Gigitan Manusia09.13.11

Seperti namanya, gigitan manusia terjadi saat seseorang menggigit orang lain baik disengaja maupun tidak. Secara tidak sengaja contohnya saat gigi seseorang membentur kulit atau tubuh orang lain sehingga menimbulkan luka.

Gejala

Gigitan dapat menimbulkan gejala dari yang ringan sampai berat:

  • Luka pada kulit tanpa perdarahan.
  • Luka tusuk.
  • Luka besar dan parah.
  • Luka robek.

Pengobatan

  1. Tenangkan korban lalu cuci tangan dengan sabun.
  2. Jika tidak ada perdarahan yang berat, cucilah luka dengan sabun yang lembut di bawah air mengalir selama 3 sampai 5 menit lalu tutup luka dengan pembalut yang bersih.
  3. Bila terjadi perdarahan hebat, tekanlah daerah luka dengan kain yang bersih sampai perdarahan berhenti. Tinggikan daerah luka.
  4. Bila diperlukan, segera ke dokter.

Pencegahan

  • Ajari anak anak untuk tidak saling menggigit.
  • Jangan menaruh tangan di dekat mulut seseorang yang sedang kejang.

Posted in Info Penyakitwith 1 Comment →

Inilah Penyebab Epilepsi05.06.10

Menderita epilepsi menyebabkan seseorang mengalami kejang kejang secara tidak terduga. Kejang atau hilangnya kesadaran dapat berlangsung kapan saja dan dimana saja. Hal tersebut tentu sangat mengganggu produktifitas seseorang.

Epilepsi sendiri secara umum disebabkan oleh gangguan penghantaran listrik pada sebagian otak. Tipe dan jenis epilepsi terggantung dari bagian otak yang terkena gangguan tersebut.

Menurut ahli di bidang epilepsi, penyakit ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain :

  • Kelainan bawaan saat dilahirkan seperti down syndrome atau neurofibromatosis.
  • Memiliki orang tua atau keluarga dekat yang menderita penyakit epilepsi.
  • Kekurangan oksigen saat proses persalinan.
  • Obat obatan yang dikonsumsi ibu saat hamil.
  • Trauma fisik.
  • Stroke.
  • Penyakit alzheimer.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 I Made Cock Wirawan

Posted in Sekilas Infowith 4 Comments →

Preeklampsia Dan Eklampsia Pada Kehamilan02.17.09

Media massa saat ini sedang dihebohkan oleh berita seorang ibu yang tiba tiba lumpuh dan kejang kejang setelah menjalani operasi sesar. Berbagai tanggapan muncul, ada yang menganggap hal tersebut sebagai sebuah malpraktek, ada pula yang menganggap hal tersebut sebagai komplikasi dari penyakit hipertensi pada kehamilan atau eklampsia. Sebelum ikut ikutan beropini, lebih baik kita pahami dulu apa yang dimaksud dengan preeklampsia dan eklampsia.

Apakah preeklampsia itu?

Preeklampsia atau sering juga disebut toksemia adalah suatu kondisi yang bisa dialami oleh setiap wanita hamil. Penyakit ini ditandai dengan meningkatnya tekanan darah yang diikuti oleh peningkatan kadar protein di dalam urine. Wanita hamil dengan preeklampsia juga akan mengalami pembengkakan pada kaki dan tangan. Preeklampsia umumnya muncul pada pertengahan umur kehamilan, meskipun pada beberapa kasus ada yang ditemukan pada awal masa kehamilan.

Apakah eklampsia itu?

Eklampsia merupakan kondisi lanjutan dari preeklampsia yang tidak teratasi dengan baik. Selain mengalami gejala preeklampsia, pada wanita yang terkena eklampsia juga sering mengalami kejang kejang. Eklampsia dapat menyebabkan koma atau bahkan kematian baik sebelum, saat atau setelah melahirkan.

Apa yang menyebabkan preeklampsia dan eklampsia?

Penyebab pasti dari kelainan ini masih belum diketahui, namun beberapa penelitian menyebutkan ada beberapa faktor yang dapat menunjang terjadinya preeklampsia dan eklampsia. Faktor faktor tersebut antara lain, gizi buruk, kegemukan dan gangguan aliran darah ke rahim.

Apa saja faktor resiko terjadinya preeklampsia?

Preeklampsia umumnya terjadi pada kehamilan yang pertama kali, kehamilan di usia remaja dan kehamilan pada wanita diatas 40 tahun. Faktor resiko yang lain adalah :

  • Riwayat tekanan darah tinggi yang khronis sebelum kehamilan.
  • Riwayat mengalami preeklampsia sebelumnya.
  • Riwayat preeklampsia pada ibu atau saudara perempuan.
  • Kegemukan.
  • Mengandung lebih dari satu orang bayi.
  • Riwayat kencing manis, kelainan ginjal, lupus atau rematoid arthritis.

Apa saja gejala preeklampsia yang patut di waspadai?

Selain bengkak pada kaki dan tangan, protein pada urine dan tekanan darah tinggi, gejala preeklampsia yang patut diwaspadai adalah :

  • Berat badan yang meningkat secara drastis akibat dari penimbunan cairan dalam tubuh.
  • Nyeri perut.
  • Sakit kepala yang berat.
  • Perubahan pada refleks.
  • Penurunan produksi kencing atau bahkan tidak kencing sama sekali.
  • Ada darah pada air kencing.
  • Pusing.
  • Mual dan muntah yang berlebihan.

Apakah setiap wanita hamil yang kaki tangannya bengkak menderita preeklampsia?

Beberapa wanita hamil yang normal dapat mengalami pembengkakan pada kaki dan tangan. Tetapi jika bengkak yang timbul tidak mengecil saat istirahat dan ditambah dengan gejala yang saya sebutkan diatas, maka sebaiknya anda segera ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Bagaimana efek preeklampsia pada bayi?

Preeklampsia dapat menyebabkan gangguan peredaran darah pada plasenta. Hal ini akan menyebabkan berat badan bayi yang dilahirkan relatif kecil. Selain itu, preeklampsia juga dapat menyebabkan terjadinya kelahiran prematur dan komplikasi lanjutan dari kelahiran prematur yaitu keterlambatan belajar, epilepsi, sereberal palsy, dan masalah pada pendengaran dan penglihatan.

Bagaimana mengobati preeklampsia dan eklampsia?

Pengobatan preeklampsia dan eklampsia adalah kelahiran bayi. Preeklampsia ringan (tekanan darah diatas 140/90 yang terjadi pada umur kehamilan 20 minggu yang mana wanita tersebut belum pernah mengalami hipertensi sebelumnya) dapat dilakukan observasi di rumah atau di rumah sakit terggantung kondisi umum pasien.

Jika umur bayi masih prematur, maka diusahakan keadaan umum pasien dijaga sampai bayi siap dilahirkan. Proses kelahiran sebaiknya dilakukan di rumah sakit dibawah pengawasan ketat dokter spesialis kebidanan. Jika umur bayi sudah cukup, maka sebaiknya segera dilahirkan baik secara induksi (dirangsang) atau operasi.

Untuk preeklampsia berat lebih baik dilakukan perawatan intensif di rumah sakit guna menjaga kondisi ibu dan bayi yang ada di dalam kandungannya.

Sebelumnya, kematian Luri AFI pun dicurigai akibat dari penyakit ini, jadi bagi wanita hamil ingat untuk selalu waspada atas apa yang terjadi atas kehamilan anda.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics