Bila Kesulitan Menelan Menghampiri07.08.10

Menelan adalah proses memasukan makanan atau minuman yang ada di dalam rongga mulut menuju tenggorokan. Pada proses ini terjadi aktifitas simultan antara lidah dan otot otot yang membentuk atau melayani rongga mulut.

Pada kondisi tertentu, orang dapat mengalami kesulitan dalam melakukan aktifitas menelan makanan. Menurut istilah kedokteran, gangguan ini dikenal dengan nama dysphagia. Adapun penyebab dysphagia antara lain :

  • Anda menelan makanan terlalu cepat atau makanan yang anda masukan ke rongga mulut terlalu banyak.
  • Makanan yang anda makan sedikit mengandung air.
  • Menelan makanan saat anda berbaring.
  • Menderita kelainan pada saraf dan otot seperti pada penyakit stroke, parkinson atau multiple sclerosis.
  • Mengalami kerusakan tenggorokan atau esophagus oleh karena naiknya asam lambung ke tenggorokan (acid reflux).
  • Menderita penyakit yang menyebabkan tertekannya tenggorokan seperti pembesaran jantung atau thyroid.

Penanganan dysphagia sangat terggantung dari penyebab diatas. Kalau penyebabnya hanya karena perilaku makan anda yang salah maka sudah barang tentu tidak memerlukan penanganan medis. Cukup anda mengubah kebiasaan makan yang salah tersebut.

Tetapi bila kesulitan makan disebabkan oleh penyakit tertentu maka sebaiknya anda segera ke dokter untuk segera mendapatkan pengobatan sebab bila proses menelan terganggu maka asupan gizi secara keseluruhan juga akan terganggu yang pada gilirannya akan menganggu kesehatan anda secara umum.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

Tanda Tanda Si Kecil Sudah Mulai Tumbuh Gigi04.24.10

Normalnya, gigi pertama kali muncul saat bayi berusia 4 sampai 7 bulan. Ukuran usia ini tidak mutlak sebab sangat terggantung dari status gizi bayi terutama asupan kalsium selama hamil dan menyusui.

Berikut merupakan tanda tanda seorang bayi yang akan tumbuh gigi untuk pertama kalinya menurut Persatuan Dokter Anak Amerika Serikat :

  • Bayi akan cengeng atau suka menangis.
  • Badan meriang atau demam ringan.
  • Suka mengeluarkan air liur yang berlebihan.
  • Suka menggigit gigit benda benda di sekitarnya.
  • Gusi akan sedikit membengkak.

Apakah bayi anda mengalami hal yang sama?

Posted in Sekilas Infowith 9 Comments →

Mengapa Luka Perlu Dijahit?04.16.10

Anda tentu sering mendengar seorang dokter yang menjahit luka pasiennya. Anda tentu tidak ingin mengalami hal yang sama sebab dalam pikiran anda pastilah luka yang dijahit tersebut akan terasa sangat menyakitkan. Sudah luka, dijahit pula.

Tak kenal maka tak sayang, begitu kurang lebih pepatah yang sering kita dengar dari orang orang di sekitar kita. Begitu pula dengan proses jahit menjahit luka. Bila anda tidak tahu manfaat dan tujuan penjahitan luka maka sudah barang tentu anda akan merasa ketakutan dan ogah untuk mengalaminya.

Mengapa luka perlu dijahit?

Tujuan utama penjahitan luka adalah untuk merapatkan luka yang terbuka guna mempercepat proses penyembuhan. Dengan merapatkan kembali jaringan kulit yang terputus maka sel sel darah akan membentuk bekuan darah yang diikuti dengan pembentukan jaringan kulit baru. Proses ini akan mengurangi terjadinya perdarahan dan mempercepat penyembuhan luka. Penjahitan luka juga akan mengurangi terjadinya infeksi dan mencegah terbentuknya jaringan parut yang lebar.

Bagaimana proses penjahitan luka?

Begitu tiba di rumah sakit, dokter akan membersihkan luka dengan larutan aseptik sampai benar benar bersih. Benda asing atau kotoran yang berpotensi menghambat penyembuhan luka juga akan disingkirkan. Proses ini memang terasa sangat menyakitkan tetapi harus dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi dan gangguan terhadap proses penyembuhan luka.

Sebelum dilakukan penjahitan, anda akan dipindahkan ke meja operasi dan berbaring di bawah lampu yang sangat terang. Untuk luka kecil dan terlokalisir maka dilakukan pembiusan lokal pada daerah luka tetapi bila luka besar dan tersebar maka sebaiknya dilakukan pembiusan umum. Pembiusan ini akan meniadakan rasa sakit selama proses penjahitan.

Selanjutnya dilakukan penjahitan luka dengan benang yang sesuai dengan lokasi dan jenis luka. Bila luka terlalu dalam maka dilakukan dua kali penjahitan yakni penjahitan dalam dan luar. Penjahitan dalam gunanya untuk mencegah terbentuknya rongga dibawah kulit yang berpotensi menghambat penyembuhan luka. Benang yang digunakan untuk penjahitan dalam adalah benang yang diserap tubuh sementara untuk penjahitan luar digunakan benang sutera yang tidak diserap.

Tidak seperti penjahitan dalam, penjahitan luar memerlukan perhatian khusus sebab akan menentukan bentuk luka setelah proses penyembuhan. Penjahitan dilakukan dengan memperhatikan garis garis lipatan kulit. Penggunaan ukuran benang pun disesuaikan dengan lokasi luka dan ketebalan kulit pada daerah luka.

Setelah proses penjahitan selesai, selanjutnya dilakukan pentutupan luka dengan kasa obat yang kemudian ditutup dengan kasa steril dan direkatkan dengan plester.

Apa yang anda harus perhatikan setelah penjahitan luka?

Pesan nomor satu adalah jangan sampai luka basah atau terkena air. Usahakan saat mandi anda hanya membersihkan daerah di sekitar luka tanpa membasahi luka atau kasa penutup luka.

Pesan kedua, jangan mengotori luka. Anda harus menjaga luka tetap bersih selama proses penyembuhan. Jika kotor maka infeksi akan mudah masuk dan jahitan luka akan rusak. Bila ini terjadi maka akan dilakukan penjahitan ulang dan sudah barang tentu selain tambahan biaya, setelah sembuh jaringan parut yang ditinggalkan akan lebih besar lagi.

Selama proses penyembuhan, makanlah makanan yang banyak mengandung protein dan vitamin guna membantu proses pembentukan jaringan baru.

Kapan jahitan sebaiknya dibuka?

Untuk luka di daerah yang banyak mengandung pembuluh darah seperti kepala dan wajah, jahitan bisa dibuka setelah hari ke 5. Sementara untuk daerah lengan atas dan tubuh, jahitan dibuka pada hari ke 7. Untuk daerah kaki, jahitan baru dibuka setelah hari ke 10. Bisa saja waktu yang dibutuhkan lebih panjang dari biasanya terggantung dari kondisi luka dan keadaan pasien tersebut. Pembukaan jahitan sebaiknya dilakukan oleh dokter atau petugas kesehatan yang terlatih.

Masih takutkah anda dijahit?

  Copyright secured by Digiprove © 2010 I Made Cock Wirawan

Posted in Info Kesehatanwith No Comments →

Perawatan Kuku03.25.10

Banyak masalah kuku yang disebabkan oleh karena buruknya perawatan kuku. Kuku yang bersih selain indah dipandang juga bebas dari kuman penyakit. Disamping rajin dibersihkan, teknik pemotongannya pun perlu diperhatikan. Usahakan pemotongan kuku sedikit membulat sesuai dengan bentuk ujung jari agar tidak ada ujung yang tajam di kedua sisi kuku. Ujung yang tajam berpotensi menusuk kulit pada sisi kuku dan juga kuku menjadi tidak rata serta akan menggores benda halus yang kita pegang. Jangan memotong kuku terlalu dalam sehingga melukai kulit atau bantalan kuku.

Bila kuku anda tebal dan sulit dipotong, rendamlah ujung jari anda pada larutan air garam hangat (1 sendok teh garam dilarutkan dalam 1 gelas air) selama 5 sampai 10 menit.

Bila kuku berubah warna, bengkak dan nyeri segeralah ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Posted in Sekilas Infowith 5 Comments →

Hubungan Makanan dan Minuman Dengan Mengompol03.20.10

Apakah saat ini anak anda masih mengompol? Apakah anda sering mendengar mitos tentang makanan atau minuman yang dapat menyebabkan anak mengompol? Apakah anda akhirnya melarang anak anda untuk mengkonsumsi makanan tersebut? Apakah anda melarang anak anda minum sesaat sebelum dia tidur?

Tahukah anda bahwa anak anak memerlukan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan mereka? Tahukah anda bahwa meskipun saat tidur, tubuh anak anda masih giat bekerja melakukan tugas metabolisme untuk pertumbuhan dan perkembangan? Melarang anak mengkonsumsi makanan yang dibutuhkan untuk tumbuh dan berkembang sangatlah tidak bijak.

Berikut beberapa fakta dan mitos tentang hubungan makanan dan minuman dengan mengompol pada anak anak.

Makanan pedas dan mengompol : Mitos.

Banyak yang menganggap bahwa makanan pedas yang dikonsumsi saat makan malam akan menyebabkan anak anak mengompol. Setelah dilakukan penelitian oleh para ahli, ternyata tidak ada hubungan yang bermakna antara makanan pedas dengan kebiasaan mengompol. Meskipun anak anak tidak diberikan makanan pedas, tetap saja dia akan mengompol di malam hari.

Mitos ini muncul akibat berkembangnya anggapan bahwa makanan pedas akan mengiritasi kandung kencing. Tetapi penemuan terakhir telah membantah pendapat tersebut.

Minuman asam dan mengompol : Mitos.

Seperti halnya makanan pedas, minuman yang rasanya asam seperti air jeruk dan sejenisnya dianggap dapat mengiritasi kandung kencing. Bila anda setuju dengan pendapat ini maka anda akan melarang anak anda mengkonsumsi minuman tersebut saat makan malam.

Faktanya, riset membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara minuman yang rasanya asam dengan kebiasaan mengompol. Kecuali anak tersebut memang menderita alergi terhadap minuman asam.

Minuman berkafein dan mengompol : Fakta.

Semua setuju kalau minuman atau makanan yang mengandung kafein akan bersifat diuresis (merangsang kencing). Jadi, minuman atau makanan yang mengandung kafein wajib dihindari oleh mereka yang memiliki masalah mengompol terutama saat makan malam.

Meskipun anak anda tidak minum kopi bukan berarti mereka terhindar dari minuman berkafein. Teh, minuman bersoda dan minuman energi juga mengandung kafein dalam jumlah tertentu. Cokelat, makanan yang menjadi favorit anak anak juga mengandung kafein.

Bukan berarti anda melarang anak anda mengkonsumsi makanan atau minuman ini. Cuma, usahakan mereka mengkonsumsinya di pagi atau siang hari dan hindari sesaat menjelang malam.

Minum sebelum tidur dan mengompol : Fakta.

Alasannya, terlalu banyak minum air sesaat sebelum tidur akan menyebabkan kandung kencing cepat penuh. Dengan membatasi minuman, diharapkan pengisian kandung kencing akan lebih lambat sehingga cukup waktu sampai keesokan paginya.

Harap diingat bahwa sumber konsumsi air bukan hanya dari air minum tetapi juga dari makanan yang banyak mengandung kuah seperti sup, buah buahan dan sebagainya.

Tips bagi orang tua yang anaknya mengompol.

Penyebab mengompol tiap tiap anak berbeda. Jadi, sebagai orang tua anda harus mempunyai kemampuan untuk mendeteksi kemungkinan penyebab dari kebiasaan mengompol anak anda.

Anda harus mencatat setiap kali anak anda mengompol dan menganalisa kemungkinan penyebabnya.

Libatkanlah anak anda untuk menemukan penyebab dari kebiasaanya mengompol. Hal ini penting agar pada diri mereka tumbuh kemauan untuk mengendalikan kebiasaannya mengompol dan merasa bertanggung jawab terhadap kebiasaannya itu.

Jika anda memutuskan untuk melarang anak anda mengkonsumsi makanan atau minuman tertentu menjelang tidur, jangan sampai hal tersebut merupakan hukuman dari kebiasaanya mengompol.

Pada anak anak yang sudah besar, mengompol merupakan sesuatu yang sangat memalukan. Terkadang orang tua menjadi frustasi dan memarahi kebiasaan anaknya itu. Perilaku ini sangat tidak bagus sebab dengan memarahi anak anda maka secara psikologis mereka akan stress dan tertekan. Kondisi ini akan memperparah kebiasaan mengompolnya.

Menghentikan kebiasaan mengompol pada anak anak membutuhkan kesabaran ekstra dari orang tua dan kemauan dari anak anaknya.

Posted in Tips Kesehatanwith 8 Comments →

Mencegah Serangan Kutu Air (Skabies)08.29.09

Skabies atau dalam bahasa awam sering disebut kutu air disebabkan oleh kuman parasit yang berupa kutu. Saat menginfeksi manusia, kutu ini hidup di bawah kulit dan memakan darah korbannya. Mereka bertahan hidup memanfaatkan kehangatan kulit manusia, sehingga bila kutu ini terlepas ke udara luar maka mereka hanya mampu bertahan hidup tidak lebih dari 48 jam. Kutu betina akan bertelur di bawah kulit dan dalam beberapa hari akan menetas menjadi kutu muda.

Gejala yang timbul karena skabies antara lain rasa gatal pada kulit terutama pada malam hari, pada kulit yang terdapat kutunya akan tampak bentol kecil kemerahan sedangkan area bekas kutu berjalan akan tampak kemerahan berkelok kelok seperti pembuluh darah. Bagian tubuh yang terkena antara lain pergelangan tangan, sela sela jari, siku, ketiak, perut, bokong, alat kelamin, dada dan pinggang.

Skabies menular dari manusia ke manusia melalui kontak fisik (kulit) antara penderita skabies dengan orang yang sehat. Penularan terjadi khususnya bila kontak terjadi dalam waktu yang cukup lama/beberapa menit. Skabies juga bisa ditularkan melalui pakaian atau sprei yang dipakai bergantian dengan penderita skabies. Hal ini menjelaskan mengapa kejadian skabies banyak terjadi di daerah penampungan, asrama dan pengungsian.

Pengobatan skabies yang umum digunakan adalah dengan salep yang mengandung bahan seperti lindane, permethrin, pyrethrin atau crotamiton. Bahan bahan kimia ini jamak terdapat pada obat atau bahan pembunuh kutu. Obat obat ini tidak bisa anda peroleh dengan bebas, harus menggunakan resep dokter karena merupakan obat keras yang harus diperhatikan cara penggunaan dan indikasinya. Jadi, harus dipastikan dulu oleh dokter anda menderita skabies baru dapat menggunakan obat ini.

Pengobatan dapat efektif bila salep dioleskan ke seluruh tubuh dari dahi sampai dengan ujung kaki. Pada bayi dan anak anak, salep dioleskan dari kulit kepala sampai dengan ujung kaki sebab pada bayi dan anak anak, skabies juga menyerang kepala. HIndari menggunakan obat obatan yang belum jelas khasiatnya untuk mencegah efek samping yang lebih parah.

Perlu diingat bahwa penyebaran skabies di dalam lingkungan keluarga sangat cepat sehingga bila terdapat anggota keluarga yang menderita skabies sebaiknya diisolasi atau dijauhkan dari anggota keluarga lain yang masih sehat. Untuk mencegah penyebaran skabies, anak anak yang menderita skabies sebaiknya dilarang untuk ke sekolah atau bermain dengan temannya yang sehat. Agar selalu menjaga kebersihan ruangan, sofa dan tempat tidur apalagi sempat dipakai oleh penderita skabies. Sprei dan pakaian penderita skabies harus dicuci dan dikeringan di bawah sinar matahari dalam beberapa hari untuk membunuh kutu skabies.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics