Archive for June, 2009

Meningkatkan Kualitas Sperma Dengan Buah dan Sayuran06.29.09

Antioksidan memegang peranan yang sangat penting guna meningkatkan kualitas sperma menurut penelitian yang dilakukan di Spanyol. Disebutkan bahwa pria yang memiliki kualitas sperma yang bagus memakan lebih banyak buah dan sayuran bila dibandingkan dengan mereka yang kualitas spermanya buruk. Dipercaya bahwa buah dan sayuran banyak mengandung vitamin, asam folat, dan serat serta rendah lemak dan protein.

Antioksidan yang banyak ditemukan pada buah dan sayuran, akan menurunkan kadar bahan bahan oksidatif yang mempengaruhi kualitas sperma. Antioksidan juga akan meningkatkan konsentrasi sperma berikut pergerakan atau motalitasnya.

Penelitian ini menggunakan 61 orang laki laki sebagai sampel yang mana 30 orang diantaranya memiliki masalah reproduksi sementara sisanya tidak ada masalah. Penelitian ini telah dipublikasikan pada jurnal Fertility and Sterility.

Pada penelitian awal yang dilakukan oleh tim yang sama menunjukan bahwa laki laki yang mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung daging dan bahan bahan yang terbuat dari susu memiliki kualitas sperma yang lebih rendah bila dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi banyak buah dan sayuran serta mengurangi konsumsi produk susu dan olahannya.

Penelitian selanjutnya menunjukan bahwa mereka yang mengkonsumsi banyak buah dan sayuran ternyata juga secara tidak sengaja memasukan banyak antioksidan ke dalam tubuhnya sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa selain untuk menghindari penyakit, mengkonsumsi buah dan sayuran juga untuk meningkatkan kualitas sperma.

Sayangnya penelitian ini belum bisa menjawab apakah ada perbedaan antara mengkonsumsi suplemen vitamin dan antioksidan dengan mengkonsumsi vitamin dan antioksidan alami yang berasal dari buah dan sayuran.

Jadi, bila saat ini anda mempunyai masalah dengan sperma, konsumsilah banyak buah dan sayuran guna memperbaiki kondisi yang ada.

Posted in Info Kesehatanwith No Comments →

Flu Babi (Swine Flu)06.27.09

Flu babi (swine flu) merupakan penyakit saluran pernafasan yang disebabkan oleh virus influenza. Penyakit ini sebenarnya jamak menyerang ternak babi, namun kini telah mengalami perubahan yang drastis dan mampu untuk menginfeksi manusia. Gejala yang timbul pada manusia pun mirip dengan apa yang terjadi pada babi.

Flu babi pertama kali diisolasi dari seekor babi yang terinfeksi pada tahun 1930 di Amerika Serikat. Pada perkembangannya, penyakit ini dapat berpindah ke manusia terutama menyerang mereka yang kontak dekat dengan babi. Lama tidak terdengar lagi kabarnya ternyata virus ini mengalami serangkaian mutasi sehingga muncul varian baru yang pertama kali menyerang manusia di Meksiko pada awal tahun 2009. Varian baru ini dikenal dengan nama virus H1N1 yang merupakan singkatan dari dua antigen utama virus yaitu hemagglutinin tipe 1 dan neuraminidase tipe 1.

Apa saja gejala flu babi?

Gejala utama flu babi mirip dengan gejala influenza pada umumnya seperti : demam, batuk, pilek, letih dan sakit kepala. Beberapa pasien dapat mengalami mual, muntah dan diare.

Penyakit ini dapat jatuh ke arah yang lebih buruk sehingga pasien mengalami kesulitan untuk bernafas dan memerlukan alat bantu nafas (ventilator). Bila ada bakteri yang ikut ikutan menginfeksi paru paru maka pasien dapat mengalami radang paru paru atau pneumonia. Beberapa diantaranya dapat mengalami gejala kejang kejang. Kematian umumnya terjadi karena adanya infeksi sekunder bakteri pada paru paru sehingga diperlukan antibiotika yang pas untuk mengatasi infeksi tersebut.

Bagaimana mendiagnosa flu babi?

Diagnosa flu babi ditegakan berdasarkan gejala klinis pasien dan riwayat kontak dengan mereka meraka yang memiliki gejala seperti diatas. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan lendir atau dahak yang berasal dari tenggorokan pasien. Pemeriksaan ini gunanya untuk membedakan apakah virus yang menginfeksi penderita tersebut termasuk virus tipe A atau B. Bila ternyata hasilnya adalah virus tipe B maka dapat dipastikan bahwa pasien tersebut bukan terinfeksi flu babi. Namun bila ternyata hasilnya adalah virus tipe A maka ada kemungkinan penderita tersebut menderita flu babi atau terinfeksi virus H1N1. Sampel ini selanjutnya dikirim ke laboratorium yang lebih lengkap untuk memastikan adanya antigen virus flu babi sehingga diagnosa flu babi dapat ditegakan dengan pasti.

Seberapa lama masa penularan virus flu babi?

Orang yang menderita flu babi A (H1N1) menurut para ahli akan tetap menularkan penyakitnya sampai hari ketujuh. Jika sampai hari ketujuh ternyata penyakitnya belum membaik maka dianggap orang tersebut masih dapat menularkan penyakitnya sampai gejala flu benar benar hilang. Anak anak khususnya balita memiliki potensi waktu penularan yang lebih panjang.

Periode penularan penyakit flu babi masih terggantung lagi pada jenis atau strain dari virus H1N1. Jika pasien di rawat di rumah maka dianjurkan untuk tidak keluar rumah dahulu sampai penyakit yang diderita benar benar sembuh kecuali yang bersangkutan segera ke dokter atau ke rumah sakit.

Bagaimana mengobati flu babi?

Meskipun telah lama ditemukan vaksin untuk mencegah penularan virus influenza, namun vaksin untuk virus flu babi (H1N1) sampai saat ini belum ada. Saat ini beberapa laboratorium pemerintah yang dibiayai oleh WHO sedang mengembangkan penelitian untuk menemukan vaksin virus flu babi.

Dua obat anti virus yang dipercaya mampu mencegah bertambah parahnya flu babi adalah zanamivir (Relenza) dan oseltamivir (Tamiflu). Penggunaan obat ini tidak boleh sembarangan karena ditakutkan akan terjadi resistensi virus terhadap kedua obat tersebut. Obat ini juga tidak direkomendasikan untuk gejala flu yang telah muncul lebih dari 48 jam. Pada keadaan yang berat, pasien mungkin membutuhkan penanganan intensif lebih lanjut di rumah sakit.

Bagaimana cara mencegah penularan flu babi?

Cara paling ampuh untuk mencegah penularan virus flu babi pada prinsipnya sama dengan cara mencegah penularan virus influenza yang lain yaitu vaksinasi. Sayangnya vaksin untuk flu babi sampai saat ini belum ditemukan.

Cara lain untuk mencegah penularan virus ini adalah dengan meminimalisir kontak dengan virus seperti mencuci tangan sesering mungkin, jangan menyentuh wajah anda terutama hidung dan mulut serta menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang menderita flu.

Pencegahan penularan juga bisa dilakukan oleh mereka yang telah terinfeksi dengan cara : menghindari keramaian dan selalu tinggal di rumah. Jangan bekerja dan bersekolah dahulu sampai keadaan membaik. Hindari bersin, batuk dan berbicara terlalu dekat dengan orang lain.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

Rest In Peace, Jacko!06.26.09

Michael Joseph Jackson

August 29, 1958 – June 25, 2009

Posted in Ucapanwith 5 Comments →

Seks Dan Menopause06.24.09

Turunnya kadar hormon estrogen pada wanita menopause akan menyebabkan tergganggunya beberapa fungsi seksual. Minat untuk melakukan hubungan intim menurun dengan drastis hal ini diakibatkan karena mereka tidak lagi merasakan rangsangan seksual yang diberikan oleh pasangannya.

Penurunan kadar estrogen juga akan menyebabkan terjadinya penurunan suplai darah ke vagina sehingga produksi lendir vagina menjadi menurun. Keadaan ini akan membuat vagina menjadi kering dan timbul rasa sakit saat berhubungan intim.

Selain masalah libido, pada masa menopause, seorang wanita akan mengalami pula hal hal berikut :

  • Gangguan perkemihan.
  • Depresi dan Kecemasan.
  • Stress.
  • Masalah obat obatan.
  • Masalah kesehatan lainnya.

Apakah semua wanita menopause akan mengalami penurunan gairah seksual?

Tidak. Faktanya ada beberapa wanita yang telah menopause justru gairah seksualnya meningkat. Kemungkinan hal ini disebabkan oleh karena adanya penurunan perasaan takut untuk hamil. Saat menopause, seorang wanita juga akan terbebas dari tanggung jawab ngemong anak sehingga mereka menjadi lebih santai untuk berintim ria dengan pasangannya.

Apakah yang bisa dilakukan untuk mengatasi kekeringan vagina?

Kekeringan vagina dapat diatasi dengan jelly yang berbahan dasar air (K-Y Jelly). Jangan menggunakan jelly yang bukan berbahan dasar air seperti Vaseline karena jelly jenis ini dapat merusak karet latex pada kondom dan menimbulkan iritasi pada lapisan dinding vagina.

Bagaimana cara meningkatkan gairah seksual?

Sampai saat ini belum ada obat yang benar benar mampu untuk mengatasi masalah seksual pada wanita. Pengganti estrogen memang bekerja tetapi efektifitasnya masih diragukan berdasarkan beberapa penelitian terakhir. Estrogen dapat mengurangi rasa nyeri saat berhubungan intim dengan cara mengatasi kekeringan pada vagina.

Beberapa dokter mulai menggabungkan antara estrogen dengan hormon seksual laki laki (androgen) untuk meningkatkan gairah seksual pada wanita. Namun cara ini juga tidak begitu besar manfaatnya.

Meskipun masalah seksual masih sangat tabu untuk dibicarakan, namun pilihan untuk berkonsultasi dengan dokter merupakan cara yang paling efektif sampau saat ini. Dokter dapat membantu anda memecahkan masalah seksual yang anda hadapi guna mencarikan alternatif jalan keluar.

Apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan suasana intim dengan pasangan?

Suasana intim tidak selalu berkonotasi dengan hubungan seksual. Ungkapan rasa cinta dan kasih sayang dapat diwujudkan dengan berbagai cara. Nikmati waktu anda berdua, bercengkarama, berekreasi dan lain lain.

Untuk meningkatkan keintiman secara fisik, anda dapat melakukan beberapa hal berikut :

  • Pelajari tubuh anda. Pelajarilah perubahan yang terjadi pada tubuh anda baik secara anatomi, fungsi seksual, kebiasaan seksual, dan hubungannya dengan usia. Hal ini dapat mengurangi kecemasan anda terhadap perubahan fungsi seksual yang terjadi.
  • Menambah stimulasi seksual. Stimulasi seksual dapat ditambah dengan beberapa materi erotis seperti buku atau video, masturbasi dan perubahan rutinitas seksual.
  • Gunakan teknik selingan. Teknik untuk digunakan untuk meningkatkan relaksasi dan mengurangi kecemasan. Termasuk di dalamnya antara lain fantasi erotis maupun non erotis, olah raga, musik dan televisi.
  • Berlatihlah melakukan hubungan intim tanpa kontak seksual. Termasuk di dalamnya pijatan sensual, petting dan lain lain. Cara ini dapat dimanfaatkan pula untuk meningkatkan kenyamanan dan menambah keakraban antara anda dan pasangan anda.
  • Kurangi rasa nyeri sedapat mungkin. Pilihlah posisi posisi hubungan seksual yang sedapat mungkin mengurangi rasa nyeri. Aturlah penetrasi sedemikian mungkin sehingga pasangan anda merasa nyaman dan terhindar dari rasa sakit.

Apakah wanita menopause tetap dapat menderita penyakit menular seksual?
Ya. Meskipun sudah memasuki masa menopause, seorang wanita tidak dapat terhindar dari infeksi penyakit menular seksual. Anda tetap harus menggunakan segala alat proteksi dari penyakit berbahaya ini.

Bagaimana cara melindungi diri dari penyakit menular seksual?

Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dari penyakit menular seksual :

  • Pantang melakukan hubungan seksual merupakan cara yang paling efektif untuk mencegah penularan penyakit menular seksual.
  • Gunakan kondom lateks setiap kali anda berhubungan seksual.
  • Setia pada satu pasangan saja sebab semakin sering anda berganti ganti pasangan maka semakin besar kemungkinan anda tertular penyakit.
  • Jangan melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang anda curigai menderita penyakit menular seksual.
  • Bila anda telah melakukan hubungan seksual dengan seorang yang beresiko, segera periksakan diri anda ke dokter.
  • Pelajarilah lebih mendalam tentang penyakit menular seksual karena semakin anda mengenal penyakit ini maka semakin mudah anda melindungi diri anda.

Posted in Info Penyakitwith 24 Comments →

Dehidrasi06.20.09

Tubuh manusia sebagian besar terbentuk dari cairan, dengan prosentase hampir 75% dari total berat badan. Cairan ini terdistribusi sedemikian rupa sehingga mengisi hampir di setiap rongga yang ada pada tubuh manusia.

Dehidrasi terjadi jika cairan yang dikeluarkan oleh tubuh melebihi cairan yang masuk. Namun karena mekanisme yang terdapat pada tubuh manusia sudah sangat unik dan dinamis maka tidak setiap kehilangan cairan akan menyebabkan tubuh dehidrasi.

Dalam kondisi normal, kehilangan cairan dapat terjadi saat kita :

  • Bernafas
  • Kondisi cuaca sekitar
  • Berkeringat
  • Buang air kecil dan buang air besar.

Sehingga setiap hari kita harus minum cukup air guna mengganti cairan yang hilang saat aktifitas normal tersebut.

Untungnya, tubuh mempunyai mekanisme unik bila kekurangan cairan. Rasa haus akan serta merta muncul bila keseimbangan cairan dalam tubuh mulai terganggu. Tubuh akan menghasilkan hormon ADH guna mengurangi produksi kencing oleh ginjal. Tujuan akhir dari mekanisme ini adalah mengurangi sebanyak mungkin kehilangan cairan saat keseimbangan cairan tubuh terganggu.

Apakah yang menyebabkan dehidrasi?

Dehidari terjadi bila kehilangan cairan sangat besar sementara pemasukan cairan sangat kurang. Beberapa kondisi yang seringa menyebabkan dehidrasi antara lain :

  • Diare. Diare merupakan keadaan yang paling sering menyebabkan kehilangan cairan dalam jumlah besar. Di seluruh dunia, 4 juta anak anak mati setiap tahun karena dehidrasi akibat diare.

  • Muntah. Muntah sering menyebabkan dehidrasi karena sangat sulit untuk menggantikan cairan yang keluar dengan cara minum.
  • Berkeringat. Tubuh kehilangan banyak cairan saat berkeringat. Kondisi lingkungan yang panas akan menyebabkan tubuh berusaha mengatur suhu tubuh dengan mengeluarkan keringat. Bila keadaan ini berlangsung lama sementara pemasukan cairan kurang maka tubuh dapat jatuh ke dalam kondisi dehidrasi.
  • Diabetes. Peningkatan kadar gula darah pada penderita diabetes atau kencing manis akan menyebabkan banyak gula dan air yang dikeluarkan melalui kencing sehingga penderita diabetes akan mengeluh sering kebelakang untuk kencing.
  • Luka bakar. Penderita luka bakar dapat mengalami dehidrasi akibat keluarnya cairan berlebihan pada pada kulit yang rusak oleh luka bakar.
  • Kesulitan minum. Orang yang mengalami kesulitan minum oleh karena suatu sebab rentan untuk jatuh ke kondisi dehidrasi.

Apakah gejala dan tanda dehidrasi?

Respon awal tubuh terhadap dehidrasi antara lain :

  1. Rasa haus untuk meningkatkan pemasukan cairan yang diikuti dengan
  2. Penurunan produksi kencing untuk mengurangi seminimal mungkin cairan yang keluar. Air seni akan tampak lebih pekat dan berwarna gelap.

Jika kondisi awal ini tidak tertanggulangi maka tubuh akan masuk ke kondisi selanjutnya yaitu :

  1. Mulut kering.
  2. Berkurangnya air mata.
  3. Berkurangnya keringat.
  4. Kekakuan otot.
  5. Mual dan muntah.
  6. Kepala terasa ringan terutama saat berdiri.

Selanjutnya tubuh dapat jatuh ke kondisi dehidrasi berat yang gejalanya berupa gelisah dan lemah lalu koma dan kegagalan multi organ. Bila ini terjadi maka akan sangat sulit untuk menyembuhkan dan dapat berakibat fatal.

Bagaimana mengobati dehidrasi?

Prinsip utama pengobatan dehidrasi adalah penggantian cairan. Penggantian cairan ini dapat berupa banyak minum, bila minum gagal maka dilakukan pemasukan cairan melalui infus. Tapi yang utama disini adalah penggantian cairan sedapat mungkin dari minuman.

Keputusan menggunakan cairan infus sangat terggantung dari kondisi pasien berdasarkan pemeriksaan dokter. Keberhasilan penanganan dehidrasi dapat dilihat dari produksi kencing.

Penggunaan obat obatan diperlukan untuk mengobati penyakit penyakit yang merupakan penyebab dari dehidrasi seperti diare, muntah dan lain lain.

Dapatkah saya mengatasi dehidrasi di rumah?

Dehidrasi dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Dehidrasi sangat mudah dikenali saat awal kejadian sehingga makin cepat dilakukan koreksi maka akan semakin baik hasil yang didapatkan. Koreksi yang paling cepat tentu dapat dilakukan di rumah.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan di rumah untuk mencegah terjadinya dehidrasi antara lain :

  • Penderita diare dan muntah muntah dapat diberikan pengobatan awal untuk mencegah kehilangan cairan yang lebih lanjut. Obat obatan ini terutama untuk mengurangi gejala yang terjadi.
  • Obat penurun panas dapat diberikan untuk menurunkan suhu tubuh.
  • Penderita diberikan minum sebanyak mungkin dengan cara bertahap namun frekuensinya ditingkatkan.

Jika dengan tindakan diatas, gejala dehidrasi tidak membaik atau bertambah buruk, segeralah menuju rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dapatkan dehidrasi dicegah?

Dehidrasi dapat dicegah dengan melakukan beberapa upaya berikut :

  • Lingkungan. Dehidrasi yang disebabkan oleh faktor lingkungan sangat mungkin untuk dilakukan pencegahan. Jika memungkinkan, aturlah jadual kegiatan atau aktifitas fisik yang sesuai dengan kondisi lingkungan. Jangan melakukan aktifitas berlebihan pada siang hari.
  • Olah raga. Orang yang berolah raga pada kondisi cuaca yang panas harus minum lebih banyak cairan.
  • Umur. Umur muda dan tua sama beresikonya untuk mengalami dehidrasi.

Dehidrasi bukan kondisi yang tidak dapat dicegah namun bila terjadi dan tertangani dengan baik maka kondisi yang tidak diinginkan bisa dihindari.

Posted in Info Penyakitwith 21 Comments →

ASI Dan Kegemukan06.13.09

Di dunia barat sana, kegemukan menjadi momok yang sangat menakutkan khususnya bila dikaitkan dengan dunia kesehatan. Tidak hanya melanda golongan ekonomi atas, wabah kegemukan sudah melanda ke segala aspek kehidupan sosial ekonomi. Kegemukan juga tidak memandang jenis kelamin, laki laki dan perempuan memiliki kemungkinan gemuk yang sama besar. Akibatnya, setiap orang tua menginginkan diet yang pas untuk anak anak mereka sejak anak tersebut dilahirkan.

Penelitian yang dilakukan di  Jerman mengungkapkan bahwa anak anak yang disusui oleh ibunya sampai umur tertentu mempunyai kecenderungan untuk tidak menjadi gemuk. Disebutkan pula bahwa semakin lama si anak menyusui maka keuntungan yang didapat akan semakin besar khususnya dalam masalah berat badan ini. Penelitian ini menggunakan sampel 9.357 anak gemuk usia sekolah di Bavaria.

Penelitian ini juga menemukan fakta bahwa mereka yang menyusui tampak lebih kurus dan ramping bila dibandingkan dengan yang tidak pernah menyusui selama hidupnya. Sayangnya, penyebab dari keadaan ini belum bisa dijawab dari hasil penelitian tersebut. Yang jelas, anak yang mengkonsumsi ASI akan lebih jarang menderita infeksi saluran kencing dan memiliki tekanan darah yang lebih rendah.

Bagaimana jika si Ibu yang gemuk? Tim peneliti di Australia menemukan bahwa para ibu yang gemuk akan menghentikan aktifitas menyusui anaknya lebih cepat daripada mereka yang lebih kurus. Tujuh puluh enam persen dari mereka akan berhenti menyusui anaknya sebelum si anak mencapai umur 6 bulan. Sayangnya, penilitian ini belum bisa menjawab mengapa para ibu yang gemuk ini melakukan hal tersebut. Diduga ada faktor hormonal yang berperanan disini terutama peranan hormon prolaktin yang berperanan dalam produksi ASI. Kemungkinan lain adalah karena kesulitan bayi menyusui pada ibu ibu yang gemuk.

Tidak ada satupun penelitian yang menyebutkan bila ibu yang gemuk menyusui anaknya lalu si anak akan menjadi gemuk pula. Kandungan ASI tidak ada bedanya antara ibu yang kurus dengan ibu yang gemuk. Dengan menyusui, seorang ibu telah berusaha untuk mencegah anaknya menjadi gemuk.

Keuntungan lain dari menyusui adalah si ibu dapat menurunkan berat badannya dengan hanya menyusui anaknya. Jadi, si ibu tidak perlu susah payah untuk diet setelah melahirkan anak kesayangannya.

Posted in Info Kesehatanwith 14 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics