • Periksa kembali obat obatan yang anda terima di apotek apakah sudah sesuai dengan resep yang diberikan dokter.
  • Jangan lupa membawa kartu berobat setiap kali anda ke tempat pelayanan kesehatan yang sama sehingga riwayat kesehatan anda sebelumnya bisa dibaca dengan baik.
  • Ingatkan perawat untuk mencuci tangannya setiap kali menyentuh anda.

Selamat berobat.

Posted in Tips Kesehatanwith No Comments →

Sekelumit Tentang Transfusi Darah10.18.10

Transfusi darah adalah suatu tindakan medis yang bertujuan mengganti kehilangan darah pasien akibat kecelakaan, operasi pembedahan atau oleh karena suatu penyakit. Darah yang tersimpan di dalam kantong darah dimasukan ke dalam tubuh melalui selang infus.

Kapan kita memerlukan transfusi darah?

Transfusi darah diperlukan saat anda kehilangan banyak darah, misalnya pada :

  • Kecelakaan, trauma atau operasi pembedahan yang besar.
  • Penyakit yang menyebabkan terjadinya perdarahan misal maag khronis dan berdarah.
  • Penyakit yang menyebabkan kerusakan sel darah dalam jumlah besar, misal anemia hemolitik atau trombositopenia.

Jika anda menderita penyakit pada sumsum tulang sehingga produksi sel darah terganggu seperti pada penyakit anemia aplastik maka anda juga akan membutuhkan transfusi darah. Beberapa penyakit seperti hemofilia yang menyebabkan gangguan produksi beberapa komponen darah maka anda mungkin membutuhkan transfusi komponen darah tersebut.

Apakah transfusi darah aman?

Menurut Palang Merah Indonesia (PMI), darah transfusi di Indonesia relatif aman dan bebas dari segala macam penyakit berbahaya. Setiap darah donor akan dilakukan pemeriksaan yang ketat sehingga jarang sekali seseorang mendapatkan penyakit dari darah donor.

Masalah utama transfusi darah yang saat ini masih ada adalah kecelakaan akibat ketidakcocokan golongan darah. Meskipun angka kejadiannya boleh dikatakan sangat kecil namun inkompabilitas transfusi darah ini beresiko menyebabkan penderita mengalami reaksi yang sangat serius dan mengancam nyawa.

Beberapa penderita mendonorkan darahnya beberapa minggu sebelum dioperasi. Jika dalam operasi dibutuhkan darah maka dia dapat menggunakan darahnya sendiri sehingga reaksi transfusi dapat dikurangi.

Saat menerima darah transfusi, sistem pertahanan tubuh akan bereaksi karena menganggap darah yang masuk adalah benda asing. Tubuh akan menolak darah yang masuk dan berusaha menghancurkannya. Namun, keadaan ini dapat dicegah dengan pemeriksaan golongan darah yang ketat sebelum dilakukan transfusi darah. Darah penerima dan darah donor dicocokan golongan darahnya, baik melalui sistem ABO maupun Rhesus.

Meskipun telah dilakukan pencocokan golongan darah, beberapa penderita tetap dapat mengalami reaksi ringan transfusi darah seperti :

  • Demam.
  • Gatal dan bintik bintik merah pada kulit.
  • Nafas pendek.
  • Nyeri.
  • Berdebar debar.
  • Menggigil.
  • Tekanan darah menurun.

Reaksi transfusi ini memang sedikit menakutkan namun tidak berbahaya jika cepat ditangani.

Apa sih golongan darah itu dan mengapa sangat penting?
Golongan darah yang sangat penting dalam transfusi darah adalah sistem ABO dan Rhesus. A, B, AB dan O adalah penggolongan darah dalam sistem ABO. Setiap tipe pada sistem ABO memiliki nilai postif dan negatif, nilai ini dikenal dengan faktor Rhesus. Misalnya, jika anda memiliki golongan darah A+ artinya anda memiliki golongan darah A pada sistem ABO dan faktor Rhesus anda adalah positif.

Jika anda menerima darah transfusi yang golongannya tidak cocok maka dapat terjadi reaksi transfusi. Reaksi ringan jarang sekali berbahaya, tapi tetap harus mendapatkan penanganan cepat dan tepat sementara reaksi yang berat dapat mematikan.

Bagaimana darah dikumpulkan?

Darah yang tersedia di bank darah dikumpulkan dari para pendonor sukarela. Sebelum donor darah dilakukan maka pendonor akan dilakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui riwayat penyakit yang pernah diderita. Hanya pendonor yang dapat melewati pemeriksaan ini yang dapat mendonorkan darahnya.

Darah donor yang telah diambil selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap penyakit berbahaya dan golongan darahnya. Jika ditemukan suatu masalah maka darah tersebut akan dibuang.

Darah yang telah lolos seleksi selanjutnya dipisahkan komponen darahnya lalu disimpan atau dikirim untuk segera digunakan.

Darah yang tersimpan di bank darah tidak dapat disimpan dalam waktu lama, hal ini menyebabkan bank darah dalam hal ini PMI sangat membutuhkan para pendonor sukarela guna mencukupi keperluan darah yang kian hari kian meningkat.

Posted in Info Kesehatanwith No Comments →

Selamat Mencontreng04.08.09

Besok merupakan hari yang sangat bersejarah bagi perjalanan bangsa ini lima tahun kedepan. Yap, besok seluruh warga negara Indonesia yang sudah terdaftar dalam DPT atau Daftar Pemilih Tetap akan melaksanakan salah satu haknya yaitu memilih wakil wakil rakyat yang duduk di DPRD Tk II, DPRD Tk I, DPR RI dan DPD.

Pemilu kali ini juga terasa spesial karena terdapat beberapa perubahan mekanisme pemunggutan suara. Bila dahulu orang menentukan pilihannya dengan mencoblos, sekarang mereka mencontreng. Bila dulu kita hanya memilih gambar partai maka sekarang kita langsung memilih nama calon legislatif yang akan mewakili kita. Pemilu kali ini juga mencatat sejarah sebagai pemilu dengan kontestan paling banyak setelah pemilu pertama tahun 1955.

Sebagai warga negara yang baik, sudah barang tentu kita harus menggunakan hak pilih dengan penuh rasa tanggung jawab. Selalu menggunakan akal sehat dan menilik dengan baik calon legislatif yang akan kita pilih merupakan tindakan yang masuk akal sampai saat ini mengingat sebegitu banyaknya pilihan yang ada di hadapan kita. Diantara sekian nama yang tertera, pasti ada salah satu nama yang menurut hati nurani kita yang paling baik dan mampu membawa amanat rakyat dengan sebaik baiknya.

Sebagai rakyat kecil, saya cuma berharap pemilu kali ini berlangsung dengan damai. Mudah mudahan mereka yang berkecimpung di pesta demokrasi ini lebih mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat diatas kepentingan pribadi dan golongan. Pada setiap kompetisi pasti ada yang menang dan yang kalah. Mudah mudahan yang menang tidak larut dalam kemenangan dan yang kalah bisa lebih bijak menerima kekalahannya.

Akhir kata, selamat mencontreng dan memilih wakil wakil anda.

Posted in Ucapanwith 16 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics